Author: admin

  • Reses di Kalapanunggal, H.M. Loka Tresnajaya Serap Aspirasi dan Kawal Usulan Prioritas Masyarakat Dapil II

    Reses di Kalapanunggal, H.M. Loka Tresnajaya Serap Aspirasi dan Kawal Usulan Prioritas Masyarakat Dapil II

    garudasaktinews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Golkar, H.M. Loka Tresnajaya, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2026 di Kampung Kadununggal RT 13/03, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat direalisasikan melalui program pemerintah daerah.

    Reses yang dihadiri para Ketua Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Desa (PD) se-Daerah Pemilihan (Dapil) II itu berlangsung dalam suasana dialogis. Berbagai usulan yang disampaikan masyarakat masih didominasi oleh program-program yang telah diajukan pada tahun 2025 dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.

    H.M. Loka Tresnajaya mengatakan, reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi perkembangan usulan yang telah disampaikan sebelumnya.

    “Alhamdulillah hari ini merupakan reses pertama pada masa reses kedua tahun 2026. Konstituen yang hadir adalah para Ketua PK dan PD se-Dapil II. Sebagian besar pembahasan masih berkaitan dengan usulan-usulan yang telah diajukan pada tahun 2025 dan menjadi harapan masyarakat untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

    Menurut Loka, sejumlah usulan yang mengemuka mencakup sektor infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan program pembangunan desa. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan Kabupaten Sukabumi.

    Ia menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD. Komunikasi yang terjalin antara wakil rakyat dan masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada tahap penyampaian saja, tetapi terus kami kawal agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

    Melalui kegiatan reses tersebut, Loka berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD semakin kuat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah Dapil II. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif menyampaikan masukan dan kebutuhan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

    Kegiatan reses ditutup dengan sesi diskusi dan penyampaian berbagai masukan dari peserta yang hadir, sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

  • Wabup Sukabumi Hadiri Wisuda Santri Pospen Assalam Putra, Selain Ilmu Agama Wakil Bupati Minta Perdalam SAIN Dan Teknologi

    Wabup Sukabumi Hadiri Wisuda Santri Pospen Assalam Putra, Selain Ilmu Agama Wakil Bupati Minta Perdalam SAIN Dan Teknologi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas Menghadiri Wisuda Santri Kelas Akhir Tarbiyatul Muallimin Al-islamiyyah (TMI) Pondok Modern Assalam Putra yang berlangsung di Gedung Ponpes Assalam Putra, Bojonggenteng Sabtu 6 Juni 2026.

    Perhelatan wisuda Santri Kelas Akhir TMI mengusung tema” Averouz Generation, Right Ready Resillient” . Tema tersebut menegaskan nilai-nilai kebenaran melalui kreativitas dan teknologi sekaligus menjadi kompas moral dan intelektual.

    Averouz sendiri memiliki makna singkatan: Adaptive, ( Mampu beradaptasi dalam segala perubahan), Visionary (Berpandangan jauh kedepan) , Enduring (teguh), Resillient (Tangguh di setiap situasi) Oriented (Bertujuan jelas), United dan Unity (Bersatu dalam keberagaman) serta Zealous (penuh semangat dan tekad kuat)

    Dalam sambutanya Wabup menyampaikan bahwa Pemkab Sukabumi terus berkomitmen mendukung pengembangan lembaga pendidikan islam dalam ikhtiar mencetak SDM Yang cerdas dan berdaya saing. Hal itu relevan dengan visi mewujudkan kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya dan berkah (Mubarakah).

    ” Wisuda ini bukan akhir belajar, tapi awal dari pengembangan dan aktualisasi hasil belajar, selian itu saya meminta untuk membuka diri mempelajari sain dan teknologi sehinggga pengetahuan yang dikuasai lebih komprehensif serta adaptif terhadap perkembangan zaman” tegasnya.

    Wabup juga mengapresiasi para guru yang telah mendidik sepenuh hati mencetak generasi yang unggul dan berilmu pengetahuan sehingga bermanfaat bagi nusa bangsa dan negara.

    Sebelumnya pengasuh pondok pesantren Asalam putra KH.Drs Badrusyamsi, M.M.Pd juga menegaskan pentingnya bersyukur dalam menjalani proses belajar mengajar, serta berusaha menerapkannya sebagai ilmu yang bermanfaat.

