Author: admin

  • Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2027

    Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2027

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses kedua Tahun 2026, nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, serta pengumuman perubahan susunan alat kelengkapan DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026).

    Bupati Sukabumi H Asep Japar diwakili Wakil Bupati H Andreas menyampaikan nota pengantar KUA-PPAS 2027.

    Dalam paparannya, Wabup Andreas menegaskan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi pada tahun depan akan difokuskan pada penyiapan ekosistem yang mendukung penguatan sektor agroindustri dan pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

    Menurut Wabup, penyusunan KUA-PPAS 2027 mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, pemenuhan belanja wajib, standar pelayanan minimal, hingga pembiayaan berbagai program prioritas agar pembangunan tetap berjalan efektif dan berkelanjutan.

    Dalam sidang tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

    “Regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan hukum dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, nyaman, dan terlindungi,” kata Wabup.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan seluruh hasil reses anggota DPRD dari enam daerah pemilihan telah disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan penyusunan program pembangunan.

    “Hasil reses kami diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk menyempurnakan program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Banyak aspirasi yang disampaikan, mulai dari percepatan pembangunan, pendidikan, hingga berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam rapat dengar pendapat bersama mitra kerja,” ujarnya.

    Ketua juga menjelaskan perubahan susunan alat kelengkapan dewan yang diumumkan dalam rapat merupakan hal yang diperbolehkan sesuai tata tertib DPRD selama hanya bergeser pada posisi anggota.

    Ia menambahkan pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 akan segera dilanjutkan di tingkat pembahasan bersama antara DPRD dan pemerintah daerah.

    “Insyaallah pembahasannya bisa selesai dalam satu minggu dan setelah itu akan ada tahapan lanjutan,” katanya.

  • Khatam Akbar Dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Bupati Sukabumi” Bumikan Al-Qur’an Dikehidupan Masyarakat”

    Khatam Akbar Dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Bupati Sukabumi” Bumikan Al-Qur’an Dikehidupan Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ribuan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi mengikuti Khatam Akbar yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, di Lapangan Cangehgar Palabuhanratu, Rabu 8 Juli 2026.

    Acara dihadiri Bupati Sukabumi H Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H Andreas, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Iswandi Syahputra, unsur Forkopimda, Forkopimcam, instansi vertikal, ulama, serta tokoh masyarakat.

    Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan, Khatam Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama untuk membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

    Melalui program Wakaf 1 Juta Al-Qur’an, Pemkab. Sukabumi ingin memperluas akses masyarakat terhadap mushaf Al-Qur’an hingga ke masjid, pondok pesantren, majelis taklim, dan wilayah pelosok.

    “Gerakan ini menjadi ikhtiar bersama agar budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” kata Bupati.

    Menurutnya, sinergi pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadi kekuatan dalam membangun Sukabumi yang religius sekaligus mewujudkan visi daerah, yakni Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

    Bupati berharap Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an mampu memperluas pemerataan distribusi mushaf Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Sukabumi.

    Sementara itu, Staf Ahli Menteri Agama, Iswandi Syahputra mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Ia menilai Khatam Akbar merupakan bentuk syiar Islam sekaligus ajakan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dijadikan pedoman hidup.

    Ia berharap tradisi Khatam Akbar dapat terus diwariskan kepada generasi muda di tengah derasnya arus digital. Menurutnya, masyarakat perlu kembali “ber-Al-Qur’an”, yakni menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi, pedoman, dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan, dan Ketua KTT Kab. Sukabumi.

  • Dadan Indriana Pengarang Lagu Alamat Palsu Didampingi Putrinya Vici Artis Yang Sedang Hit Dengan Lagu Ungkit, ” Hadiri Khitanan Apthar Julian Nugraha Di Sukabumi”

    Dadan Indriana Pengarang Lagu Alamat Palsu Didampingi Putrinya Vici Artis Yang Sedang Hit Dengan Lagu Ungkit, ” Hadiri Khitanan Apthar Julian Nugraha Di Sukabumi”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Musisi sekaligus pencipta lagu populer Alamat Palsu dan Sambalado. Dadan Indriana menghadiri acara khitanan Apthar Julian Nugraha yang dirangkaikan dengan perayaan Happy Wedding Anniversary ke-6, pasangan Yoga Nugraha dan Putri Ratu Ages, di Kampung Sukaluyu, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/7/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Dadan Indriana hadir didampingi putrinya, Vici Maharrdicha, yang dikenal sebagai penyanyi, MC, dan presenter program Viva ball. Kehadiran keduanya mendapat sambutan hangat dari keluarga besar dan para tamu undangan.

    Dadan Indriana mengaku senang dapat memenuhi undangan keluarga Yoga Nugraha dan turut berbagi kebahagiaan dalam momen istimewa tersebut.

    “Saya mengucapkan selamat kepada Ananda Apthar Julian Nugraha atas khitanannya. Semoga menjadi anak yang saleh, sehat, berbakti kepada kedua orang tua, dan sukses di masa depan. Selamat juga kepada Yoga Nugraha dan Putri Ratu Ages atas hari jadi pernikahan yang ke-6. Semoga keluarga ini selalu diberi kebahagiaan, keberkahan, dan semakin harmonis,” ujar Dadan Indriana.

    Sementara itu, H. Ujang Asep Suherman, ayah dari Yoga Nugraha sekaligus kakek Apthar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dadan Indriana beserta Vici Maharrdicha.

    “Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada Kang Dadan Indriana dan Teh Vici Maharrdicha yang telah berkenan hadir. Terima kasih juga kepada Delta Entertainment yang telah ikut menyukseskan acara ini. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dengan baik dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap H. Ujang.

    Acara berlangsung penuh kehangatan, dihadiri keluarga, kerabat, sahabat, dan masyarakat sekitar dalam suasana kebersamaan, doa, serta rasa syukur atas terselenggaranya momen bahagia tersebut.

  • Pemerintah Kabupaten Sukabumi Dan Tim Percepatan Jabar MAPPING Pencapaian Target UHC Di Sukabumi

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi Dan Tim Percepatan Jabar MAPPING Pencapaian Target UHC Di Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemkab Sukabumi terus memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas, Hal itu dengan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak diantaranya Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Jawa Barat.

    Diketahui Tim Percepatan Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Jawa Barat tersebut diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman di Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (7/7).

    Pertemuan strategis ini difokuskan pada pemetaan dan penyusunan langkah-langkah konkret guna mempercepat pencapaian target UHC di Kabupaten Sukabumi, selaras dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan target nasional.

    UHC sendiri merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya yang terjangkau.

    Dalam arahannya, Sekda H. Ade Suryaman, menyampaikan adanya tantangan besar yang dihadapi Pemkab Sukabumi, terutama terkait dengan kondisi fiskal daerah pasca kejadian kebencanaan di tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerusakan ribuan rumah di 36 kecamatan. Hal ini berdampak langsung pada kemampuan anggaran daerah untuk mengkover iuran BPJS Kesehatan masyarakat.

    Meski demikian, Sekda menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mencari solusi lintas sektoral.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menyoroti pentingnya keakuratan data kependudukan sebagai basis utama penentuan kepesertaan JKN.

    Demikian juga, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D. Manurung, menekankan perlunya validasi data peserta secara berkala agar bantuan iuran tepat sasaran.

    Guna menindaklanjut pertemuan ini, tim teknis dari berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat akan segera melakukan pembahasan lanjutan (desk) untuk merumuskan regulasi daerah, penyesuaian anggaran (addendum), serta strategi pelibatan swasta melalui CSR.

    Dengan matangnya persiapan dan koordinasi lintas sektoral ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis perlindungan kesehatan yang komprehensif bagi seluruh warga dapat segera terwujud demi mewujudkan masyarakat Sukabumi yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

  • Bupati Sukabumi Apresiasi P3A Dan GP3A Mitra CAI, Berperan Vital Dalam Peningkatan Produksi Hasil Pertanian

    Bupati Sukabumi Apresiasi P3A Dan GP3A Mitra CAI, Berperan Vital Dalam Peningkatan Produksi Hasil Pertanian

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi keberadaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Mitra Cai. Menurutnya, keberadaannya sangat vital dalam peningkatan produksi hasil pertanian di Kabupaten Sukabumi.

    “Kami meraih juara dua nasional terkait swasembada pangan, salah satunya berkat peran para petani dan mitra cai ini,” ujarnya saat membuka Pelatihan Penguatan Peran Serta P3A dan GP3A Mitra Cai Dalam rangka pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif dan berkelanjutan pada daerah irigasi kewenangan Kabupaten Sukabumi di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa, 7Juli 2026.

    Oleh karena itu, peran mitra cai sangat jelas bagi pertanian di Sukabumi. Terutama dalam mengalirkan air dari irigasi ke sawah para petani.

    “Kalau mitra cai tak ada bagaimana, petani nasibnya,” ucapnya.

