Category: News

  • Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. M. Loka Tresnajaya Gelar Reses Tahun Sidang 2026 di Desa Benda, Fokus Perjuangkan Aspirasi dan Peningkatan SDM

    Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. M. Loka Tresnajaya Gelar Reses Tahun Sidang 2026 di Desa Benda, Fokus Perjuangkan Aspirasi dan Peningkatan SDM

    Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. M. Loka Tresnajaya, menggelar kegiatan Reses Tahun Sidang 2026 di Kampung Manggis Hilir RW 03, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi rangkuman sekaligus penegasan komitmen dari pelaksanaan reses pertama hingga ketiga yang telah dilaksanakan sebelumnya di berbagai titik wilayah daerah pemilihan.

    Reses yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, Ketua RW dan RT, perangkat desa, unsur pemuda, serta perwakilan ibu-ibu majelis taklim dan kader PKK. Dalam forum dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga persoalan ekonomi dan ketenagakerjaan.

    Dalam sambutannya, Loka Tresnajaya menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang strategis untuk menyerap, merangkum, dan memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat agar dapat diakomodasi dalam kebijakan dan penganggaran daerah.

    “Reses ketiga ini menjadi momentum untuk mematangkan arah perjuangan aspirasi masyarakat Desa Benda. Kita ingin memastikan bahwa apa yang disampaikan warga benar-benar menjadi prioritas dalam pembahasan di DPRD,” ujar Loka.

    Fokus Infrastruktur dan Pemerataan Pembangunan

    Sejumlah usulan pembangunan fisik mencuat dalam dialog tersebut, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, pembangunan jembatan penghubung antar-kampung, peningkatan drainase untuk mengantisipasi banjir, hingga penataan fasilitas umum seperti sarana olahraga dan ruang terbuka bagi masyarakat.

    Menurut Loka, infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi lokal. Jalan yang baik dan akses yang memadai diyakini dapat memperlancar distribusi barang dan jasa serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

    Ia berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah, baik melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD maupun sinergi dengan perangkat daerah terkait.

    Perhatian Serius pada Pembangunan Sumber Daya Manusia

    Selain pembangunan fisik, Loka Tresnajaya menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia menilai bahwa kemajuan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas masyarakatnya.

    Desa Benda, khususnya wilayah Manggis Hilir, dipilih sebagai lokasi reses karena memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Namun di sisi lain, wilayah tersebut masih menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan lapangan kerja.

    “Usia kerja di sini cukup tinggi, tapi kesempatan kerjanya masih terbatas. Itu yang menjadi persoalan utama,” tegasnya.

    Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, mengingat tingginya jumlah usia produktif yang belum terserap secara optimal dalam dunia kerja dapat memicu berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, ia mendorong adanya program pelatihan keterampilan, pemberdayaan UMKM, serta kemitraan dengan dunia usaha untuk membuka peluang kerja baru.

    Loka juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja harus diperkuat agar lulusan sekolah maupun masyarakat umum memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

  • Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita Serap Aspirasi Warga Desa Cikakak pada Reses Kesatu 2026

    Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita Serap Aspirasi Warga Desa Cikakak pada Reses Kesatu 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, S.H., melaksanakan Kegiatan Reses Kesatu Tahun 2026 di Aula Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat di daerah pemilihannya.

    Dalam reses tersebut, Hamzah Gurnita hadir bersama Kepala Desa Cikakak, Babinsa setempat, perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi antara legislatif, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

    Warga Desa Cikakak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait layanan kesehatan. Salah satu isu yang mencuat adalah akses dan pelayanan BPJS Kesehatan, termasuk kendala administrasi serta harapan peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan.

    Selain sektor kesehatan, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pembangunan infrastruktur desa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi perbaikan jalan lingkungan, sarana umum, hingga dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat.

    Dalam kesempatan itu, Hamzah Gurnita menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan warga sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

    “Reses ini menjadi ruang dialog yang sangat penting. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti layanan kesehatan dan pembangunan desa,” ujarnya.

    Kegiatan berlangsung dengan suasana dialogis dan penuh keakraban. Warga berharap hasil reses tersebut dapat ditindaklanjuti secara nyata sehingga membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Cikakak dan sekitarnya.

  • Reses I 2026, Deni Gunawan Paparkan Kondisi Efisiensi Anggaran Daerah kepada Warga Cidahu

    Reses I 2026, Deni Gunawan Paparkan Kondisi Efisiensi Anggaran Daerah kepada Warga Cidahu

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Deni Gunawan, menggelar Reses I Tahun Sidang 2026 di kediamannya yang berlokasi di Kampung Kebon Cau, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kamis (5/2/2026).

    Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Deni untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan secara terbuka kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah mengalami efisiensi besar-besaran.

    Dalam pemaparannya, Deni menjelaskan bahwa jumlah titik reses pada tahun ini mengalami penyesuaian. Jika sebelumnya dilaksanakan di enam titik, pada Reses I Tahun 2026 ini hanya dilaksanakan di tiga titik selama tiga hari, yakni Rabu hingga Jumat, dengan satu titik di setiap desa per hari.

    “Betul, ini agenda reses pertama di tahun 2026. Kita melaksanakan reses dari hari Rabu, Kamis, dan Jumat. Satu hari di satu titik desa. Kenapa sekarang hanya tiga titik, karena kita menyesuaikan. Sebelumnya enam titik, sekarang karena efisiensi anggaran,” ujarnya di hadapan warga.

    Ia menegaskan bahwa inti dari kegiatan reses bukan hanya sekadar menampung aspirasi, tetapi juga menyampaikan informasi yang utuh dan transparan kepada masyarakat terkait kondisi fiskal daerah. Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat memahami situasi yang sedang dihadapi pemerintah daerah.

    Deni mengungkapkan bahwa anggaran Kabupaten Sukabumi terdampak efisiensi sekitar Rp720 miliar yang bersumber dari transfer ke daerah (TKD). Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah program dan kegiatan yang harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

    “Kita ingin informasi ini tersampaikan supaya masyarakat tidak bingung dan tidak kecewa. Anggaran Kabupaten Sukabumi terkena efisiensi sekitar 720 miliar. Ini harus dipahami bersama,” tegasnya.

    Meski demikian, Deni memastikan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah tetap berupaya memprioritaskan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, seperti infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta pemulihan ekonomi.

    Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembangunan lingkungan, perbaikan jalan, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan UMKM. Deni berkomitmen untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi tersebut sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia.

    Kegiatan reses berlangsung dengan suasana dialogis dan partisipatif, dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga sekitar. Reses ini menjadi bagian dari fungsi legislasi dan pengawasan DPRD dalam memastikan kebijakan daerah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal yang ada.

  • Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu: Destinasi Ruang Terbuka Hijau yang Jadi Magnet Wisatawan

    Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu: Destinasi Ruang Terbuka Hijau yang Jadi Magnet Wisatawan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi, kawasan Alun-Alun Gadobangkong yang berada tepat di tepi laut terus berkembang menjadi salah satu destinasi wisata favorit sekaligus ruang terbuka hijau (RTH) andalan masyarakat. Keindahan panorama Samudera Hindia yang berpadu dengan tata ruang yang tertata rapi menjadikan lokasi ini magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

    Alun-Alun Gadobangkong kini tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, rekreasi keluarga, hingga spot bersantai menikmati matahari terbenam. Dengan hamparan area terbuka yang luas, jalur pedestrian yang nyaman, serta fasilitas pendukung seperti tempat duduk, taman hijau, dan area swafoto, kawasan ini menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu sore bersama keluarga.

    Keunggulan utama destinasi ini terletak pada lokasinya yang langsung menghadap laut. Pengunjung dapat menikmati deburan ombak dan semilir angin pantai sembari duduk santai atau berolahraga ringan. Saat sore hari, pemandangan matahari terbenam menjadi daya tarik tersendiri yang kerap diabadikan wisatawan melalui kamera ponsel mereka.

    Selain menjadi ruang rekreasi, Alun-Alun Gadobangkong juga sering dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari event budaya, pertunjukan seni, hingga kegiatan komunitas. Kehadiran ruang terbuka hijau ini dinilai memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar, terutama pelaku UMKM yang menjajakan aneka kuliner khas Palabuhanratu.

    Antusiasme dan Testimoni Pengunjung

    Ramainya kunjungan wisatawan terlihat terutama pada akhir pekan dan hari libur. Banyak pengunjung mengaku nyaman dengan suasana yang bersih, terbuka, dan menyuguhkan pemandangan laut yang indah.

    Salah seorang pengunjung asal Bogor menuturkan kesannya saat berkunjung bersama keluarga.

    “Tempatnya bagus banget, langsung menghadap laut. Anak-anak bisa main dengan aman, kita juga bisa santai sambil menikmati sunset. Kalau ke Palabuhanratu, wajib mampir ke sini,” ujarnya.

    Pengunjung lainnya juga menyampaikan hal serupa.

    “Sekarang Palabuhanratu makin tertata. Alun-Alun Gadobangkong ini jadi spot favorit buat nongkrong sore. View-nya keren dan cocok untuk foto-foto,” kata seorang wisatawan asal Sukabumi.

    Dengan perpaduan panorama alam pesisir dan konsep ruang terbuka hijau yang nyaman, Alun-Alun Gadobangkong semakin mengukuhkan posisinya sebagai ikon wisata baru di Palabuhanratu. Keberadaannya tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan masyarakat.

  • DPU Kabupaten Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Nyalindung

    DPU Kabupaten Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Nyalindung

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bersama UPTD PU Wilayah Jampangtengah bergerak cepat melakukan penanganan dampak banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Nyalindung pada 28 Desember 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur vital, mulai dari jembatan, saluran irigasi, hingga longsoran tanah yang menutup akses ruas jalan kabupaten.

    Banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air dan memicu longsor di beberapa titik. Akibatnya, aktivitas masyarakat sempat terganggu, terutama dalam hal mobilitas dan akses ekonomi.

    Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Jampangtengah, Robi Ferdian, menjelaskan bahwa penanganan darurat langsung dilakukan sejak hari pertama kejadian bencana. Upaya tersebut dilaksanakan bersama UPTD Alat Berat DPU Kabupaten Sukabumi untuk memastikan akses jalan dan infrastruktur penting dapat segera difungsikan kembali.

    “Sejak hari pertama kejadian bencana, tepatnya tanggal 28 Desember 2025, kami sudah tanggap dalam penanganan bencana tersebut. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jalan yang tertutup longsoran serta mengamankan infrastruktur yang terdampak,” ujar Robi Ferdian.

    Ia menambahkan, dalam penanganan awal, tim di lapangan melakukan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan, penanganan sementara pada jembatan yang terdampak, serta pengecekan kondisi saluran irigasi yang rusak akibat terjangan banjir. Langkah ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dan risiko lanjutan dapat diminimalkan.

    Menurut Robi, penanganan darurat ini bersifat sementara untuk memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga. Sementara itu, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap tingkat kerusakan infrastruktur sebagai dasar perencanaan perbaikan permanen.

    “Kami juga melakukan inventarisasi kerusakan sebagai bahan laporan dan usulan penanganan lanjutan. Perbaikan permanen akan dilakukan sesuai dengan kewenangan dan ketersediaan anggaran,” jelasnya.

    DPU Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat guna memberikan respon cepat terhadap bencana alam, khususnya yang berdampak langsung pada infrastruktur publik. Sinergi antar UPTD dan dukungan alat berat dinilai menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan di lapangan.

    Pihak DPU juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kerusakan infrastruktur yang membahayakan keselamatan.

  • Kepala UPTD PU Jampangkulon Jelaskan Penanganan Sementara Pemasangan Plat Beton

    Kepala UPTD PU Jampangkulon Jelaskan Penanganan Sementara Pemasangan Plat Beton

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Jampangkulon, Yudi Kuswandi, menjelaskan bahwa pekerjaan pemasangan plat beton di salah satu titik ruas jalan di wilayah Jampangkulon telah dilaksanakan pada Kamis (22/1/2026). Penanganan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat dan sementara guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

    Menurut Yudi, pemasangan plat beton dilakukan sebagai solusi darurat sambil menunggu proses perbaikan permanen yang saat ini masih dalam tahap pengusulan kepada dinas terkait. “Untuk perbaikan permanen, kami sudah mengusulkan kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” ujar Yudi Kuswandi.

    Ia menegaskan bahwa kondisi jalan sebelumnya dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, sehingga diperlukan penanganan cepat agar tidak menimbulkan risiko yang lebih besar. Oleh karena itu, UPTD PU Jampangkulon mengambil langkah teknis sementara agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman.

    Yudi berharap dengan adanya penanganan sementara melalui pemasangan plat beton tersebut, risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan dan aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan, tidak terganggu. Meski demikian, ia menekankan bahwa solusi ini bersifat sementara dan tetap membutuhkan perbaikan permanen agar kondisi jalan kembali optimal.

    Selain itu, Yudi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut. “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan hingga perbaikan permanen selesai dilaksanakan,” tambahnya.

    UPTD PU Jampangkulon berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait guna mempercepat realisasi perbaikan permanen demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

  • UPTD PU Wilayah Sagaranten Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Mekarjaya–Tagoglalay

    UPTD PU Wilayah Sagaranten Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Mekarjaya–Tagoglalay

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Sagaranten melaksanakan perbaikan jalan kabupaten ruas Mekarjaya–Tagoglalay sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

    Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amelia, menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung antar kecamatan yang memiliki peranan strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi warga.

    “Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana agar kualitas jalan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis. Ruas Mekarjaya–Tagoglalay memiliki fungsi penting sebagai akses penghubung antar wilayah,” ujar Ami Amelia.

    Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi pekerjaan, kegiatan perbaikan jalan kabupaten tersebut menggunakan anggaran APBD Perubahan Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp924.979.755. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Alfa HPD dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.

    Ami menambahkan, panjang jalan yang ditangani mencapai 825 meter. Saat ini, kondisi ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah kembali normal dan dapat dilalui dengan aman oleh pengguna jalan.

    “Panjang keseluruhan yang ditangani 825 meter, dan titik-titik yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki kembali. Kami tetap melakukan pengawasan secara berkala agar hasil pekerjaan sesuai dengan harapan masyarakat,” tambahnya.

    Lebih lanjut, pihak UPTD PU Wilayah Sagaranten mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek infrastruktur, serta menyampaikan laporan atau masukan apabila menemukan permasalahan di lapangan, demi terwujudnya pembangunan yang transparan dan berkualitas.

  • Luapan Sungai Ciparanje Rendam Ratusan Hektare Sawah, Dinas PU Sukabumi Turun Langsung ke Lokasi

    Luapan Sungai Ciparanje Rendam Ratusan Hektare Sawah, Dinas PU Sukabumi Turun Langsung ke Lokasi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diketahui dipicu oleh meluapnya Sungai Ciparanje akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Luapan sungai yang melintasi Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud itu tertahan oleh aliran Sungai Cibuni di bagian hilir, sehingga menyebabkan genangan meluas dan merendam ratusan hektare lahan pertanian produktif di kawasan Denuh, Kecamatan Tegalbuleud.

    Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir. Peninjauan ini merupakan perintah langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar, guna memperoleh data primer yang akurat sebagai dasar penanganan ke depan.

    “Hari ini kami meninjau langsung dampak banjir akibat meluapnya Sungai Ciparanje atas perintah Pak Bupati. Kami diminta untuk terjun langsung menginventarisasi dan mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian ini,” ujar Uus Firdaus di lokasi.

    Dalam kegiatan tersebut, Dinas PU didampingi oleh Camat Tegalbuleud, jajaran Bidang Sumber Daya Air (SDA), Babinsa, serta Kasi Trantibum setempat. Tim melakukan pendataan terhadap dampak banjir, khususnya pada sektor pertanian dan infrastruktur pendukung.

    Lebih lanjut, Uus menjelaskan bahwa proses pendataan tidak hanya berfokus pada kerugian materiil yang dialami masyarakat, tetapi juga mencakup aspek teknis penanganan infrastruktur untuk jangka panjang. Pihaknya akan mengkaji langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan normalisasi sungai atau perbaikan tanggul.

    “Sesuai arahan Pak Bupati, kami melakukan pendataan baik dari sisi kerugian maupun penanganannya. Terlepas nantinya itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun intinya kami merespons kejadian ini,” jelasnya.

    Uus menegaskan bahwa Bupati Sukabumi Asep Japar memiliki perhatian serius terhadap persoalan banjir langganan di wilayah Tegalbuleud agar tidak terus berulang setiap tahun dan merugikan masyarakat.

    “Prinsipnya Pak Bupati sangat peduli dengan persoalan ini. Harapannya, ke depan dapat ditangani secara komprehensif sehingga banjir yang hampir terjadi setiap tahun ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

  • Ketua Komisi II DPRD Sukabumi Dampingi Sekda Sambut Kunjungan Kerja Danrem 061/Suryakancana

    Ketua Komisi II DPRD Sukabumi Dampingi Sekda Sambut Kunjungan Kerja Danrem 061/Suryakancana

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama unsur Forkopimda menerima kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/1/2026).

    Penyambutan berlangsung khidmat di depan Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan pimpinan Korem ke wilayah teritorialnya. Kunjungan ini sekaligus menjadi agenda terakhir Brigjen TNI Thomas Rajunio dalam rangkaian kunjungan kerja ke seluruh jajaran Kodim di bawah Korem 061/Suryakancana.

    Dalam sambutannya, Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan prajurit TNI beserta keluarga, khususnya anggota Persit, sekaligus melihat secara langsung kondisi satuan, fasilitas, serta tantangan tugas yang dihadapi Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

    “Sukabumi memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, baik dari sektor pertanian maupun perikanan. Kondisi geografis ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh jajaran,” ungkap Danrem.

    Ia menegaskan bahwa keunggulan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya, tetapi juga oleh pemahaman terhadap karakter alam dan potensi risikonya. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

    “Dari lima Kodim di jajaran Korem 061, Kodim 0622 merupakan salah satu wilayah dengan potensi kerawanan bencana, mulai dari longsor, banjir, hingga ancaman tsunami,” ujarnya.

    Meski menghadapi tantangan berat, Danrem menekankan agar seluruh prajurit tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat dan dedikasi. Tantangan, menurutnya, harus dijadikan motivasi untuk meningkatkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

    “Tidak perlu takut. Semakin berat tempat tugas, maka semakin besar nilai pengabdiannya,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danrem 061/Suryakancana ke Kabupaten Sukabumi. Ia menilai kehadiran pimpinan TNI di daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam menghadapi persoalan kewilayahan dan kebencanaan.

    “Kami berharap kehadiran Danrem dapat memberikan dukungan dan penguatan bagi Kabupaten Sukabumi, terutama dalam upaya mitigasi bencana serta menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

    Sekda menambahkan, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda lainnya menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan geografis serta dinamika sosial di Kabupaten Sukabumi, demi terwujudnya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

  • Ketua Komisi IV DPRD Sukabumi Tegaskan SPPG MBG Wajib Gunakan Buah dan Sayur Lokal

    Ketua Komisi IV DPRD Sukabumi Tegaskan SPPG MBG Wajib Gunakan Buah dan Sayur Lokal

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan buah dan sayur impor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap tujuan utama program MBG yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat bawah, khususnya petani dan pelaku usaha lokal.

    Menurut Ferry, penggunaan bahan pangan lokal merupakan bagian penting dari semangat program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan ekonomi masyarakat.

    Program MBG sendiri, lanjut Ferry, merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang dijalankan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah kementerian terkait. Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

    “Tujuan dari MBG ini adalah bagaimana negara bisa mempersiapkan dan menopang calon generasi masa depan dari sisi gizi, sehingga generasi mendatang siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ferry, Rabu (21/1/2025).

    Ferry menambahkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program MBG di daerah berjalan sesuai dengan tujuan awal, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

    Ia berharap seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengelola SPPG, dapat berkomitmen menggunakan hasil pertanian lokal sebagai bahan utama, sehingga program nasional ini benar-benar menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.