Author: admin

  • Wakil Bupati Sukabumi Terima Audiensi Pengurus GMNI Sukabumi Raya, Bahas Gagasan Pembangunan Daerah

    Wakil Bupati Sukabumi Terima Audiensi Pengurus GMNI Sukabumi Raya, Bahas Gagasan Pembangunan Daerah

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas beraudiensi dengan jajaran pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya di Pendopo Sukabumi, Kamis, 16 Juli 2026. Audiensi tersebut membahas terkait kondisi Kabupaten Sukabumi dan gagasan pembangunan hasil kajian GMNI.

    Ketua DPC GMNI Sukabumi Raya Aris Gunawan mengatakan, organisasi yang dipimpinnya memiliki sejumlah kajian terkait Kabupaten Sukabumi. Baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, Pariwisata, pertanian, dan lainnya.

    “Kami memiliki gambaran sedetail mungkin hasil produk kajian terkait Sukabumi,” ujarnya.

    Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyambut baik gagasan tersebut. Bahkan hal tersebut menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    “Ini merupakan sesuatu yang positif. Selain sebagai sosial kontrol, juga memberikan hal positif lewat hasil hasil kajian,” ucapnya.

    Di momen tersebut pun, Wabup mengajak para aktivis ini untuk berkolaborasi dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi.

    “Mari kita terus berkolaborasi untuk membangun dan memajukan Kabupaten Sukabumi,” ajaknya.

  • Perluas Cakupan JKN, Sekda H. Ade Suryaman Minta Relawan SPPG Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

    Perluas Cakupan JKN, Sekda H. Ade Suryaman Minta Relawan SPPG Menjadi Peserta BPJS Kesehatan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperluas cakupan dan tingkat keaktifan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warganya. Hal ini ditegaskan oleh Sekda, H. Ade Suryaman, saat membuka acara Sosialisasi Program JKN bagi Relawan SPPG se-Kabupaten sukabumi. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Sukabumi, Kamis (16/7).

    Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa program JKN merupakan wujud nyata perlindungan terhadap kesehatan masyarakat. Dirinya menginstruksikan para pengurus Yayasan SPPG segera mendaftarkan para relawannya agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan.

    “Terdapat sekitar 402 yayasan SPPG yang terdaftar di Kabupaten Sukabumi. Jika diasumsikan satu yayasan memiliki 50 anggota, maka ada potensi puluhan ribu relawan yang harus dilindungi kesehatannya” paparnya.

    Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa dorongan pendaftaran ini memiliki tujuan yang jauh lebih besar dan strategis bagi daerah.

    “Langkah optimalisasi kepesertaan ini bukan semata-mata untuk kepentingan Pemerintah Daerah ataupun kepentingan BPJS Kesehatan, melainkan murni demi kesejahteraan perlindungan masyarakat. Sekaligus, ini adalah upaya kita bersama untuk menggenjot capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

    Beliau memaparkan bahwa berdasarkan target RPJMN, capaian UHC ditargetkan menyentuh angka 98% dengan tingkat keaktifan peserta di atas 80%. Namun, saat ini cakupan kepesertaan di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 92,97%, dan tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 62,96%. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk yayasan SPPG, sangat krusial untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

    Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabupaten Sukabumi, Ahmad Sanusi Budi Permana, dalam paparannya menyoroti esensi gotong royong yang menjadi fondasi utama sistem JKN. Inilah pentingnya kepesertaan yang aktif.

    Hal itu, Tambahnya, untuk mempermudah proses perlindungan bagi para relawan, pihak BPJS menjelaskan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui skema kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri Kelas 3.

    Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, pihak BPJS Kesehatan akan memfasilitasi pendampingan teknis pendaftaran secara kolektif bagi seluruh yayasan SPPG. Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis sinergi ini dapat segera mendongkrak persentase keaktifan JKN, mewujudkan target UHC Kabupaten Sukabumi, dan memastikan relawan di lapangan terlindungi akses kesehatannya.

  • Rakor Evaluasi MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Pilar Penting Pembentukan Karakter Pelayan Publik”

    Rakor Evaluasi MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Pilar Penting Pembentukan Karakter Pelayan Publik”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemkab sukabumi gelar Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pengajian Majelis Taklim Aparatur (MTA) Semester I Tahun 2026. Acara ini berlangsung di Pendopo Sukabumi jl Ahmadyani, Rabu (15/07).

    Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi partisipasi dan efektivitas pengajian mingguan yang diwajibkan bagi seluruh aparatur pemerintah daerah

    Dalam arahannya, Sekda H. Ade Suryaman menegaskan bahwa pengajian MTA merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter pelayan publik.

