Libur Lebaran 2026, PEMKAB. Sukabumi Hadirkan Wisata Ramah, Terjangkau, dan Berkesan untuk Semua Kalangan

News, Sukabumi20 Views

aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Menyambut momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata mengambil langkah strategis untuk memastikan pengalaman wisata yang tidak hanya ramai, tetapi juga aman, nyaman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, secara resmi mengumumkan tindak lanjut atas arahan Bupati Sukabumi H. Asep Japar melalui dua regulasi penting, yakni Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 500.13/2519/Dispar/2026 tentang penyelenggaraan pariwisata yang aman, nyaman, menyenangkan dan penuh kenangan, serta Surat Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 500.13.3/Kep.264-DISPAR/2026 tertanggal 9 Maret 2026 mengenai pengurangan retribusi tempat rekreasi dan pariwisata selama masa Idulfitri.

Dalam keterangannya, H. Ali Iskandar menegaskan bahwa kebijakan ini tidak semata berorientasi pada peningkatan kunjungan wisata, melainkan juga pada kualitas pengalaman wisatawan.

“Bupati Sukabumi menginstruksikan agar momentum libur Lebaran ini dimanfaatkan sebagai etalase pelayanan terbaik daerah. Wisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga rasa aman, kenyamanan, dan kenangan yang dibawa pulang oleh setiap pengunjung,” ujarnya.

Sebagai bentuk konkret dari kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan diskon tiket masuk hingga 50 persen untuk sejumlah destinasi wisata unggulan. Pengunjung cukup membayar Rp6.000 untuk menikmati berbagai objek wisata, berlaku mulai 18 hingga 27 Maret 2026.

Adapun destinasi yang termasuk dalam program ini antara lain:

  • Pantai Minajaya

  • Geyser Cisolok

  • Curug Sodong

  • Pondok Halimun

  • Cinumpang

  • Curug Cikaso

Selain pemberian insentif harga, Dinas Pariwisata juga mengintensifkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pengelola destinasi, aparat keamanan, hingga relawan wisata. Hal ini dilakukan guna memastikan standar pelayanan, kebersihan, serta mitigasi risiko di seluruh titik wisata tetap terjaga selama lonjakan pengunjung.

Lebih jauh, H. Ali Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan wisatawan, untuk bersama-sama menjaga citra pariwisata Sukabumi.

“Kami tidak hanya menyiapkan tempat, tetapi juga membangun suasana. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar Sukabumi benar-benar menjadi tujuan wisata yang dirindukan, bukan sekadar dikunjungi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap kebijakan ini dapat mendorong pergerakan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai destinasi wisata yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas di momen Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *