Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Dampingi Bupati Sukabumi H.Asep Japar Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House di Simpenan

Sukabumi29114 Views

aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya (Solar Dryer House) di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026).

Fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan Yayasan Rumah Energi melalui Program Pro Women 3 yang telah berjalan sekitar satu tahun di wilayah Pelabuhanratu dan sekitarnya.

Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, Sumanda Tondang, mengatakan peresmian ini bukan sekadar peluncuran infrastruktur, melainkan simbol komitmen menuju masa depan yang lebih hijau, lestari, dan mandiri energi.

“Hari ini bukan hanya peresmian fisik solar dryer dan biogas, tetapi simbol komitmen nyata dalam mewujudkan transisi energi yang inklusif dan tidak meninggalkan siapa pun, termasuk perempuan,” ujarnya.

Sumanda menjelaskan, Yayasan Rumah Energi telah hadir di Indonesia selama 13 tahun dengan program di 20 provinsi. Dalam kurun waktu tersebut, lembaganya telah mengimplementasikan sekitar 30 ribu reaktor biogas rumah tangga.

Menurutnya, instalasi di Simpenan menjadi produk pertama di Indonesia yang mengintegrasikan reaktor biogas dengan dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Limbah dapur MBG yang mencapai sekitar 80 kilogram per hari diolah menjadi biogas yang mampu menghasilkan energi memasak hingga lima jam per hari.

“Selain menghasilkan energi, proses ini juga menghasilkan pupuk cair organik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian,” ungkapnya.

Tak hanya reaktor biogas, teknologi Solar Dryer House turut diresmikan guna mendukung produktivitas petani, khususnya petani bawang di Desa Loji. Rumah pengering bertenaga surya tersebut membantu proses pengeringan hasil panen tanpa bergantung pada cuaca, sekaligus meningkatkan kualitas dan nilai jual produk pertanian.

Program ini mendapat dukungan dari PT Insight Investment Management yang membiayai penuh pembangunan teknologi tersebut.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi multipihak yang terbangun. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat swasembada pangan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian energi berbasis masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan limbah dapur menjadi energi alternatif dan pupuk cair turunan biogas merupakan langkah strategis dalam mendukung sektor pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

“Keberhasilan Kabupaten Sukabumi yang belum lama ini mendapat apresiasi dari Presiden atas capaian swasembada pangan perlu diperkuat dengan inovasi pengelolaan limbah dan energi terbarukan. Limbah MBG ini harus bisa dimanfaatkan untuk mendukung swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis pupuk cair hasil turunan biogas dari Yayasan Rumah Energi kepada Bupati Sukabumi, serta penyerahan bawang hasil panen petani Desa Loji sebagai simbol integrasi energi terbarukan dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program tersebut dan berharap model kolaborasi serupa dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *