Author: admin

  • Pemkab Sukabumi Bentuk POKJA BSAN 2026-2030, Wujudkan Iklim Pendidikan Positif Bebas Kekerasan

    Pemkab Sukabumi Bentuk POKJA BSAN 2026-2030, Wujudkan Iklim Pendidikan Positif Bebas Kekerasan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Dalam upaya menciptakan iklim pendidikan yang positif dan bebas dari kekerasan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) periode 2026-2030. Rapat koordinasi pembentukan Pokja ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bertempat di Pendopo Sukabumi pada Jumat (29-05-2026).

    Langkah proaktif ini merupakan respons daerah terhadap amanat Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026. Aturan terbaru ini membawa angin segar sekaligus perubahan paradigma, di mana tanggung jawab penciptaan sekolah yang kondusif kini dipusatkan pada kolaborasi lintas sektor di bawah komando langsung Pemerintah Daerah, bukan lagi sekadar beban satuan pendidikan masing-masing.

    “Batas waktu pembentukan Pokja ini adalah 9 Juli 2026, namun kita di Kabupaten Sukabumi ingin bergerak lebih awal. Kita ingin memastikan bahwa seluruh sekolah di wilayah kita benar-benar mampu memenuhi kebutuhan spiritual, memberikan perlindungan fisik, serta menjamin kesejahteraan psikologis para peserta didik,” ungkap Sekda dalam arahannya.

    Untuk memastikan program ini berjalan maksimal, Pokja BSAN dirancang dengan formasi yang sangat komprehensif. H. Ade Suryaman akan bertindak langsung sebagai Ketua Pokja, didampingi oleh Kepala Bapperida selaku Wakil Ketua, dan Kepala Dinas Pendidikan sebagai Koordinator. Proses perumusan dan teknis di lapangan juga dikawal ketat oleh Sekretaris Dinas Pendidikan.

    Kepala Dinas Pendidikan Deden Sumpena menjelaskan bahwa keanggotaan Pokja ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Sukabumi.

    “Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Pokja ini tidak hanya diisi oleh insan pendidikan, tetapi turut merangkul peran aktif dari Kepolisian, Kementerian Agama, berbagai instansi pemerintah daerah terkait, tokoh masyarakat, perwakilan orang tua, hingga rekan-rekan media,” jelasnya.

    Melalui sinergi lintas sektor yang solid, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimis dapat melakukan langkah pencegahan dan penanganan secara efektif terhadap segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan, dan intoleransi di lingkungan sekolah.

    Langkah strategis ini sekaligus menjadi pendorong kuat untuk mewujudkan visi besar Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah, yang dimulai dari senyum aman dan nyaman anak-anak di bangku sekolah.

  • Pemkab Sukabumi Terima Tujuh Ekor Sapi Kurban Dari Laznas Bakrie Amanah Kepada Masyarakat

    Pemkab Sukabumi Terima Tujuh Ekor Sapi Kurban Dari Laznas Bakrie Amanah Kepada Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapatkan amanah untuk membagikan sapi kurban dari Keluarga Besar Bakrie melalui Laznas Bakrie Amanah kepada masyarakat. Amanah berupa tujuh ekor sapi tersebut, diterima langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri Warungkiara, Kamis, 28 Mei 2026.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengaku bersyukur atas amanah berupa hewan kurban. Bupati memastikan hewan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    “Terima kasih atas bantuannya. Kita akan bagikan kepada keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.

    Menurutnya Bupati, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Bahkan bupati meyakini, bantuan ini akan membawa kebahagiaan dan manfaat besar bagi saudara yang membutuhkan.

    “Mari kita jadikan momentum ini sebagai perekat ukhuwah Islamiyah dan persaudaraan antar seksama warga Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

    Sementara itu, Perwakilan Keluarga Besar Bakrie Sinta mengatakan, program pembagian sapi kurban ini merupakan bentuk syukur dan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Tujuh ekor sapi yang diberikan di Kabupaten Sukabumi ini berbobot sekitar 6 ton. Namun kehadiran kami bukan membagikan hewan kurban, namun menebarkan kebahagiaan dan menghadirkan senyum bagi seksama,” ungkapnya

    Maka dari itu, Bakrie Grup ini tidak sekadar membagikan sapi saja. Mereka hadir dengan memberikan sarung, mukena, kursi roda, dan santunan lainnya.

