Category: News

  • Ratusan Pohon Ditanam di Lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi, Wujud Komitmen Penghijauan Kawasan Perkantoran

    Ratusan Pohon Ditanam di Lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi, Wujud Komitmen Penghijauan Kawasan Perkantoran

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ratusan pohon ditanam di lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi yang berada di Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu, Rabu (11/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penghijauan sekaligus memperindah kawasan perkantoran pemerintah daerah.

    Penanaman pohon tersebut melibatkan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar serta Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali.

    Aksi penghijauan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan kawasan perkantoran yang lebih asri dan nyaman. Selain itu, penanaman pohon juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekitar dalam jangka panjang.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan di masa mendatang.

    “Kami pimpinan dan anggota DPRD beserta Pak Bupati melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Sekretariat DPRD. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa memberikan manfaat ke depan, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

    Menurut Budi, penghijauan di kawasan perkantoran tidak hanya bertujuan mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap upaya menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan semakin banyaknya ruang hijau, diharapkan kualitas udara di sekitar kawasan perkantoran juga semakin baik.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DPRD berkomitmen untuk terus mendorong berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi keberlanjutan di masa depan.

  • Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah, Tinjau Pos Pengungsian Korban Pergerakan Tanah di Bantargadung

    Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah, Tinjau Pos Pengungsian Korban Pergerakan Tanah di Bantargadung

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Junajah Jajah Nurdiansyah, meninjau langsung pos pengungsian warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Bantargadung dan Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (6/3/2026).

    Kunjungan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi para warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan proses penanganan darurat berjalan dengan baik di lokasi pengungsian.

    Dalam peninjauan tersebut, Junajah berdialog dengan para pengungsi serta meninjau sejumlah fasilitas yang disiapkan bagi warga terdampak. Ia juga berkoordinasi dengan petugas di lapangan terkait kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para pengungsi.

    Junajah menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya kejadian bencana alam di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi, termasuk yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Ia berharap masyarakat yang terdampak tetap diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi situasi sulit tersebut.

    “Pada saat ini memang di Kabupaten Sukabumi banyak terjadi musibah bencana, seperti di Kecamatan Bantargadung ini. Saya berharap warga yang terdampak diberikan kesabaran. Insya Allah saya akan terus mendukung Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar memprioritaskan penanganan di daerah-daerah yang terkena bencana,” ujar Junajah dalam keterangannya yang diterima Senin (9/3/2026).

    Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi dalam menangani dampak bencana di wilayah tersebut.

    “Saya mengapresiasi kinerja BPBD Kabupaten Sukabumi yang telah cepat tanggap dalam penanganan bencana, khususnya di Kecamatan Bantargadung ini,” tambahnya.

    Junajah menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan penanganan bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak serta langkah-langkah pemulihan pascabencana di wilayah yang mengalami kerusakan.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Lodaya 2026

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Lodaya 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri kegiatan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Senin (9/3/2026).

    Rakor lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan menyamakan persepsi dan mematangkan langkah-langkah strategis guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa Lebaran.

    Dalam kesempatan tersebut, Budi Azhar Mutawali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan pengamanan Lebaran dapat berjalan optimal. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh unsur sangat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kepadatan arus lalu lintas hingga gangguan keamanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

    “DPRD Kabupaten Sukabumi mendukung penuh sinergi yang dibangun oleh TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.

    Rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah langkah teknis, di antaranya pengaturan lalu lintas di jalur-jalur rawan kemacetan, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, serta antisipasi potensi bencana yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan arus balik.

  • Ketua DPRD Sukabumi Dampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyah Salabintana

    Ketua DPRD Sukabumi Dampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyah Salabintana

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Pondok Pesantren Azzainiyah Salabintana, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026).

    Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para tokoh agama, pimpinan pesantren, santri, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadan.

    Kedatangan rombongan Menteri ESDM bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar disambut antusias oleh keluarga besar pondok pesantren. Para santri menyambut rombongan dengan lantunan selawat, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, tausiah, doa bersama, serta silaturahmi dengan para santri dan pengasuh pesantren.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

    “Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan pesantren dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak,” ujarnya.

    Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap peran pondok pesantren yang selama ini turut berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

    Ia berharap kegiatan Safari Ramadan tersebut dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kalangan pesantren, sekaligus menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga mampu mendorong terciptanya pembangunan daerah yang selaras dengan nilai-nilai religius serta kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi.