    ” Senantiasa bersyukur, dan jadikan hasil belajar sebagai ilmu yang bermanfaat, saya juga mengajak kepada para wali santri untuk terus bersinergi dalam mewujudkan insan yang berilmu dan berguna bagi masyarakat” .ujarnya

    Diketahui ada 36 santriwan yang mengikuti acara wisuda Santri Kelas Akhir Tarbiyatul Muallimin Al-islamiyyah (TMI) Pondok Modern Assalam Putra.

    Hadir dalam acara tersebut, Dandim 0607, Kepala Dinas Pendidikan Kab sukabumi, Camat Bojonggenteng, unsur kepolisian serta tamu undangan lainnya

  • Pemerintah Kabupaten Sukabumi Gaungkan Semangat” Saatnya Bekerja Untuk Keadilan Iklim”

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi Gaungkan Semangat” Saatnya Bekerja Untuk Keadilan Iklim”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026,
    harus dimaknai lewat aksi nyata, diantaranya pengelolaan sampah secara baik.

    Hal itu disampaikan Kepala DLH, pada puncak kegiatan peringatan Hari lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu 6 Juni 2026.

    “Karena kita menghadapi darurat sampah, saya bermohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk melakukan 3R, yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang)” jelasnya

    Menurut Nunung, hasil pemilahan sampah pada akhirnya akan dioleh melalui teknologi RDF (Refuse Derived Fuel (RDF) . Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari demi menekan produksi sampah baru.

    “Selain itu, mari kita biasakan membawa tempat minum dan wadah makanan sendiri saat bepergian guna meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kita,” tambahnya.

    Diketahui, di Kabupaten Sukabumi peringatan hari lingkungan Hidup Sedunia diawali dengan pelaksanaan korve (kerja bakti) serentak secara masif yang tersebar di berbagai ruas jalan, khususnya di sekitar wilayah Cisaat, Jalur Lingkar Selatan, Kadudampit, dan sekitarnya. Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan

    Usai pelaksanaan aksi di lapangan, seluruh jajaran dinas terkait berkumpul di Ruang Audio Visual Diarpus Cisaat yang ditransformasikan menjadi pusat komando virtual daerah untuk menyimak pengarahan nasional secara langsung dari Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

    Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menekankan urgensi tata kelola lingkungan yang berkeadilan dan perlunya perubahan paradigma.

    “Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah paradigma tata kelola sampah secara menyeluruh,” tegasnya.

    Menteri Lingkungan Hidup juga mengingatkan bahwa aksi di tingkat lokal sangat krusial dalam merespons ancaman lingkungan berskala global.

    “Dunia saat ini menghadapi ‘Triple Planetary Crisis’, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran laut. Oleh karena itu, target penanaman 2 miliar pohon secara nasional harus kita sukseskan bersama sebagai langkah mitigasi yang nyata,”ungkapnya

  • Reses di Nyangkowek, Deni Gunawan Kawal Aspirasi Warga dan Dorong Percepatan Pembangunan Desa

    Reses di Nyangkowek, Deni Gunawan Kawal Aspirasi Warga dan Dorong Percepatan Pembangunan Desa

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Deni Gunawan, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Ke-2 Masa Sidang Tahun 2026 yang digelar di Kantor Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas di wilayah tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Deni Gunawan menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat yang sebelumnya dihimpun melalui kegiatan reses telah mulai menunjukkan perkembangan positif. Beberapa di antaranya adalah rencana pengembangan Kantor Desa Nyangkowek serta penataan Lapang Caringin yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

    Menurut Deni, pengembangan Kantor Desa Nyangkowek lahir dari kebutuhan pemerintah desa untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat yang terus berkembang. Namun dalam proses perencanaannya, terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, salah satunya keberadaan bangunan taman kanak-kanak (TK) yang berada di area yang direncanakan untuk perluasan kantor desa.

    “Ini merupakan hasil dari beberapa reses yang telah kami laksanakan sebelumnya. Alhamdulillah, saya bisa bekerja sama secara sinergis dengan Kepala Desa Nyangkowek yang memiliki banyak inovasi dan perlu terus didorong demi kemajuan desa,” ujar Deni Gunawan.

    Ia menegaskan bahwa keberhasilan memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara DPRD, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam merealisasikan berbagai program pembangunan.

    Selain membahas pengembangan kantor desa, warga juga menyampaikan berbagai usulan terkait peningkatan sarana dan prasarana publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kebutuhan pembangunan lingkungan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari.

    Deni menuturkan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah. Ia berkomitmen untuk terus mengawal usulan-usulan tersebut agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas yang telah ditetapkan.

