Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Hadiri Muhibah Ramadan dan Nuzulul Quran di Ponpes Assalam Putri Warungkiara

News, Sukabumi28722 Views

aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Warungkiara.

Muhibah Ramadan merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang menjadi momentum mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan umat. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, salah satunya program beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyediakan kuota beasiswa untuk membantu pelajar berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

“Setiap tahun kami memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Tahun ini sekitar 150 beasiswa disiapkan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Program beasiswa tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), serta beberapa kampus lainnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Universitas Muhammadiyah Sukabumi akan membuka program pendaftaran bagi calon penerima beasiswa dari Kabupaten Sukabumi.

“Dalam waktu dekat UMMI akan membuka program ini. Silakan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk mendaftarkan diri agar bisa melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi agar mampu bersaing di masa depan.

“Kami ingin kualitas SDM Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Oleh karena itu, mari manfaatkan program beasiswa ini sebaik mungkin,” ajaknya.

Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, salah satunya program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Bupati menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya pemerintah daerah telah berhasil membangun ratusan unit rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Tahun lalu ratusan rumah tidak layak huni telah dibangun. Untuk tahun ini, kami menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rutilahu,” ungkapnya.

Sebagian dari program tersebut juga direncanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk rencana pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah mengalami musibah bencana pergeseran tanah.

Ia menyampaikan bahwa bencana tersebut telah berdampak kepada ratusan kepala keluarga yang harus menghadapi situasi sulit akibat kerusakan rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Ratusan kepala keluarga terdampak bencana tersebut. Mari kita doakan keselamatan dan kesehatan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepemimpinannya selama satu tahun terakhir yang dirasa belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang dan bekerja maksimal dalam membangun Kabupaten Sukabumi agar semakin maju dan sejahtera.

“Kami mohon maaf atas kepemimpinan selama satu tahun terakhir yang mungkin belum sesuai dengan harapan masyarakat. Namun kami akan terus berjuang agar dalam empat tahun ke depan dapat mewujudkan berbagai janji pembangunan untuk Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah atau Mubarakah,” tuturnya.

Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, khususnya membaca Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.

“Alquran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam. Mari kita manfaatkan momentum malam Nuzulul Quran ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga kita semua dapat dipertemukan kembali dengan malam Nuzulul Quran pada Ramadan berikutnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa kegiatan muhibah Ramadan kali ini merupakan muhibah ke-enam yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Ramadan tahun ini.

Ia menyebutkan bahwa muhibah di Kecamatan Warungkiara menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan malam peringatan Nuzulul Quran.

“Jadi setelah rangkaian muhibah dan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembacaan Alquran, serta ceramah agama,” jelasnya.

Selain itu, dalam rangkaian muhibah Ramadan tahun ini pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bazar murah, pembagian paket sembako, hingga pemberian hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung.

“Alhamdulillah, tahun ini Bapak Bupati memberikan hadiah umroh bagi masyarakat. Setiap kecamatan yang menjadi lokasi muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung,” pungkasnya.

Kegiatan Muhibah Ramadan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Kecamatan Warungkiara. Selain menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *