Category: News

  • Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan garmen, PT Panen Mas Agung, yang berlokasi di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Rabu (21/1/2026). Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas sejumlah isu yang berkembang di kalangan karyawan.

    Adapun isu yang mencuat meliputi dugaan adanya akuisisi atau peralihan usaha, kejelasan pesangon, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, hingga keluhan terkait jam kerja karyawan.

    Isu tersebut muncul seiring dengan adanya perubahan jenis produksi di perusahaan, yang sebelumnya memproduksi pakaian dalam (underwear) dan kini beralih ke produksi topi. Perubahan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan terkait status perusahaan dan pemenuhan hak-hak normatif tenaga kerja.

    Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menjelaskan bahwa hasil pengecekan langsung di lapangan memastikan perusahaan tersebut masih beroperasi dalam satu entitas yang sama.

    “Pada intinya kami bersilaturahmi sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPRD. Dari hasil pemeriksaan, PT Panen Mas Agung ini masih satu entitas yang sama. Tidak ada akuisisi, tidak ada merger. Yang berubah hanya jenis produksinya, dari underwear sekarang menjadi topi,” ujar Ferry.

    Ferry menegaskan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus memantau dan mengawal pemenuhan hak-hak normatif karyawan agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

    Melalui sidak ini, DPRD berharap tidak ada kesalahpahaman di internal perusahaan dan hubungan industrial antara manajemen dan karyawan dapat berjalan dengan kondusif, transparan, serta saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri acara silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dirangkaikan dengan pisah sambut Kapolres Kota Sukabumi, dari pejabat lama AKBP Rita Suwadi kepada pejabat baru AKBP Ardian Satrio Utomo.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, pimpinan TNI–Polri, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian AKBP Rita Suwadi selama menjabat sebagai Kapolres Kota Sukabumi. Ia menilai sinergi yang telah terbangun antara Polri dan unsur pemerintah daerah berjalan dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Terima kasih atas pengabdian AKBP Rita Suwadi yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Sukabumi. Sinergi yang terjalin selama ini patut diapresiasi,” ujarnya.

    Kepada Kapolres yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, Ketua DPRD menyampaikan ucapan selamat bertugas serta harapan agar kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

    “Kami berharap Kapolres yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kerja sama lintas sektor demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

    Acara silaturahmi dan pisah sambut ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus memperkokoh sinergi dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan komunikasi antar unsur Forkopimda semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan dinamika sosial serta menjaga kondusivitas wilayah Sukabumi secara berkelanjutan.

  • Dari Dapur Desa ke Etalase Wilayah, UMKM Surade Unjuk Gigi di Pameran Bina Wilayah TP-PKK 2025

    Dari Dapur Desa ke Etalase Wilayah, UMKM Surade Unjuk Gigi di Pameran Bina Wilayah TP-PKK 2025

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kecamatan Surade tidak hanya dikenal dengan bentang alam pesisir dan potensi wisatanya yang memesona. Di balik itu, wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini juga menyimpan kekuatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari desa-desa, salah satunya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Hal tersebut terlihat dalam Pameran Produk UMKM yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Surade dalam rangka Kegiatan Bina Wilayah TP-PKK Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini menjadi ruang temu sekaligus etalase kreativitas pelaku UMKM perempuan desa di wilayah VI Jampangkulon.

    Pameran yang dipusatkan di Kecamatan Surade ini melibatkan sembilan kecamatan, yakni Surade, Jampangkulon, Ciracap, Ciemas, Cimanggu, Kalibunder, Waluran, Cibitung, dan Tegalbuleud. Seluruh PKK desa se-Kecamatan Surade turut ambil bagian dengan menampilkan produk unggulan khas masing-masing wilayah.

    Aneka produk makanan tradisional menjadi daya tarik utama, mulai dari opak, keripik, hingga beragam jajanan khas yang diolah dengan resep turun-temurun. Meski berbasis kearifan lokal, kualitas rasa dan tampilan produk dinilai semakin modern dan kompetitif.

    Produk-produk UMKM tersebut bahkan disebut tidak kalah bersaing dengan produk berlabel besar yang telah lama menguasai pasar. Dari segi rasa, keunikan, hingga kemasan, UMKM Surade menunjukkan keseriusan untuk naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas.

    Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran ide antar-Tim PKK di wilayah VI Jampangkulon. Di sinilah peran PKK tidak hanya sebagai penggerak keluarga, tetapi juga sebagai motor penguatan ekonomi desa.

    Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, potensi UMKM Surade diyakini mampu menembus pasar nasional. Kekayaan rasa lokal yang berpadu dengan inovasi kemasan menjadi modal kuat bagi UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing, sekaligus memperkuat identitas ekonomi wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Lailatul Ijtima di Pendopo Sukabumi

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Lailatul Ijtima di Pendopo Sukabumi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri kegiatan silaturahmi Lailatul Ijtima yang digelar oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama unsur Forkopimda, ulama, dan masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam (15/1/2026).

    Kegiatan yang dikemas dalam suasana religius tersebut dihadiri pula oleh para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Lailatul Ijtima diisi dengan berbagi ilmu, dzikir, serta doa bersama sebagai sarana mempererat kebersamaan dan spiritualitas.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk introspeksi diri sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

    “Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk introspeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

    Menurut Bupati, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah, terutama dalam rangka membangun kolaborasi dan sinergi demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

    “Ukhuwah Islamiyah merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini, kita dituntut untuk terus menjaga persatuan,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik.

    “Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen menjaga kerukunan umat beragama serta meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjalankan program keagamaan maupun sosial.

    “Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran sekaligus menyelaraskan visi dan misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

    “Dengan kehadiran Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, kami berharap kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Sukabumi dapat terus terjaga,” pungkasnya.

    Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut ditutup dengan tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E. S. Mubarok, yang semakin menambah makna spiritual dalam rangkaian Lailatul Ijtima.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri acara peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026 yang diikuti oleh sebanyak 47 kepala desa dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026).

    Peringatan Hardesnas 2026 ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para camat, perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Parade Nusantara, serta sejumlah lembaga kemasyarakatan desa.

    Hardesnas 2026 mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek sekaligus ujung tombak penggerak ekonomi nasional. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata dia, berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

    Salah satu instrumen yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
    “Koperasi ini menjadi wadah konsolidasi potensi ekonomi desa, mulai dari pertanian, perikanan, UMKM, hingga distribusi dan pemasaran produk desa,” ujar Bupati.

    Bupati pun meminta para kepala desa beserta jajaran terkait untuk terus mengawal percepatan pembangunan koperasi desa sebagai bentuk sinergi nyata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ia mendorong lahirnya desa-desa inovatif di Kabupaten Sukabumi, yakni desa yang mampu membaca peluang, berani beradaptasi, dan kreatif dalam menjawab tantangan zaman.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan bahwa peringatan Hardesnas menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran desa sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional.

    “Desa hari ini bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai motor penggerak pembangunan untuk negara,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, peringatan Hari Desa Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pembangunan desa, memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

    Sebagai bagian dari rangkaian Hardesnas 2026, kegiatan gotong royong bakti desa telah dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi beberapa hari sebelumnya. Pada tingkat nasional, peringatan Hardesnas 2026 dipusatkan di Boyolali, Jawa Tengah.

    Di akhir acara, Bupati Sukabumi menyerahkan piagam penghargaan kepada puluhan desa berprestasi se-Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan inovasi dalam pembangunan desa.