    “Kegiatan reses bukan hanya sekadar agenda formal, tetapi menjadi sarana untuk memastikan bahwa suara masyarakat dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah. Kami akan terus berupaya mengawal setiap aspirasi yang memang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

    Melalui kegiatan reses tersebut, Deni Gunawan berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Desa Nyangkowek dan wilayah sekitarnya.

    Reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan partisipatif, dengan masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan, harapan, serta usulan pembangunan yang diharapkan dapat segera diwujudkan demi kemajuan Kecamatan Cicurug dan Kabupaten Sukabumi secara keseluruhan.

  • Optimalisasi Layanan Informasi Dan SPAN Lapor, Kepala DKIP” Komitmen Wujudkan Layanan Publik Yang Akuntabel Untuk Masyarakat”

    Optimalisasi Layanan Informasi Dan SPAN Lapor, Kepala DKIP” Komitmen Wujudkan Layanan Publik Yang Akuntabel Untuk Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Sukabumi Yulipri menegaskan, keterbukaan informasi merupakan komitmen Pemda dalam memberikan pelayanan akuntabel untuk masyarakat. Hal itu termasuk upaya Pemda untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif sesuai kebutuhan masyarakat.

    “Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administraitif, namun sebuah komitmen untuk memberikan pelayanan akuntabel kepada masyarakat,” ujarnya saat sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan
    Pengelolaan Pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis, 4 Juni 2026.

    Oleh karena itu, sosialisasi ini sangat penting bagi semua pihak di pemerintahan. Baik itu perangkat daerah, kecamatan, hingga desa. Hal itu agar semua pihak memahami penyusunan data di informasi publik.

    “Dengan sosialisasi yang melibatkan berbagai narasumber ini, semua pihak dapat memahami dan memilih informasi publik yang dapat dipublikasi dan dikecualikan sesuai undang undang yang berlaku,” ucapnya.

    Selain itu, Kadiskominfosan pun mengingatkan pentingnya SP4N LAPOR kepada peserta yang mengikuti sosialisasi. Pasalnya ,SP4N LAPOR merupakan platform resmi pemerintah Indonesia yang dikelola untuk wadah penyampaian semua aspirasi, keluhan, dan permintaan informasi masyarakat terkait seluruh penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat pusat maupun daerah.

    “SP4N LAPOR harus menjadi perhatian bersama. Setiap aduan masyarakat harus direspon cepat. Semua itu sebagai layanan pelayanan publik kepada masyarakat,” tegasnya.

    Hal tersebut pun diamini Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sukabumi Puji Widodo. Menurutnya, aparatur pemerintah bertanggungjawab untuk menyampaikan perkembangan, progres, dan hasil kinerja pemerintah. Terutama era tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan informasi yang cepat, akurat, serta maksimal.

    “Melalui kegiatan ini, mari sama sama meningkatkan kompetensi sebagai aparatur. Selain itu, mari sama sama tingkatkan pelayanan informasi publik kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin. Apalagi dengan kehadiran narasumber yang kompeten di bidangnya.

    “Dengan hadirnya narasumber ini, kita bisa sharing bersama,” pungkasnya.

  • Reses Ke-2 DPRD Kabupaten Sukabumi Jaring Aspirasi Warga di 147 Titik, Perkuat Arah Pembangunan Daera

    Reses Ke-2 DPRD Kabupaten Sukabumi Jaring Aspirasi Warga di 147 Titik, Perkuat Arah Pembangunan Daera

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi melaksanakan Reses Ke-2 Masa Sidang Tahun 2026 pada 3–5 Juni 2026 sebagai bagian dari fungsi representasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para anggota dewan untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil), berdialog dengan masyarakat, serta menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa dan kecamatan.

    Sebanyak 49 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi melaksanakan reses secara serentak di 147 titik kegiatan yang tersebar pada 110 desa di 42 kecamatan. Melalui agenda tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, usulan pembangunan, hingga persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

    Reses merupakan salah satu mekanisme konstitusional DPRD dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa program pembangunan yang direncanakan pemerintah benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

    Berbagai aspirasi yang mengemuka selama pelaksanaan reses mencakup pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, pengembangan pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan pelayanan publik. Seluruh masukan tersebut akan dihimpun dan dibahas lebih lanjut sebagai bahan penyusunan program serta prioritas pembangunan daerah.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa hasil reses memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi salah satu referensi penting dalam pembahasan kebijakan daerah, penyusunan program kerja pemerintah, serta penganggaran yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

    “Reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan DPRD. Melalui kegiatan ini, anggota dewan dapat mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memahami kebutuhan yang menjadi prioritas warga. Aspirasi yang terkumpul akan menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

    Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses juga menjadi upaya mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah. Keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan gagasan dan kebutuhan dinilai penting agar pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah dapat berjalan efektif, merata, dan memberikan manfaat yang nyata.