    “Bina mental dan spiritual ASN di lingkungan Kabupaten Sukabumi ini adalah bagian dari program prioritas Bupati Sukabumi untuk mewujudkan Sukabumi Mubarakah,” ungkapnya.

    Sekda menekankan pentingnya menyeimbangkan kemampuan teknis ASN dengan landasan spiritual yang kuat. Ia berharap ke depannya, melalui pengajian rutin, seluruh ASN tidak hanya sekadar mengikuti, namun juga mampu meningkatkan kualitas keagamaannya.

    Sementara itu, Ketua harian FMTA Ustaz Syihabudin Ma’mun, dalam laporannya menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan pengajian hingga minggu kedua bulan Juli 2026 telah berjalan dengan baik.

    “Pengajian Majelis Taklim Aparatur Alhamdulillah berjalan lancar,, serta tingkat kehadirannya Alhamdulillah di atas 60 persen,” paparnya

    Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menyatakan
    melalui evaluasi komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap program FMTA dapat terus ditingkatkan kualitasnya.

    ” Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan sosok-sosok ASN yang tidak hanya berintegritas dan profesional dalam tugas, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat, selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan Mubarakah” terangnya

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke 30 Tingkat  Kabupaten Sukabumi

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Ke 30 Tingkat Kabupaten Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Sukabumi H. Djadjadang Abdul Rahman menyebutkan, hidup di usia lansia merupakan anugrah. Pasalnya, tidak semua orang bisa hidup sampai usia lanjut.

    “Lansia adalah anugrah dari Allah, patut kita syukuri dan nikmati. Meskipun, diantara kita ada yang masih produktif dan tidak,” ujarnya dalam Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 30 tingkat Kabupaten Sukabumi di Hotel Sukabumi Indah, Rabu,15 Juli 2026.

    Namun patut disyukuri, di Sukabumi perhatian kepala daerah terhadap lansia sangat tinggi. Bahkan di peringatan HLUN saja, pimpinan daerah hingga Forkopimda hadir.

    “Hari ini kami bangga dan terharu. Selama HLUN, kali ini komplit dihadiri bupati,Wakil Bupati, Sekda, hingga Dandim. Ini merupakan pertanda baik bagi lansia. Terima kasih juga bupati dan jajaran dalam meningkatkan kesejahteraan lansia,” ucapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, HLUN merupakan momentum untuk senantiasa memperhatikan lansia dari berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, program pemberdayaan lanjut usia digalakan. Hal itu agar mereka lebih sehat, produktif, kreatif, mandiri, dan sejahtera.

    “Melalui kegiatan kegiatan kreatif dan inovatif, mampu merangsang produktivitas para lanjut usia. Hal ini perlu kita lebih optimalkan lagi,” pungkasnya.

  • Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Tegaskan Harus Jadi Penggerak Peningkatan Kualitas Pembelajaran

    Pelantikan Pengurus APSI, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Tegaskan Harus Jadi Penggerak Peningkatan Kualitas Pembelajaran

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang bermutu. Oleh karena itu, bupati bersyukur dengan adanya Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi yang berperan strategis dalam sistem pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

    “Sebagai pengawas, bapak/ibu merupakan garda terdepan depan dalam memastikan standar mutu pendidikan terlaksana secara efektif di setiap satuan pendidikan,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus APSI Kabupaten Sukabumi periode 2026-2031 yang sekaligus seminar pendidikan di Sukabumi, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurut bupati, pengawas berperan sebagai pembina profesional, pendamping kepala sekolah dan guru,fasilitator perubahan, motivator, sekaligus agen transformasi di satuan pendidikan. Melalui perannya tersebut, APSI sebagai wadah organisasi harus bisa aktif, dinamis, inovatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan pendidikan.

    “APSI pun harus mampu memperkuat kompetensi dan profesionalisme pengawas sekolah. Termasuk menjalin komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya

    Oleh karena itu, bupati mengajak jajaran pengurus APSI untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Terutama dalam perumusan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

    “Mari kita kuatkan budaya kolaborasi dan APSI harus menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.

    Hal senada pun disampaikan Ketua APSI Jawa Barat H. Ujang Syarip Hidayat. Menurutnya pengawas harus terus meningkatkan kompetensinya. Apalagi di era digitalisasi seperti saat ini.

    “Sebagai pengawas harus lebih paham tentang dunia pendidikan, oleh karena itu harus terus meningkatkan kompetensi. Apalagi memajukan dunia pendidikan merupakan tugas kita bersama,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua APSI Kabupaten Sukabumi Ahmad Yani menegaskan, peningkatan kapasitas kompetensi pengawas merupakan salah satu programnya. Hal itu seiring dengan upaya peningkatan dunia pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

    “Kami akan terus membangun soliditas, sinergi, dan komitmen untuk bersama -sama meningkatkan kompetensi pengawas. Kami pun akan menyelaraskan program kerja dengan pemerintahan. Sehingga kita semua bisa seiring sejalan,” pungkasnya.