    Oleh karena itu, dirinya berharap mitra cai dapat terus semangat. Sehingga, masyarakat Sukabumi bisa bertani sesuai harapan.

    “Di sini, nanti para mitra cai bisa berbagi pengalaman,” ungkapnya

    Di momen itu juga,bupati telah menyiapkan berbagai upaya antisipasi musim kemarau. Salah satunya dengan pemetaan daerah yang rawan kekeringan saat kemarau.

    “Kami mencoba mengantisipasi melalui sumur bor untuk membantu pertanian,” bebernya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Uus Pirdaus mengatakan, sekitar 150 P3A Mitra Cai berkumpul dari berbagai wilayah. Mereka akan diberikan pengetahuan untuk penguatan P3A pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif.

    “P3A ini punya peran penting yang berkaitan irigasi. Sehingga perlu bersinergi secara masif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

  • Pelantikan DPAC KPPI, Bupati H. Asep Japar” Perempuan Menjadi Agen Of Change Dan Mengharumkan Nama Daerah”

    Pelantikan DPAC KPPI, Bupati H. Asep Japar” Perempuan Menjadi Agen Of Change Dan Mengharumkan Nama Daerah”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mendorong perempuan terus bergerak dan menjadi agen of change. Bahkan menurut bupati, perempuan harus menjadi garda terdepan dalam berbagai hal.

    “Perempuan Sukabumi harus maju dan tampil di kancah apapun serta mengharumkan nama daerah,” ujarnya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kecamatan Se-Kabupaten Sukabumi di Jalan Ahmad Yani, Senin, 6 Juli 2026.

    Tak sekadar mendorong, Bupati pun berkomitmen mendukung kiprah perempuan dalam pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, pembangunan inklusif dan berkelanjutan akan tercapai ketika perempuan diberikan ruang dan kesempatan yang setara dalam pengambilan keputusan.

    “Kami mendukung penuh kiprah perempuan,” ucapnya.

    Apalagi dengan kehadiran KPPI hingga ke tingkat kecamatan, peran perempuan akan semakin masif. Pasalnya, KPPI merupakan wadah yang sangat strategis dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

    “Mari berkontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ajaknya.

    Sementara itu, Ketua DPC KPPI Kabupaten Sukabumi Hj. Dewi Risnasari mengatakan, pelantikan anak cabang ini merupakan momentum untuk penguatan hingga ke tingkat akar rumput. Selain itu, bupati pun mendorong perempuan untuk berjuang demi Kabupaten Sukabumi.

    “Semoga yang menjadi harapan kita semua lancar. Apalagi dengan dorongan pak bupati agar perempuan berjuang untuk Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya

  • Lepas KKN Reguler UMMI, Sekda H. Ade Suryaman” Momentum Mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan Dan Keterampilan Di Masyarakat”

    Lepas KKN Reguler UMMI, Sekda H. Ade Suryaman” Momentum Mengaplikasikan Ilmu Pengetahuan Dan Keterampilan Di Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman melepas para peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Tahun Akademik 2025/2026, di kampus UMMI, pada Senin (6/7)

    Dalam kesempatan itu Sekda H. Ade Suryaman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UMMI atas konsistensinya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di wilayah Sukabumi. Menurutnya Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan langsung di tengah masyarakat.

    Sekda meminta para mahasiswa agar kehadiran mereka dapat memberikan dampak positif sekaligus inovasi bagi pembangunan desa.

    “Saya berharap, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan sekaligus menghormati nilai-nilai sosial, budaya dan kearifan lokal, serta menjunjung tinggi etika dan semangat gotong royong, dalam setiap pelaksanaan program kerja,” tegasnya.

    Sekda juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater, menunjukkan kedisiplinan, serta memanfaatkan momen pengabdian ini sebagai sarana untuk mengasah kepemimpinan dan empati sosial.

    “Jadikan setiap pengalaman selama KKN, sebagai bekal berharga dalam membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta memperluas wawasan, sehingga kelak menjadi generasi, yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya

    Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMI, Dr. Jujun Ratnasari, M.Si., dalam laporannya memaparkan bahwa KKN tahun ini merupakan bagian integral dari kurikulum wajib mahasiswa semester enam. Program ini bertujuan melatih keterampilan bersosialisasi dan penyelesaian masalah di lapangan.

    “Alhamdulillah, KKN UMMI tahun 2026 ini diikuti oleh 720 peserta yang dibagi menjadi 5 (lima) skema utama”. Paparnya.

    Skema pertama adalah KKN One Village One Department (Ovod) yang diikuti 438 peserta dan disebar di 6 kecamatan dan 22 desa di Kabupaten Sukabumi. Fokus utama KKN Ovod ini adalah pengelolaan sampah dan penanggulangan stunting, yang menjadi salah satu prioritas di masyarakat saat ini. Lalu skema kedua KKN Sinergi yang berkolaborasi dengan Bapperida Kabupaten Sukabumi dengan fokus mitigasi bencana di Kecamatan Warungkiara, KKN Kekhususan, KKN Muhammadiyah Aisyiyah di Kabupaten Malang, serta KKN Skema Internasional yang dilaksanakan di Malaysia.

    Mahasiswa juga didorong untuk menghasilkan luaran (output) berupa laporan akhir, press release, dan video pengabdian yang akan dilombakan hingga ke tingkat provinsi.

    Mewakili pimpinan universitas, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Dr. Asep Muhamad Ramdan, S.E., M.M., menegaskan kembali pentingnya menjaga nama baik institusi.

    “Kuliah kerja nyata, bukan pelancong, pelesir, atau melamun. Tetapi kembali kepada masyarakat, berikan wawasan, pengetahuan, keterampilan, yang secara akademik sudah kalian dapatkan. Silakan berkolaborasi dengan masyarakat,” tegasnya.

  • Seren Taun Ke 447 Kasepuhan Sinaresmi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar ” Tradisi Sarat Nilai Nilai Luhur”

    Seren Taun Ke 447 Kasepuhan Sinaresmi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar ” Tradisi Sarat Nilai Nilai Luhur”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ribuan masyarakat memadati Kampung Adat Kasepuhan Sinaresmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 5 Juli 2026, untuk mengikuti puncak perayaan Seren Taun ke-447. Tradisi adat yang telah berlangsung turun-temurun selama ratusan tahun ini merupakan simbol rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen sekaligus doa menyambut musim tanam berikutnya.

    Puncak Seren Taun diawali dengan rangkaian upacara adat yang sarat makna. Berbagai prosesi digelar, mulai dari tumbuk padi, saresehan bersama baris olot kasepuhan, dongdang, dogdog lojor, penampilan seni debus, rengkong, gondang buhun, tari tani, hingga pameran karya incu putu Kasepuhan.

    Prosesi paling sakral adalah Ngampih Pare ka Leuit, yakni memasukkan secara simbolis ikatan padi hasil panen masyarakat ke Leuit Si Jimat oleh Sesepuh Adat Kasepuhan Sinaresmi, Abah Asep Nugraha. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dengan iringan kidung Pohaci, alunan suling, dan kecapi yang menambah nuansa spiritual.

    Bupati Sukabumi H Asep Japar yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa Seren Taun bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi sekaligus doa agar musim tanam berikutnya diberi keberkahan.

    Menurutnya, tradisi ini juga mengandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, pelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan melalui budaya penyimpanan padi di leuit. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan masyarakat yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah tanpa meninggalkan akar budaya lokal.

    “Tradisi ini menjadi benteng pertahanan ketahanan pangan sekaligus identitas budaya masyarakat yang harus terus dijaga,” ujar Asep.

    Ia menambahkan, di tengah derasnya arus globalisasi, kearifan masyarakat adat Kasepuhan Sinaresmi dalam menjaga lingkungan dan mengelola pangan secara mandiri patut menjadi contoh.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya, termasuk pengembangan potensi kawasan kasepuhan serta peningkatan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat.

    Bupati juga mengajak generasi muda atau incu putu untuk terus melestarikan warisan leluhur agar tidak tergerus perkenbangan zaman.

    Sementara itu, Sesepuh Adat Kasepuhan Sinaresmi, Abah Asep Nugraha, mengatakan Seren Taun merupakan bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta atas segala rezeki yang telah diberikan kepada masyarakat adat.

    “Acara ini bukan hanya warisan, tetapi juga doa bersama agar masa depan penuh keberkahan,” katanya.

    Abah Asep berharap tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut tetap terjaga di tengah kemajuan teknologi dan modernisasi. Menurutnya, Seren Taun merupakan pondasi kehidupan masyarakat adat yang mengajarkan keselarasan antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual.

    “Tradisi ini harus terus diwariskan kepada generasi penerus sebagai identitas dan pegangan hidup masyarakat adat,” pungkasnya.

  • Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi” Dukung Akses Dan Perekonomian Masyarakat”

    Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati Sukabumi” Dukung Akses Dan Perekonomian Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews com – Sukabumi, Warga Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi antusias atas berfungsinya Jembatan Gantung Prima Jantake. Hal itu pasca diresmikan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sabtu, 4 Juli 2026.

    Berdasarkan pantauan, warga langsung hilir mudik melewati jembatan gantung sepanjang 35 meter yang kini telah kokoh. Apalagi area jembatan yang melintasi Sungai Cimandiri ini, dijadikan lokasi wisata murah meriah masyarakat. Baik untuk sekadar berenang di sungai ataupun wisata air lainnya.

    Warga Desa Sasagaran Jaja (64) mengatakan, kehadiran jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama para petani yang lokasi pertaniannya berada di wilayah sebrang.

    “Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga Sasagaran. Sebab lahan pertanian warga banyak di sebrang jembatan di Kecamatan Gegerbitung,” ujarnya.

    Namun tidak sekadar bermanfaat sebagai akses saja, jembatan yang dibangun kali ini pun sangatlah kokoh. Hal itu jauh berbeda jika dibandingkan dengan sebelumnya yang terbuat dari bambu.

    “Dulu itu dari bambu. Kalau sekarang sudah lebih bagus dan kokoh. Sehingga tidak takut ketika melewatinya,” ucapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, kehadiran jembatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dari aksesibilitas dan perekonomian warga.

    “Jembatan hasil kolaborasi bersama Polres Sukabumi Kota dan pihak lainnya ini, sangatlah bermanfaat. Terutama dalam peningkatan perekonomian warga,” ungkapnya

    Menurutnya, kolaborasi yang sangat baik ini harus terus terjaga. Hal itu demi memajukan Kabupaten Sukabumi.

    “Mari kita terus berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi. Kepada warga tolong jaga dan rawat jembatan ini agar terus awet,” pintanya.

    Hal senada pun disampaikan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo. Menurutnya, kehadiran jembatan ini lebih memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebab akses lebih cepat dan mudah.

    “Warga lebih nyaman melintasi sungai, petani lebih mudah membawa hasil pertanian, dan kami pun lebih nyaman dan mudah berpatroli,” bebernya.

    Selain itu, kehadiran jembatan ini sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Terutama dalam membantu akses masyarakat.

    “Ini bukan sekadar perayaan HUT Polri, pembangunan jembatan wujud nyata bakti sosial Polres Sukabumi Kota bersama TNI dan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan juga bakti sosial dengan penyerahan paket sembako kepada masyarakat.

  • Pelantikan Pengurus KORMI Periode 2026-2030, Bupati” KORMI Harus Bermanfaat Nyata Bagi Masyarakat”

    Pelantikan Pengurus KORMI Periode 2026-2030, Bupati” KORMI Harus Bermanfaat Nyata Bagi Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak semua pihak untuk bersinergi dan mendukung berbagai program Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam membangun ekosistem olahraga masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

    “Sebagai mitra strategis Pemerintah, Kormi berperan penting dalam membudayakan dan melestarikan olahraga tradisional, sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi dan olahraga petualangan. Jadi,mari kita dukung program Kormi,” ujarnya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Kormi periode 2026-2030 di GOR Pemuda Cisaat, Kamis, 2 Juli 2026.

    Namun tak hanya itu saja, bupati pun mendorong pengurus Kormi untuk menyusun program kerja yang terukur dan menyentuh hingga seluruh kecamatan. Termasuk memperbanyak festival olahraga masyarakat.

    “Kormi harus menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

    Hal senada pun disampaikan Ketua Kormi Jawa Barat, Denda Alamsyah. Bahkan dirinya meyakini Kormi Kabupaten Sukabumi dapat melampaui daerah lain di Jawa Barat.

    “Melihat semangat dan dukungan yang luar biasa, saya yakin Kormi Kabupaten Sukabumi akan melampaui yang lainnya,” ungkapnya

    Sementara itu, Ketua Kormi Kabupaten Sukabumi Santi Sulastri mengaku siap menjadi mitra strategis pemerintah. Terutama mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

    “Kami siap mengembangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga,” bebernya.

    Apalagi di era saat ini, olahraga sudah menjadi lifestyle masyarakat. Terutama para generasi generasi muda.

    “Anak muda sekarang flexingnya olahraga. Tempat olahraga ramai, event olahraga pun ramai. Ini menjadi kebahagiaan dan tantangan agar olahraga semakin masif di masyarakat,” pungkasnya