    Pelaksanaan Reses Ke-2 Tahun 2026 menunjukkan komitmen DPRD Kabupaten Sukabumi untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memastikan setiap aspirasi yang disampaikan memperoleh perhatian dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan komunikasi yang terbangun secara langsung antara wakil rakyat dan masyarakat, diharapkan pembangunan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih responsif, inklusif, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap wilayah.

    Melalui hasil reses yang telah dilaksanakan, DPRD Kabupaten Sukabumi akan menginventarisasi seluruh usulan masyarakat untuk selanjutnya disampaikan dalam forum-forum pembahasan bersama pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

  • Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Ketua LGS DPW Jawa Barat Ajak Putranya Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

    Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Ketua LGS DPW Jawa Barat Ajak Putranya Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,  Ketua Lembaga Garuda Sakti (LGS) DPW Jawa Barat, Pupung Puryanto, bersama jajaran anggota LGS menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapang Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Senin (1/6/2026).

    Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Sukabumi H. Asep Japar bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memperingati momentum bersejarah tersebut.

    Dalam amanatnya, Bupati Sukabumi mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

    “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegas H. Asep Japar.

    Kehadiran LGS DPW Jawa Barat dalam upacara tersebut menjadi wujud komitmen organisasi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, dan semangat persatuan kepada masyarakat. Menariknya, Pupung Puryanto secara konsisten mengajak putranya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar untuk mengikuti upacara kenegaraan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan jiwa nasionalisme sejak usia dini.

    Menurut Pupung, menanamkan kecintaan terhadap bangsa tidak cukup hanya melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan yang mengandung nilai kebangsaan.

    “Anak saya selalu saya ikutsertakan dalam setiap upacara dengan tujuan membangun jiwanya agar tertanam nilai-nilai moral sejak dini, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta membiasakan sikap disiplin dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa pengalaman langsung mengikuti upacara dan kegiatan kebangsaan dapat membentuk karakter anak agar lebih menghargai jasa para pahlawan, memahami makna persatuan, serta memiliki rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.

    Pupung berharap momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    “Generasi muda adalah aset bangsa. Mereka harus dibekali karakter yang kuat, semangat nasionalisme, serta pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai Pancasila agar mampu menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

    Melalui partisipasi aktif dalam Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, LGS DPW Jawa Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat karakter kebangsaan dan menyiapkan generasi muda yang berintegritas, berjiwa nasionalis, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia.

  • Resmikan Gedung MUI, Bupati” Jadikan Pusat Syiar Islam Membangun Masyarakat Sukabumi Mubarakah “

    Resmikan Gedung MUI, Bupati” Jadikan Pusat Syiar Islam Membangun Masyarakat Sukabumi Mubarakah “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Komplek Pusat Pengembangan Dakwah Islam (Pusbangdai) Kecamatan Cikembar, Senin, 1 Juni 2026.

    Peresmian gedung yang representatif tersebut, dihadiri pula berbagai unsur terkait. Termasuk Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, hingga forkopimda dan kepala perangkat daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, MUI berperan strategis sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat. Oleh karena itu, kehadiran fasilitas baru ini, dapat meningkatkan sinergitas ulama dan umaro. Terutama dalam membangun moral, mental, dan spiritual masyarakat Kabupaten Sukabumi.

    “Keberadaan gedung baru ini, bukanlah sekadar simbol kemegahan fisik semata. Namun gedung ini, harus menjadi pusat syiar Islam. Termasuk merumuskan fatwa, serta wadah pemersatu umat di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi sendiri, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kerja MUI. Terutama dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga kerukunan umat, dan membimbing masyarakat menuju tatanan sosial yang agami, harmonis, dan sejahtera.

    “Goal akhirnya ialah terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” ucapnya.

    Di momen itu pula, bupati mengajak semua pihak untuk menjaga dan merawat gedung tersebut. Sehingga, keberadaannya bisa dirasakan umat dalam jangka waktu yang panjang.

    “Mari jaga dan jadikan gedung ini sebagai pusat kajian Islam,” ajaknya

    Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi KH. Fattahilah Nadziri mengatakan, peresmian gedung yang merupakan hasil perjuangan para guru ini memiliki makna mendalam. Apalagi peresmiannya bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila.

    “Setelah perencanaan hingga bertahun-tahun, Alhamdulillah gedung ini hari ini diresmikan. Ada hikmah di dalam peresmian gedung ini yang bertepatan dengan 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila,” ungkapnya.