  • Geopark Ciletuh, Keajaiban Alam Sukabumi yang Mendunia dan Memikat Wisatawan

    Geopark Ciletuh, Keajaiban Alam Sukabumi yang Mendunia dan Memikat Wisatawan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Keindahan alam di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu terus menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi. Kawasan geopark yang telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari jaringan Global Geopark ini menyuguhkan panorama alam yang luar biasa serta memiliki nilai ilmiah yang tinggi.

    Bentang alam di kawasan Ciletuh dikenal sangat unik. Perpaduan antara perbukitan hijau, lembah luas, air terjun, hingga garis pantai yang memanjang di pesisir selatan menjadikan wilayah ini sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat.

    Salah satu lokasi yang paling sering dikunjungi wisatawan di kawasan ini adalah Curug Sodong. Air terjun yang berada di tengah kawasan perbukitan tersebut memiliki dua aliran air yang jatuh berdampingan sehingga sering dijuluki sebagai “air terjun kembar”. Pemandangan tersebut menjadi spot favorit wisatawan untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengabadikan momen melalui fotografi.

    Tidak hanya menawarkan panorama yang memukau, Geopark Ciletuh juga memiliki nilai penting dari sisi geologi dan pendidikan. Kawasan ini menyimpan jejak sejarah pembentukan bumi yang menjadi objek penelitian bagi para akademisi serta menjadi sarana edukasi bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh tentang kekayaan geologi Indonesia.

    Salah seorang pengunjung asal Bandung, Rudi (32), mengaku terkesan dengan keindahan alam yang disuguhkan kawasan Ciletuh. Menurutnya, pemandangan yang ada di kawasan tersebut tidak kalah dengan destinasi wisata alam yang terkenal di luar negeri.

    “Pemandangannya luar biasa. Dari perbukitan sampai air terjunnya sangat indah. Saya baru pertama kali ke sini dan benar-benar kagum karena alamnya masih sangat alami,” ujarnya saat ditemui di kawasan Curug Sodong.

    Hal serupa juga diungkapkan oleh wisatawan lainnya, Siti (27), yang datang bersama keluarganya. Ia mengatakan Geopark Ciletuh memberikan pengalaman wisata alam yang berbeda dibandingkan tempat lain.

    “Tempatnya sangat luas dan banyak spot yang indah. Selain liburan, kita juga bisa belajar tentang alam dan geologi. Ini benar-benar destinasi yang lengkap,” katanya.

    Dengan keindahan alam yang dimiliki serta pengakuan internasional sebagai geopark dunia, kawasan Geopark Ciletuh diharapkan terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

  • DPRD Sukabumi Dorong Penertiban Perizinan Air Tanah untuk Tingkatkan Kepatuhan dan PAD

    DPRD Sukabumi Dorong Penertiban Perizinan Air Tanah untuk Tingkatkan Kepatuhan dan PAD

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah, mendorong penertiban perizinan pemanfaatan air tanah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh pengguna air tanah mematuhi regulasi yang berlaku sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Hal tersebut disampaikan Jalil usai melakukan kunjungan ke PT Indolakto Plant C-3 yang berlokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap aktivitas perusahaan, khususnya terkait kepatuhan dalam pengelolaan perizinan.

    Dalam kunjungan tersebut, Jalil menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya air tanah harus dilakukan secara tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan masyarakat maupun pelaku usaha yang memanfaatkan air tanah agar memperhatikan dan menaati ketentuan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Izin Pengusahaan Air Tanah dan Persetujuan Penggunaan Air Tanah.

    Menurutnya, regulasi tersebut mengatur secara jelas bahwa pemanfaatan air tanah untuk kegiatan usaha hanya dapat dilakukan setelah memiliki Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT). Sementara itu, penggunaan air tanah untuk kepentingan non-usaha juga wajib terlebih dahulu memperoleh Persetujuan Penggunaan Air Tanah dari instansi berwenang.

    “Pemanfaatan air tanah harus sesuai aturan. Selain untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air, penertiban perizinan juga berpotensi meningkatkan kontribusi terhadap PAD daerah,” ujar Jalil.

    Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap perusahaan maupun pelaku usaha yang memanfaatkan air tanah. Dengan demikian, aktivitas industri dapat tetap berjalan, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

    Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Jalil, akan terus mendorong koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses perizinan, pengawasan, serta pemanfaatan air tanah di wilayah Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.

  • Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Hadiri Muhibah Ramadan dan Nuzulul Quran di Ponpes Assalam Putri Warungkiara

    Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Hadiri Muhibah Ramadan dan Nuzulul Quran di Ponpes Assalam Putri Warungkiara

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran.

    Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Warungkiara.

    Muhibah Ramadan merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang menjadi momentum mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan umat. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di tingkat kecamatan.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, salah satunya program beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

    Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyediakan kuota beasiswa untuk membantu pelajar berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

    “Setiap tahun kami memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Tahun ini sekitar 150 beasiswa disiapkan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

    Program beasiswa tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), serta beberapa kampus lainnya.

    Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Universitas Muhammadiyah Sukabumi akan membuka program pendaftaran bagi calon penerima beasiswa dari Kabupaten Sukabumi.

    “Dalam waktu dekat UMMI akan membuka program ini. Silakan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk mendaftarkan diri agar bisa melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi agar mampu bersaing di masa depan.

    “Kami ingin kualitas SDM Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Oleh karena itu, mari manfaatkan program beasiswa ini sebaik mungkin,” ajaknya.

    Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, salah satunya program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

    Bupati menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya pemerintah daerah telah berhasil membangun ratusan unit rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Tahun lalu ratusan rumah tidak layak huni telah dibangun. Untuk tahun ini, kami menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rutilahu,” ungkapnya.

    Sebagian dari program tersebut juga direncanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk rencana pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah mengalami musibah bencana pergeseran tanah.

    Ia menyampaikan bahwa bencana tersebut telah berdampak kepada ratusan kepala keluarga yang harus menghadapi situasi sulit akibat kerusakan rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka.

    “Ratusan kepala keluarga terdampak bencana tersebut. Mari kita doakan keselamatan dan kesehatan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.

    Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepemimpinannya selama satu tahun terakhir yang dirasa belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.

    Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang dan bekerja maksimal dalam membangun Kabupaten Sukabumi agar semakin maju dan sejahtera.

    “Kami mohon maaf atas kepemimpinan selama satu tahun terakhir yang mungkin belum sesuai dengan harapan masyarakat. Namun kami akan terus berjuang agar dalam empat tahun ke depan dapat mewujudkan berbagai janji pembangunan untuk Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah atau Mubarakah,” tuturnya.

    Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, khususnya membaca Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.

    “Alquran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam. Mari kita manfaatkan momentum malam Nuzulul Quran ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga kita semua dapat dipertemukan kembali dengan malam Nuzulul Quran pada Ramadan berikutnya,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa kegiatan muhibah Ramadan kali ini merupakan muhibah ke-enam yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Ramadan tahun ini.

    Ia menyebutkan bahwa muhibah di Kecamatan Warungkiara menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan malam peringatan Nuzulul Quran.

    “Jadi setelah rangkaian muhibah dan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembacaan Alquran, serta ceramah agama,” jelasnya.

    Selain itu, dalam rangkaian muhibah Ramadan tahun ini pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bazar murah, pembagian paket sembako, hingga pemberian hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung.

    “Alhamdulillah, tahun ini Bapak Bupati memberikan hadiah umroh bagi masyarakat. Setiap kecamatan yang menjadi lokasi muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung,” pungkasnya.

    Kegiatan Muhibah Ramadan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Kecamatan Warungkiara. Selain menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan di bulan suci Ramadan.

  • H. Junajah Jajah Nurdiansyah Ajak Masyarakat Sambut Ramadan 1447 H dengan Penuh Keimanan dan Kebersamaan

    H. Junajah Jajah Nurdiansyah Ajak Masyarakat Sambut Ramadan 1447 H dengan Penuh Keimanan dan Kebersamaan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyampaikan ucapan penuh makna kepada seluruh masyarakat.

    Dalam keterangannya, ia mengajak umat Muslim untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

    “Marhaban ya Ramadan 1447 H. Selamat datang bulan yang penuh berkah dan ampunan. Semoga setiap langkah kita menuju Ramadan dipenuhi2 kebaikan dan rahmat dari Allah SWT,” ujarnya.

    Ia juga berharap, bulan suci ini menjadi ruang refleksi bagi setiap pribadi untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, serta menebarkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Menurutnya, nilai-nilai Ramadan harus mampu menghadirkan kedamaian, memperkuat toleransi, dan membangun solidaritas sosial, khususnya di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

    Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif selama Ramadan, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan penuh kekhidmatan.

    “Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, mempererat ukhuwah, serta menjadikan kita pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan peduli terhadap sesama,” tutupnya.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Pimpin Audiensi Penyelesaian Status Tanah Puncak Ceuri

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Pimpin Audiensi Penyelesaian Status Tanah Puncak Ceuri

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, didampingi Ketua Komisi I DPRD, Iwan Ridwan, memimpin audiensi terkait penyelesaian status tanah di Kampung Puncak Ceuri, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Jumat (13/2/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang BAMUS DPRD Kabupaten Sukabumi dan menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret sebagai langkah percepatan penyelesaian persoalan lahan.

    Audiensi tersebut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Penataan Ruang dan Tata Bangunan (DPTR) Kabupaten Sukabumi, perwakilan ATR/BPN melalui Kasi P2, Camat Sagaranten, Kepala Desa Sagaranten, serta pihak perusahaan terkait, yakni PT Hartono Abadi Properindo dan PT Pasir Bitung.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa DPRD hadir untuk memastikan adanya kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat. Menurutnya, persoalan status tanah harus diselesaikan secara transparan, terukur, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

    “Hari ini kita duduk bersama untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Kepastian hukum bagi masyarakat menjadi prioritas, sekaligus menjaga tertib administrasi pertanahan,” ujarnya.

    Dari hasil audiensi, disepakati beberapa langkah percepatan penyelesaian status tanah, yakni:

    1. Fasilitasi Data Spasial — DPTR bersama ATR/BPN akan menyediakan sekaligus memverifikasi data peta lokasi lahan Kampung Puncak Ceuri yang dibutuhkan Pemerintah Desa Sagaranten sebagai dasar administrasi dan penetapan batas wilayah.

    2. Koordinasi Penerbitan SPH — DPTR dan ATR/BPN akan memfasilitasi komunikasi resmi dengan pihak perusahaan guna mempercepat proses penerbitan SPH (Surat Pernyataan Penyerahan Tanah) sebagai dokumen legal pelepasan lahan kepada masyarakat/desa.

    3. Komitmen Perusahaan — Pihak perusahaan menyatakan kesiapan untuk menerbitkan SPH setelah terbentuknya koperasi desa sebagai badan hukum penerima dan pengelola lahan.

    4. Pengawasan DPRD — DPRD Kabupaten Sukabumi akan melakukan evaluasi dan monitoring dalam jangka waktu satu bulan untuk memastikan seluruh pihak menindaklanjuti kesepakatan yang telah dibuat.

    Ketua Komisi I DPRD, Iwan Ridwan, menambahkan bahwa pembentukan koperasi desa menjadi langkah strategis agar pengelolaan lahan memiliki dasar hukum yang jelas dan berkelanjutan.

    Berita acara kesepakatan ditandatangani oleh seluruh pihak yang hadir dan akan menjadi dasar tindak lanjut penyelesaian status tanah Kampung Puncak Ceuri. Diharapkan, proses ini mampu menghadirkan kepastian hukum, melindungi hak masyarakat, serta mewujudkan tata kelola pertanahan yang tertib dan akuntabel di wilayah Desa Sagaranten.

  • Kawal Aspirasi Masyarakat, Hj. Leni Liawati Hadiri Rangkaian Musrenbang 2026 di Sejumlah Kecamatan

    Kawal Aspirasi Masyarakat, Hj. Leni Liawati Hadiri Rangkaian Musrenbang 2026 di Sejumlah Kecamatan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam memperjuangkan pembangunan yang merata, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Hj. Leni Liawati, S.Si, menghadiri rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 tingkat kecamatan di sejumlah wilayah.

    Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan di:

    • Kecamatan Simpenan (Selasa, 10 Februari 2026)

    • Kecamatan Cikakak (Rabu, 11 Februari 2026)

    • Kecamatan Cisolok (Rabu, 11 Februari 2026)

    Kehadiran Hj. Leni dalam Musrenbang tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD dalam menyerap serta mengawal aspirasi masyarakat agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

    Dalam setiap kesempatan, ia menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang berorientasi pada penguatan sektor agroindustri dan pariwisata. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

    “Setiap usulan adalah amanah. Kami di DPRD akan berupaya maksimal agar program-program yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat dapat menjadi prioritas pembangunan,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan dari tingkat desa dan kecamatan dengan program prioritas pemerintah daerah. Oleh karena itu, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat dibutuhkan agar perencanaan pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Berbagai usulan yang mengemuka dalam Musrenbang antara lain peningkatan infrastruktur jalan, penguatan akses pertanian dan perikanan, pengembangan destinasi wisata lokal, hingga dukungan terhadap pelaku UMKM.

    Hj. Leni menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap usulan prioritas dari masing-masing kecamatan agar dapat terealisasi sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan di Kabupaten Sukabumi ke depan semakin merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.