Author: admin

  • Pelantikan SMSI Sukabumi Raya Masa Bakti 2025-2028, Kadis KOMINFOSAN” Kuatkan Sinergitas Tingkatkan Literasi”

    Pelantikan SMSI Sukabumi Raya Masa Bakti 2025-2028, Kadis KOMINFOSAN” Kuatkan Sinergitas Tingkatkan Literasi”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi Yulipri menghadiri pelantikan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya di Aula PKK Sukabumi, Sabtu, 18 Juli 2026. Di mana, Eman Sulaeman dinobatkan sebagai Ketua SMSI Sukabumi untuk masa bakti 2025-2028.

    Di momen tersebut, Yulipri menyebutkan sinergitas pemerintah dan media merupakan sesuatu yang sangat penting. Terutama dalam penyebaran informasi yang meluas kepada masyarakat.

    “Tanpa media informasi tidak akan begitu masif tersampaikan kepada masyarakat. Pemerintah terbantu dengan adanya media dalam menyebarkan berbagai program unggulan,” ujarnya

    Oleh karena itu, kehadiran pengurus SMSI yang merupakan organisasi pengusaha media ini, sinergitas dapat terus terjalin. Hal itu demi meningkatkan literasi masyarakat.

    “Semoga dengan kepemimpinan baru, akan semakin meningkat sinergitas,” harapnya.

    Hal senada pun disampaikan Ketua SMSI Jawa Barat H. Hardiyansyah. Menurutnya, SMSI yang berisi para pengusaha media ini memiliki peran penting. Terutama dalam memberikan publikasi pemberitaan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

    “Sebagai pengusaha media, SMSI punya peran penting,” ungkapnya

    Sementara itu,Ketua SMSI Sukabumi Raya Eman Sulaeman mengatakan, organisasi yang dipimpinnya merupakan rumah yang besar dan konstituen Dewan Pers. Dirinya mengaku bersyukur diamanahi untuk menahkodai SMSI Sukabumi Raya.

    “Ini tanggungjawab besar. Insya Allah amanah ini akan kita laksanakan sebaik mungkin,” pungkasnya

  • Syukuran Hari Nelayan Ciwaru Ke 69 Dan Festival Seni Budaya, Wabup Sukabumi” Warisan Budaya Yang Harus Dijaga”

    Syukuran Hari Nelayan Ciwaru Ke 69 Dan Festival Seni Budaya, Wabup Sukabumi” Warisan Budaya Yang Harus Dijaga”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,  Wakil Bupati Sukabumi H Andreas membuka Syukuran Hari Nelayan ke-69 dan Festival Seni Budaya di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Jumat (17/7/2026).

    Mengusung tema “Ngagungkeun Nu Kawasa, Ngajaga Budaya, Ngamumule Nelayan”, kegiatan itu dihadiri anggota DPR RI, DPRD, Forkopimda, Forkopimcam, HNSI, serta masyarakat.

    Wabup H Andreas menegaskan Syukuran Nelayan yang telah berlangsung hampir tujuh dekade merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga.

    Menurutnya, tradisi ini menjadi wujud rasa syukur atas hasil laut sekaligus menguatkan identitas masyarakat pesisir dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

    Ia menilai penyelenggaraan festival budaya di kawasan Geopark Ciletuh membuktikan bahwa pelestarian tradisi dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata.

    Berbagai atraksi seni seperti tari jaipong, tari jipeng, kuda lumping, hingga wayang golek diyakini mampu menarik wisatawan dan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM serta masyarakat nelayan.

    “Pemkab. Sukabumi berkomitmen terus mendukung sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana nelayan, serta pengembangan wisata bahari yang terintegrasi,” tandasnya.

    Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII Dewi Asmara menilai Syukuran Nelayan memiliki nilai penting di tengah arus modernisasi. Tradisi tersebut mengajarkan rasa syukur, penghormatan terhadap alam, dan kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya laut.

    Ia mengajak generasi muda untuk ikut menjaga warisan budaya maritim agar tetap lestari.

    “Menjaga laut berarti menjaga masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

    Rangkaian Syukuran Hari Nelayan ke-69 berlangsung pada 15-19 Juli 2026 dengan beragam kegiatan, mulai dari tabligh akbar, lomba seni pelajar, pertunjukan budaya, hingga konser musik nasional.

  • Gembira Pesisir 2026 Kecamatan Cisolok Bersama Mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada, “Kolaborasi Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan”

    Gembira Pesisir 2026 Kecamatan Cisolok Bersama Mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada, “Kolaborasi Dukung Pengembangan Wisata Berkelanjutan”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Gembira Pesisir 2026 di Kawasan Destinasi Wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Jumat (17/7). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir yang bersih, lestari, dan berdaya saing.

    Melalui Gembira Pesisir 2026, berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pesisir sekaligus memperkuat potensi pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan di Kecamatan Cisolok.

    Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq menyampaikan kolaborasi dengan Mahasiswa KKN UGM merupakan langkah positif dalam menghadirkan inovasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

    “Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan pesisir sebagai aset berharga yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

    Selain menjadi media edukasi, Gembira Pesisir 2026 juga diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan, serta mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat yang berbasis potensi lokal.

    Pemerintah Kecamatan Cisolok memberikan apresiasi kepada Mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan selama melaksanakan pengabdian di wilayah Kecamatan Cisolok. Sinergi yang terjalin diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor lingkungan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.

    Melalui semangat Gembira Pesisir 2026, Pemerintah Kecamatan Cisolok mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, kelestarian, dan keindahan Pantai Karanghawu sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Sukabumi, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah secara berkelanjutan.

    Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Cisolok, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, kepala UPTD/UPTB se-Kecamatan Cisolok, Pemerintah Desa Cisolok dan Desa Karangpapak, kepala sekolah, guru dan siswa SMP, SMA, dan SMK, KNPI, Karang Taruna, Forum Silaturahmi Komunitas Sukabumi (FSKS), Pendamping PKH, Pendamping Desa, pimpinan hotel, penginapan, vila, restoran, pelaku UMKM, masyarakat sekitar Pantai Karanghawu, mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM), mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Sukabumi, serta mahasiswa KKN Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor.

  • Wakil Bupati Sukabumi Terima Audiensi Pengurus GMNI Sukabumi Raya, Bahas Gagasan Pembangunan Daerah

    Wakil Bupati Sukabumi Terima Audiensi Pengurus GMNI Sukabumi Raya, Bahas Gagasan Pembangunan Daerah

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas beraudiensi dengan jajaran pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya di Pendopo Sukabumi, Kamis, 16 Juli 2026. Audiensi tersebut membahas terkait kondisi Kabupaten Sukabumi dan gagasan pembangunan hasil kajian GMNI.

    Ketua DPC GMNI Sukabumi Raya Aris Gunawan mengatakan, organisasi yang dipimpinnya memiliki sejumlah kajian terkait Kabupaten Sukabumi. Baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, Pariwisata, pertanian, dan lainnya.

    “Kami memiliki gambaran sedetail mungkin hasil produk kajian terkait Sukabumi,” ujarnya.

    Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyambut baik gagasan tersebut. Bahkan hal tersebut menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    “Ini merupakan sesuatu yang positif. Selain sebagai sosial kontrol, juga memberikan hal positif lewat hasil hasil kajian,” ucapnya.

    Di momen tersebut pun, Wabup mengajak para aktivis ini untuk berkolaborasi dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi.

    “Mari kita terus berkolaborasi untuk membangun dan memajukan Kabupaten Sukabumi,” ajaknya.

  • Perluas Cakupan JKN, Sekda H. Ade Suryaman Minta Relawan SPPG Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

    Perluas Cakupan JKN, Sekda H. Ade Suryaman Minta Relawan SPPG Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperluas cakupan dan tingkat keaktifan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warganya. Hal ini ditegaskan oleh Sekda, H. Ade Suryaman, saat membuka acara Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG se-Kabupaten sukabumi. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Sukabumi, Kamis (16/7).

    Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa program JKN merupakan wujud nyata perlindungan terhadap kesehatan masyarakat. Dirinya menginstruksikan para pengurus Yayasan SPPG segera mendaftarkan para relawannya agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan.

    “Terdapat sekitar 402 yayasan SPPG yang terdaftar di Kabupaten Sukabumi. Jika diasumsikan satu yayasan memiliki 50 anggota, maka ada potensi puluhan ribu relawan yang harus dilindungi kesehatannya” paparnya.

    Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa dorongan pendaftaran ini memiliki tujuan yang jauh lebih besar dan strategis bagi daerah.

    “Langkah optimalisasi kepesertaan ini bukan semata-mata untuk kepentingan Pemerintah Daerah ataupun kepentingan BPJS Kesehatan, melainkan murni demi kesejahteraan perlindungan masyarakat. Sekaligus, ini adalah upaya kita bersama untuk menggenjot capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

    Beliau memaparkan bahwa berdasarkan target RPJMN, capaian UHC ditargetkan menyentuh angka 98% dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80%. Namun, saat ini cakupan kepesertaan di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 92,97%, dan tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 62,96%. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk yayasan SPPG, sangat krusial untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

    Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, dalam paparannya menyoroti esensi gotong royong yang menjadi fondasi utama sistem JKN. Inilah pentingnya kepesertaan yang aktif.

    Hal itu, Tambahnya, untuk mempermudah proses perlindungan bagi para relawan, pihak BPJS menjelaskan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui skema kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri Kelas 3.

    Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, pihak BPJS Kesehatan akan memfasilitasi pendampingan teknis pendaftaran secara kolektif bagi seluruh yayasan SPPG. Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis sinergi ini dapat segera mendongkrak persentase keaktifan JKN, mewujudkan target UHC Kabupaten Sukabumi, dan memastikan relawan di lapangan terlindungi akses kesehatannya.

  • Rakor Evaluasi MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Pilar Penting Pembentukan Karakter Pelayan Publik”

    Rakor Evaluasi MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Pilar Penting Pembentukan Karakter Pelayan Publik”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemkab sukabumi gelar Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) Semester I Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Pendopo Sukabumi jl Ahmadyani, Rabu (15/07).

    Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi partisipasi dan efektivitas pengajian mingguan yang diwajibkan bagi seluruh aparatur pemerintah daerah

    Dalam arahannya, Sekda H. Ade Suryaman menegaskan bahwa pengajian MTA merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter pelayan publik.

    “Bina mental dan spiritual ASN di lingkungan Kabupaten Sukabumi ini adalah bagian dari program prioritas Bupati Sukabumi untuk mewujudkan Sukabumi Mubarakah,” ungkapnya.

    Sekda menekankan pentingnya menyeimbangkan kemampuan teknis ASN dengan landasan spiritual yang kuat. Ia berharap ke depannya, melalui pengajian rutin, seluruh ASN tidak hanya sekadar mengikuti, namun juga mampu meningkatkan kualitas keagamaannya.

    Sementara itu, Ketua harian FMTA Ustaz Syihabudin Ma’mun, dalam laporannya menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pengajian hingga minggu kedua bulan Juli 2026 telah berjalan dengan baik.

    “Pengajian Majelis Taklim Aparatur Alhamdulillah berjalan lancar,, serta tingkat kehadirannya Alhamdulillah di atas 60 persen,” paparnya

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menyatakan
    melalui evaluasi komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program FMTA dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

    ” Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan sosok-sosok ASN yang tidak hanya berintegritas dan profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat, selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan Mubarakah” terangnya

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke 30 Tingkat  Kabupaten Sukabumi

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke 30 Tingkat Kabupaten Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Sukabumi H. Djadjadang Abdul Rahman menyebutkan, hidup di usia lansia merupakan anugrah. Pasalnya, tidak semua orang bisa hidup sampai usia lanjut.

    “Lansia adalah anugrah dari Allah, patut kita syukuri dan nikmati. Meskipun, diantara kita ada yang masih produktif dan tidak,” ujarnya dalam Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 30 tingkat Kabupaten Sukabumi di Hotel Sukabumi Indah, Rabu,15 Juli 2026.

    Namun patut disyukuri, di Sukabumi perhatian kepala daerah terhadap lansia sangat tinggi. Bahkan di peringatan HLUN saja, pimpinan daerah hingga Forkopimda hadir.

    “Hari ini kami bangga dan terharu. Selama HLUN, kali ini komplit dihadiri bupati,Wakil Bupati, Sekda, hingga Dandim. Ini merupakan pertanda baik bagi lansia. Terima kasih juga bupati dan jajaran dalam meningkatkan kesejahteraan lansia,” ucapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, HLUN merupakan momentum untuk senantiasa memperhatikan lansia dari berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, program pemberdayaan lanjut usia digalakan. Hal itu agar mereka lebih sehat, produktif, kreatif, mandiri, dan sejahtera.

    “Melalui kegiatan kegiatan kreatif dan inovatif, mampu merangsang produktivitas para lanjut usia. Hal ini perlu kita lebih optimalkan lagi,” pungkasnya.

  • Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Tegaskan Harus Jadi Penggerak Peningkatan Kualitas Pembelajaran

    Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Tegaskan Harus Jadi Penggerak Peningkatan Kualitas Pembelajaran

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang bermutu. Oleh karena itu, bupati bersyukur dengan adanya Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi yang berperan strategis dalam sistem pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

    “Sebagai pengawas, bapak/ibu merupakan garda terdepan depan dalam memastikan standar mutu pendidikan terlaksana secara efektif di setiap satuan pendidikan,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus APSI Kabupaten Sukabumi periode 2026-2031 yang sekaligus seminar pendidikan di Sukabumi, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurut bupati, pengawas berperan sebagai pembina profesional, pendamping kepala sekolah dan guru,fasilitator perubahan, motivator, sekaligus agen transformasi di satuan pendidikan. Melalui perannya tersebut, APSI sebagai wadah organisasi harus bisa aktif, dinamis, inovatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan pendidikan.

    “APSI pun harus mampu memperkuat kompetensi dan profesionalisme pengawas sekolah. Termasuk menjalin komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya

    Oleh karena itu, bupati mengajak jajaran pengurus APSI untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Terutama dalam perumusan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

    “Mari kita kuatkan budaya kolaborasi dan APSI harus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.

    Hal senada pun disampaikan Ketua APSI Jawa Barat H. Ujang Syarip Hidayat. Menurutnya pengawas harus terus meningkatkan kompetensinya. Apalagi di era digitalisasi seperti saat ini.

    “Sebagai pengawas harus lebih paham tentang dunia pendidikan, oleh karena itu harus terus meningkatkan kompetensi. Apalagi memajukan dunia pendidikan merupakan tugas kita bersama,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua APSI Kabupaten Sukabumi Ahmad Yani menegaskan, peningkatan kapasitas kompetensi pengawas merupakan salah satu programnya. Hal itu seiring dengan upaya peningkatan dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

    “Kami akan terus membangun soliditas, sinergi, dan komitmen untuk bersama -sama meningkatkan kompetensi pengawas. Kami pun akan menyelaraskan program kerja dengan pemerintahan. Sehingga kita semua bisa seiring sejalan,” pungkasnya.

  • Kasepuhan Adat Ciptamulya Gelar Tradisi Seren Taun Ke 447, Identitas Budaya Sarat Nilai Luhur

    Kasepuhan Adat Ciptamulya Gelar Tradisi Seren Taun Ke 447, Identitas Budaya Sarat Nilai Luhur

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kasepuhan Adat Ciptamulya menggelar tradisi Seren Taun ke-447 di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026).

    Tradisi turun-temurun ini menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur.

    Rangkaian Seren Taun diisi dengan berbagai prosesi adat, mulai dari Ampih Pare ka Leuit, saresehan, rengkong, hingga pertunjukan seni tradisional seperti Dog-dog Lojor, Wayang Golek, Jaipongan, Debus, Kidung Buhun, Seni Laes, Tunggulan Lisung, dan Angklung yang disambut antusias masyarakat.

    Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan Seren Taun merupakan identitas budaya masyarakat adat yang mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Menurutnya, tradisi tersebut juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu mengangkat kearifan lokal Cisolok.

    “Pemkab.Sukabumi melalui Pemerintah Kecamatan Cisolok berkomitmen mendukung pelestarian budaya adat sekaligus mendorong pengembangannya sebagai bagian dari pembangunan daerah,” pungkas Okih.

    Sementara itu, Sesepuh Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat adat kembali dapat melaksanakan Seren Taun dengan hasil panen yang dinilai cukup baik tahun ini. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, termasuk bantuan pembangunan leuit dari Dinas Ketahanan Pangan untuk tiga kasepuhan di Desa Sirnaresmi.

    Menurut Abah Hendrik, Seren Taun menjadi momentum untuk mensyukuri hasil panen, memperkuat kebersamaan masyarakat adat, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.

  • Wisata Petik Melon Diresmikan, Dorong Pengembangan Sektor Pertanian Terintegrasi

    Wisata Petik Melon Diresmikan, Dorong Pengembangan Sektor Pertanian Terintegrasi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Cisolok meresmikan destinasi wisata baru berupa Wisata Petik Melon Premium SAM FARM Greenhouse di Jalan Raya Cisolok, tepat di depan Kantor Kecamatan Cisolok, Sabtu (11/7/2026).

    Peresmian destinasi wisata berbasis pertanian tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kecamatan Cisolok dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dengan pariwisata, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.

    Kegiatan dihadiri perangkat daerah terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam Cisolok, para kepala UPT dan UPTB, kepala desa se-Kecamatan Cisolok, Ketua Bumdesma, Ketua KNPI Kecamatan Cisolok, pelaku usaha, serta masyarakat.

    Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan bahwa keberadaan SAM FARM Greenhouse diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi agrowisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik sebagai sarana edukasi, pengembangan pertanian modern, maupun penguatan ekonomi lokal.

    Menurutnya, pengembangan agrowisata menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperluas peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Kehadiran destinasi wisata ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah).

    Melalui peresmian ini,Camat berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku usaha, kelompok tani, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor agrowisata secara berkelanjutan.

    “Keberadaan SAM FARM Greenhouse diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan usaha lokal, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Cisolok,” tandasnya.

    Kegiatan dirangkaikan dengan, peninjauan area greenhouse, dialog bersama pengelola, serta promosi produk pertanian lokal.