    Usai meresmikan, bupati beserta rombongan meninjau setiap ruangan yang ada di dalam Gedung MUI tersebut.

  • Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Ajak Kuatkan Kembali Komitmen Kebangsaan

    Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Ajak Kuatkan Kembali Komitmen Kebangsaan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memusatkan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Lapang Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar. Dalam upacara tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bertugas sebagai Inspektur.

    Wakil Bupati H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, hingga kepala perangkat daerah pun, turut hadir dalam upacara yang penuh khidmat tersebut.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Apalagi,Pancasila merupakan bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi.

    “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantong atau teks di buku sejarah,” ujarnya dalam amanatnya, Senin, 1 Juni 2026.

    Selain itu, bupati pun mengajak semua insan untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan. Hal itu dengan menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai -nilai kemanusiaannya.

    “Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, namun juga jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ucapnya.

    Maka dari itu, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan. Selain itu, momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mengamalkan nilai -nilai luhur Pancasila dalam semua aspek kehidupan.

    “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” tegasnya.

    Usai kegiatan tersebut, Bupati beserta Forkopimda langsung mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Tingkat Pusat Secara Virtual dari Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

  • Lari Santai 5 km Program Road To ASN Run 2026 Di Ikuti 100 ASN Pemerintah Kabupaten Sukabumi

    Lari Santai 5 km Program Road To ASN Run 2026 Di Ikuti 100 ASN Pemerintah Kabupaten Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sebanyak 100 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Sukabumi memadati kawasan Palabuhanratu untuk mengikuti kegiatan lari santai atau fun run sejauh 5 kilometer, Sabtu (30/5/2026).

    Kegiatan yang diinisiasi ASN Runners Chapter Kabupaten Sukabumi itu menjadi ajang olahraga sekaligus silaturahmi antarpegawai pemerintahan. Sejak pagi, para peserta terlihat antusias mengikuti pemanasan sebelum menyusuri rute yang dimulai dan berakhir di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu.

    Rute lari membawa peserta melintasi sejumlah titik strategis, di antaranya Perumahan Tamansari, Batusapi, Jajaway, kawasan DPRD Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi, RSUD Palabuhanratu, hingga kembali ke garis finis.

    Ketua ASN Runners Chapter Kabupaten Sukabumi, Yuki Ramdan Priana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Road to ASN Run 2026” yang tengah digencarkan di berbagai daerah sebagai rangkaian menuju agenda nasional ASN Run.

    “Ini merupakan kegiatan Road to ASN Run 2026. Dalam rangka menyambut rangkaian ASN Run 2026 yang terdiri dari virtual run dan juga offline run. Untuk virtual dilakukan secara mandiri menggunakan aplikasi Strava, sedangkan kegiatan offline nanti seluruh ASN akan berkumpul di Jakarta,” kata Yuki.

    Menurut Yuki, kegiatan di Palabuhanratu sengaja digelar untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan partisipasi ASN Kabupaten Sukabumi dalam ajang tersebut. Meski jumlah peserta dibatasi sekitar 100 orang, semangat yang ditunjukkan para pelari dinilai sangat positif.

    “Hari ini kita maksimalkan sekitar 100 peserta. Tidak terlalu banyak karena memang tujuannya untuk promosi kegiatan ASN Run 2026. Seluruh peserta merupakan ASN yang ada di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

    Yuki menilai tren olahraga lari yang terus berkembang menjadi momentum tepat untuk mengajak ASN menerapkan pola hidup sehat. Selain mudah dilakukan, olahraga lari juga dinilai fleksibel karena bisa dilakukan secara mandiri tanpa membutuhkan tim atau pasangan.

    “Lari bisa dilakukan sendiri. Berbeda dengan olahraga lain yang membutuhkan teman atau pasangan bermain. Selain itu, saat ini lari memang menjadi olahraga yang sangat digemari masyarakat,” ucapnya.

    Lebih dari sekadar olahraga, ASN Runners juga membawa misi membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi.

    “Harapannya ASN semakin sehat sehingga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat juga semakin baik ke depan,” katanya.

    Ke depan, ASN Runners Chapter Kabupaten Sukabumi berencana menjadikan kegiatan lari bersama sebagai agenda rutin. Meski tidak digelar setiap pekan, kegiatan serupa ditargetkan dapat berlangsung sedikitnya sekali dalam tiga bulan.

    “Kita tidak setiap minggu. Paling tidak secara triwulanan kita bisa mengadakan kegiatan seperti ini,” pungkas Yuki