  • Kasepuhan Adat Ciptamulya Gelar Tradisi Seren Taun Ke 447, Identitas Budaya Sarat Nilai Luhur

    Kasepuhan Adat Ciptamulya Gelar Tradisi Seren Taun Ke 447, Identitas Budaya Sarat Nilai Luhur

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kasepuhan Adat Ciptamulya menggelar tradisi Seren Taun ke-447 di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026).

    Tradisi turun-temurun ini menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus upaya menjaga warisan budaya leluhur.

    Rangkaian Seren Taun diisi dengan berbagai prosesi adat, mulai dari Ampih Pare ka Leuit, saresehan, rengkong, hingga pertunjukan seni tradisional seperti Dog-dog Lojor, Wayang Golek, Jaipongan, Debus, Kidung Buhun, Seni Laes, Tunggulan Lisung, dan Angklung yang disambut antusias masyarakat.

    Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan Seren Taun merupakan identitas budaya masyarakat adat yang mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Menurutnya, tradisi tersebut juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu mengangkat kearifan lokal Cisolok.

    “Pemkab.Sukabumi melalui Pemerintah Kecamatan Cisolok berkomitmen mendukung pelestarian budaya adat sekaligus mendorong pengembangannya sebagai bagian dari pembangunan daerah,” pungkas Okih.

    Sementara itu, Sesepuh Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat adat kembali dapat melaksanakan Seren Taun dengan hasil panen yang dinilai cukup baik tahun ini. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, termasuk bantuan pembangunan leuit dari Dinas Ketahanan Pangan untuk tiga kasepuhan di Desa Sirnaresmi.

    Menurut Abah Hendrik, Seren Taun menjadi momentum untuk mensyukuri hasil panen, memperkuat kebersamaan masyarakat adat, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya agar tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.

  • Wisata Petik Melon Diresmikan, Dorong Pengembangan Sektor Pertanian Terintegrasi

    Wisata Petik Melon Diresmikan, Dorong Pengembangan Sektor Pertanian Terintegrasi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Cisolok meresmikan destinasi wisata baru berupa Wisata Petik Melon Premium SAM FARM Greenhouse di Jalan Raya Cisolok, tepat di depan Kantor Kecamatan Cisolok, Sabtu (11/7/2026).

    Peresmian destinasi wisata berbasis pertanian tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kecamatan Cisolok dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dengan pariwisata, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.

    Kegiatan dihadiri perangkat daerah terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam Cisolok, para kepala UPT dan UPTB, kepala desa se-Kecamatan Cisolok, Ketua Bumdesma, Ketua KNPI Kecamatan Cisolok, pelaku usaha, serta masyarakat.

    Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan bahwa keberadaan SAM FARM Greenhouse diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi agrowisata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik sebagai sarana edukasi, pengembangan pertanian modern, maupun penguatan ekonomi lokal.

    Menurutnya, pengembangan agrowisata menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperluas peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Kehadiran destinasi wisata ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarokah).

    Melalui peresmian ini,Camat berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, pelaku usaha, kelompok tani, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor agrowisata secara berkelanjutan.

    “Keberadaan SAM FARM Greenhouse diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan usaha lokal, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kecamatan Cisolok,” tandasnya.

    Kegiatan dirangkaikan dengan, peninjauan area greenhouse, dialog bersama pengelola, serta promosi produk pertanian lokal.

  • Training Center II Persiapan JAMNAS, Wabup Sukabumi ” Pramuka Melatih Kedisiplinan Dan Ketangkasan,”

    Training Center II Persiapan JAMNAS, Wabup Sukabumi ” Pramuka Melatih Kedisiplinan Dan Ketangkasan,”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan rasa bangga untuk para anak muda yang masih aktif berorganisasi, terkhusus di Pramuka. Apalagi di tengah cengkraman gawai yang banyak mengubah perilaku seseorang.

    “Penggunaan gadget hari ini, banyak mengubah pola perilaku dan hidup.Namun di Pramuka, adik-adik dibentuk untuk berinteraksi, bukan dengan gadget saja,” ujarnya saat memberikan arahan dan dukungan terhadap puluhan anggota Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Sukabumi yang menjadi peserta training center ke II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat, 10 Juli 2026.

    Menurutnya, banyak pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan kepramukaan. Terutama dalam melatih kedisiplinan dan ketangkasan.

    “Pramuka melatih kedisiplinan dan ketangkasan,” ucapnya.

    Maka dari itu, wakil bupati berpesan agar anak muda ini lebih mengenal organisasi yang diikutinya. Hal itu agar lebih menjiwai organisasinya.

    “Ikuti dan kenali lebih dalam Pramuka. Semakin kenal akan semakin menjiwai dan mencintai,” ungkapnya

    Tak hanya itu, kepada peserta yang akan mengikuti jambore nasional tersebut, Wabup pun berpesan agar menjaga kesehatan. Termasuk menjaga dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di kancah nasional.

    “Jaga kesehatan selama mengikuti kegiatan. Selain itu, gaungkan nama baik Kabupaten Sukabumi di kancah nasional,” bebernya.

    Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengatakan, terdapat 64 orang yang tergabung di kontingen Kabupaten Sukabumi yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Agustus mendatang. Menurutnya, mereka yang berangkat merupakan orang-orang terpilih.

    “Mereka yang berangkat merupakan hasil seleksi. Mereka nanti akan berkumpul dengan seluruh anggota Pramuka se Indonesia. Rencananya akan dibuka juga oleh Presiden Prabowo,” terangnya.

    Dirinya pun berpesan agar para peserta jamnas ini memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang bersilaturahmi. Apalagi dengan hadirnya peserta dari seluruh Indonesia.

    “Jadikan jamnas nanti sebagai ajang bersilaturahmi dengan berbagai anggota Pramuka dari daerah lain,” pungkasnya.

  • Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2027

    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2027

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses kedua Tahun 2026, nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, serta pengumuman perubahan susunan alat kelengkapan DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026).

    Bupati Sukabumi H Asep Japar diwakili Wakil Bupati H Andreas menyampaikan nota pengantar KUA-PPAS 2027.

    Dalam paparannya, Wabup Andreas menegaskan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi pada tahun depan akan difokuskan pada penyiapan ekosistem yang mendukung penguatan sektor agroindustri dan pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurut Wabup, penyusunan KUA-PPAS 2027 mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, pemenuhan belanja wajib, standar pelayanan minimal, hingga pembiayaan berbagai program prioritas agar pembangunan tetap berjalan efektif dan berkelanjutan.

    Dalam sidang tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

    “Regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan hukum dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, nyaman, dan terlindungi,” kata Wabup.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan seluruh hasil reses anggota DPRD dari enam daerah pemilihan telah disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan.

    “Hasil reses kami diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk menyempurnakan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Banyak aspirasi yang disampaikan, mulai dari percepatan pembangunan, pendidikan, hingga berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam rapat dengar pendapat bersama mitra kerja,” ujarnya.

    Ketua juga menjelaskan perubahan susunan alat kelengkapan dewan yang diumumkan dalam rapat merupakan hal yang diperbolehkan sesuai tata tertib DPRD selama hanya bergeser pada posisi anggota.

    Ia menambahkan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 akan segera dilanjutkan di tingkat pembahasan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

    “Insyaallah pembahasannya bisa selesai dalam satu minggu dan setelah itu akan ada tahapan lanjutan,” katanya.

  • Khatam Akbar Dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Bupati Sukabumi” Bumikan Al-Qur’an Dikehidupan Masyarakat”

    Khatam Akbar Dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Bupati Sukabumi” Bumikan Al-Qur’an Dikehidupan Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi mengikuti Khatam Akbar yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, di Lapangan Cangehgar Palabuhanratu, Rabu 8 Juli 2026.

    Acara dihadiri Bupati Sukabumi H Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H Andreas, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Iswandi Syahputra, unsur Forkopimda, Forkopimcam, instansi vertikal, ulama, serta tokoh masyarakat.

    Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan, Khatam Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

    Melalui program Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Pemkab. Sukabumi ingin memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Al-Qur’an hingga ke masjid, pondok pesantren, majelis taklim, dan wilayah pelosok.

    “Gerakan ini menjadi ikhtiar bersama agar budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” kata Bupati.

    Menurutnya, sinergi pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam membangun Sukabumi yang religius sekaligus mewujudkan visi daerah, yakni Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

    Bupati berharap Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an mampu memperluas pemerataan distribusi mushaf Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Sukabumi.

    Sementara itu, Staf Ahli Menteri Agama, Iswandi Syahputra mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Ia menilai Khatam Akbar merupakan bentuk syiar Islam sekaligus ajakan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dijadikan pedoman hidup.

    Ia berharap tradisi Khatam Akbar dapat terus diwariskan kepada generasi muda di tengah derasnya arus digital. Menurutnya, masyarakat perlu kembali “ber-Al-Qur’an”, yakni menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi, pedoman, dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan, dan Ketua KTT Kab. Sukabumi.