    “Kami ada dua unit kursi roda yang turut dibagikan. Termasuk santunan beras dan lainnya bagi masyarakat penerima manfaat,” pungkasnya

  • Idul Adha 1447 H, Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Aktualisasi Nilai Empati, Gotong Royong Dan Kepedulian Sosial

    Idul Adha 1447 H, Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Aktualisasi Nilai Empati, Gotong Royong Dan Kepedulian Sosial

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah. Maka dari itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah hadir di lokasi yang menjadi kebanggaan warga Jampangtengah.

    Berdasarkan pantauan, warga pun berbondong-bondong ikut melaksanakan salat Idul Adha di tempat tersebut. Bahkan memadati daerah Alun-Alun yang memiliki luas sekitar 4000 meter persegi.

    Pelaksaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Jampangtengah ini, diimami oleh H. Saprudin dan Khotib KH. Abdul Wahab

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H.Asep Japar mengatakan, terdapat dua dimensi yang dapat dimaknai dalam Idul Adha. Pertama berkaitan ibadah dan kedua ialah sosial. Sebab, Idul Adha atau yang sering disebut Idul Kurban ini mengajarkan umat muslim untuk berempati dan peduli terhadap seksama.

    “Nilai empati, gotong-royong, selang saling membantu yang terkandung dalam Idul Kurban ini sangat relevan ketika diaktualisasikan dalam bermasyarakat dan bernegara,” ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.

    Semua hal tersebut tidak terlepas dari sejarah Nabi Ibrahim AS. Di mana dalam sejarah tersebut, mengajarkan keikhlasan, kepasrahan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

    “Setiap pengorbanan yang didasari keimanan dan ketakwaan, pasti dapat balasan terbaik oleh Allah SWT,” ucapnya.

    Maka dari itu, Idul Adha ini, menjadi momen evaluasi dan muhasabah diri. Menjadi umat lebih baik, dan peduli kepada lingkungan sekitar.

    “Mari kita jadikan Idul Adha ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya

    Selain itu, bupati pun mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang berkurban. Termasuk masyarakat yang turut menyembelih hewan kurban.

    “Terima kasih kepada semuanya. Semoga pelaksaan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berjalan baik dan tertib,” harapnya.

    Tak hanya itu saja, bupati pun mengajak masyarakat untuk mendoakan masyarakat yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci

    “Mari kita doakan saudara kita yang sedang beribadah haji. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran beribadah, dan kembali ke tanah suci sebagai haji mabrur,” doanya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, Pemkab Sukabumi menyedekahkan hewan kurban untuk masyarakat mencapai 322 ekor. Hal itu meliputi 22 ekor sapi dan 300 domba.

    “Alhamdulillah sedekah hewan kurban tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnya,” bebernya

    Dari sejumlah hewan kurban tersebut, Pemkab Sukabumi pun menyerahkan satu ekor sapi untuk warga Kecamatan Jampangtengah. Hal itu termasuk pemberian sapi kurban dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.

    “Untuk warga Jampangtengah ada pemberian hewan kurban dari Pak Bupati dan Pak Presiden,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, bupati pun menyerahkan hewan kurban

  • Bupati H. Asep Japar Minta Satuan Pendidikan Taat Azas Dalam SPMB, Jamin Prinsip Keterbukaan Dan Non Diskriminasi

    Bupati H. Asep Japar Minta Satuan Pendidikan Taat Azas Dalam SPMB, Jamin Prinsip Keterbukaan Dan Non Diskriminasi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, agar seluruh satuan pendidikan berkomitmen untuk melaksanakan petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku secara konsisten dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Hal itu termasuk mengutamakan prinsip keterbukaan informasi, pelayanan yang ramah, serta pengawasan yang ketat agar masyarakat mendapatkan kepastian dan keadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

    “Mari menjamin prinsip keterbukaan dan non-diskriminasi dalam setiap tahap seleksi dan penerimaan. Termasuk mengutamakan hak peserta didik sesuai dengan jalur domisili, prestasi, mutasi, dan afirmasi yang diatur oleh peraturan yang berlaku,” ujarnya saat penandatanganan komitmen bersama SPMB ramah tahun 2026.

    Selain itu, bupati pun mengingatkan agar menjaga integritas proses melalui pengawasan bersama sehingga tidak terjadi kecurangan, percaloan, atau penyalahgunaan kewenangan. Hal itu termasuk memastikan keberlanjutan layanan administrasi yang ramah, informatif, dan mudah diakses oleh orang tua atau wali siswa.

    “Saya berharap melalui penandatanganan komitmen bersama ini akan terbangun sinergi dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang berkualitas sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi muda Kabupaten Sukabumi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menambahkan, penandatangan komitmen bersama ini sebagai bentuk kesepakatan untuk bekerjasama secara konkret. Hal itu demi tercapainya sistem penerimaan yang laik bagi generasi muda.

    ” Kepada seluruh kepala sekolah dan jajaran pelaksana, dimohon agar petunjuk teknis yang telah disepakati benar-benar dilaksanakan secara konsisten,” ungkapnya.

    Selain itu, pastikan juga sosialisasi kepada masyarakat berjalan luas sehingga orang tua memahami prosedur, jadwal, dan kriteria. Termasuk agar tidak ragu melaporkan kendala ke dinas agar dapat segera ditangani.

    “Kepada orangtua dan calon peserta didik, percayalah bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi bersama forkopimda berkomitmen memastikan proses penerimaan berlangsung adil dan transparan. Kami mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk memanfaatkan saluran informasi resmi dan melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya

  • Gerakan Panen Padi, Bupati Sukabumi Tegaskan Kecamatan Ciemas Salah Satu Penopang Swasembada Pangan Di Sukabumi

    Gerakan Panen Padi, Bupati Sukabumi Tegaskan Kecamatan Ciemas Salah Satu Penopang Swasembada Pangan Di Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kecamatan Ciemas disebut menjadi salah satu sektor utama penopang swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi. Hal itu mengemuka saat Bupati Sukabumi, H Asep Japar bersama unsur Forkopimda melakukan Gerakan Panen Padi di lahan pertanian Kelompok Tani Nanjung Tani, Desa Tamanjaya, Senin (25/5/2026).

    Bupati H Asep Japar mengaku bangga atas capaian Kabupaten Sukabumi yang beberapa waktu lalu meraih penghargaan dari Presiden RI sebagai daerah peringkat kedua sektor pertanian nasional. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari kontribusi kawasan pertanian unggulan seperti Kecamatan Ciemas.

    “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan para kelompok tani. Mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” kata Bupati.

    Beliau menegaskan, Pemkab Sukabumi terus mendorong penguatan sistem pertanian daerah agar petani tidak lagi menjual hasil panen melalui sistem ijon. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih dinilai menjadi solusi untuk menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memperkuat ekonomi petani.

    “Kalau koperasi sudah terbentuk, petani bisa menjual hasil panennya ke koperasi dengan harga yang bagus dan memuaskan. Jangan sampai hasil pertanian kita dibawa keluar daerah,” ujarnya.

    Menurut Bupati, sektor pertanian di Ciemas memiliki potensi besar untuk menopang kebutuhan pangan daerah, termasuk menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap hasil pertanian lokal dapat menjadi pemasok utama kebutuhan beras untuk dapur MBG di Sukabumi.

    “Jangan sampai dapur MBG membeli beras dari luar daerah. Kita ingin hasil tani masyarakat bisa diserap di Sukabumi sendiri,” tegasnya.

    Selain sektor pangan, H Asep juga menyoroti persoalan irigasi yang masih menjadi kendala di sejumlah wilayah pertanian. Ia meminta masyarakat ikut mengawasi kondisi saluran irigasi agar percepatan perbaikan dapat segera dilakukan pemerintah provinsi.

    “Jangan hanya jalan yang dijadikan konten media sosial, irigasi juga boleh. Supaya pemerintah provinsi tahu mana yang harus segera diperbaiki,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin menjelaskan, kawasan Gapoktan Tanjung Tani di Kecamatan Ciemas memiliki luas lahan baku sawah mencapai 492 hektare dengan sekitar 200 hektare di antaranya memasuki masa panen.

    Menurutnya, produktivitas padi di Ciemas mencapai rata-rata 6,2 ton per hektare atau melampaui rata-rata produksi Kabupaten Sukabumi yang berada di angka 5,2 ton per hektare.

    “Ciemas menjadi salah satu kawasan pangan utama dan sektor penting dalam mendukung swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

    Aep mengakui masih terdapat tantangan terkait rendemen gabah yang baru mencapai 48 persen. Namun, Dinas Pertanian terus mendorong penggunaan benih unggul serta modernisasi alat pertanian untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.

    Aep menambahkan, pihaknya kini mengusung program “Sangkuriang” atau swasembada berkelanjutan dan kemandirian pangan sebagai strategi menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim dan alih fungsi lahan.

    “Target kami bagaimana pertanian tetap menjadi leading sector ekonomi di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Forkopimda menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani Desa Tamanjaya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Kecamatan Ciemas.

  • Persib Bandung Juara BRI Super League 2026, Bupati Sukabumi Bersama Bobotoh Sambut Gembira

    Persib Bandung Juara BRI Super League 2026, Bupati Sukabumi Bersama Bobotoh Sambut Gembira

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama bobotoh merayakan keberhasilan Persib Bandung yang kembali juara BRI Super League 2026. Hal itu berlangsung di Lapang Sepakbola Gumbira, Kecamatan Nagrak, Sabtu, 23 Mei 2026. Semua menyaksikan pertandingan tersebut dimana hasil akhirnya imbang 0-0

    Hasil tersebut menjadikan Lapang Sepakbola Gumbira pun langsung bergemuruh. Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah Kabupaten Sukabumi turut bersuka cita atas capaian tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menilai baik hasil pertandingan antara Persib Bandung kontra Persijap Jepara dimana Persib Bandung cukup dengan hasil imbang untuk kembali meraih posisi juara

    “Hasil pertandingan mantap. Kami pun bersyukur Persib kembali Juara di tahun ini,” ujarnya.

    Bupati pun berterima kasih kepada para boboth yang turut nobar di Lapang Sepakbola Gumbira, Nagrak. Apalagi kegiatannya berjalan lancar dan kondusif.

    “Terima kasih kepada para bobotoh Persib,” pungkasnya.

  • 250 Pesilat se Kabupaten Sukabumi Unjuk Kemampuan Di Pestival Pencak Silat Pelajar, Bupati” Majukan Olahraga Dan Lestarikan Budaya”

    250 Pesilat se Kabupaten Sukabumi Unjuk Kemampuan Di Pestival Pencak Silat Pelajar, Bupati” Majukan Olahraga Dan Lestarikan Budaya”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ratusan pelajar se Kabupaten Sukabumi unjuk kemampuan dalam Festival Pencak Silat Pelajar yang digelar di GOR Pemuda Cisaat, Minggu, 24 Mei 2026. Kegiatan yang sekaligus seleksi tim Popwilda Kabupaten Sukabumi ini, dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

    Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 250 atlet yang bertanding dalam event tersebut. Mereka unjuk kabisa dalam kategori tanding dan seni selama dua hari, terhitung 24-25 Mei 2026.

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, kegiatan ini merupakan ikhtiar dalam memajukan olahraga dan melestarikan kebudayaan daerah. Bahkan sebagai upaya menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kebanggan terhadap jati diri bangsa.

    “Pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, namun warisan budaya bangsa yang mengandung nilai luhur. Jadi event ini bukan sekadar menjaring potensi atlet muda, namun upaya pelestarian budaya bangsa juga,” ujarnya.

    Melalui festival ini, bupati memiliki harapan besar terhadap para atlet generasi muda Kabupaten Sukabumi. Sebab, tidak hanya berprestasi namun memiliki semangat persatuan, sportifitas, dan mencintai kebudayaan lokal.

    “Mudah – mudahan seleksi ini bisa menghasilkan bibit atlet yang lebih bagus dan dapat mengharumkan nama Sukabumi,” ucapnya.

    Oleh karena itu, bupati berpesan agar para atlet bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, jadikan pertandingan ini sebagai ajang untuk belajar dan memperkuat mental juara.

    “Menang kalah adalah hal biasa, namun semangat dan sikap sportif adalah yang utama,” bebernya.

    Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi H. Budi Azhar Mutawali mengatakan, festival ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan IPSI kepada seluruh stakeholder pencak silat. Maka dari itu, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk menjaga tradisi dan prestasi.

    “Ini salah satu kegiatan menjaga tradisi dan meraih prestasi. Semoga melalui kegiatan ini, pencak silat di Sukabumi bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

    Oleh karena itu,dirinya mengajak semua pihak untuk bermain dengan sportif. Bahkan kepada para atlet, dirinya berpesan agar menunjukan kemampuan terbaiknya.

    “Ikuti dan jadilah yang terbaik. Keluarkan semua hasil latihan dan perlihatkan kalian bisa berprestasi,” pungkasnya.

    Dalam acara tersebut, dilaksanan juga pelantikan 27 Ketua IPSI Kecamatan untuk masa bakti 2026-2030 oleh Ketua IPSI Kabupaten Sukabumi.

  • Visitasi Pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Putra, Kemenkes Apresiasi Dukungan Bupati Sukabumi

    Visitasi Pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Putra, Kemenkes Apresiasi Dukungan Bupati Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Direktur Penyediaan SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Anna Kurniati mengapresiasi kesungguhan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayahnya. Hal itu terlihat dari dukungan penuh Bupati Sukabumi terhadap pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Nusa Putra.

    “Perhatian bupati ini luar biasa. Bupati all out dalam mendukung kehadiran fakultas kedokteran di Sukabumi,” ujarnya saat visitasi Kemenkes RI dalam rangka usulan pembukaan fakultas kedokteran di Universitas Nusa Putra, Sabtu, 23 Mei 2026.

    Bahkan dirinya melihat, dukungan terhadap Universitas Nusa Putra ini akan berdampak baik baik Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

    “Pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi nantinya bisa semakin baik dengan ketersediaan dokter yang dari putri/putri daerah,” ucapnya.

    Hal senada pun disampaikan Rektor Universitas Nusa Putra H. Kurniawan. Menurutnya Bupati Sukabumi selalu mendukung kampus yang dipimpinnya. Bahkan keberaniannya membuka fakultas kedokteran dikerenakan dorongan Bupati Sukabumi.

    “Berkat dorongan pak bupati, kami memberanikan diri membuka fakultas kedokteran. Apalagi di Sukabumi belum ada,” ungkapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, pengembangan fakultas kedokteran di Universitas Nusa Putra merupakan langkah strategis yang visioner. Bahkan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    “Pembangunan bidang kesehatan tidak hanya bertumpu pada penyediaan fasilitas pelayanan medis saja, melainkan ditentukan juga kualitas dan kuantitas SDM tenaga kesehatan. Makanya saya sangat mendukung semua ini,” pungkasnya.

  • Gebyar Olahraga, Seni Dan Budaya Jelang Nobar PERSIB Lawan PERSIJAP, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Juga Hadirkan Layanan Masyarakat

    Gebyar Olahraga, Seni Dan Budaya Jelang Nobar PERSIB Lawan PERSIJAP, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Juga Hadirkan Layanan Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar senam bersama warga di Lapang Sepakbola Gumbira Kecamatan Nagrak, Sabtu, 23 Mei 2026. Hal itu sebagai penanda dimulainya kegiatan olahraga,seni budaya, dan nobar Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

    Kegiatan yang meriah ini, sebagai bentuk dukungan terhadap Persib Bandung agar menjadi juara.

    Berdasarkan pantauan, bupati yang didampingi Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah ini, turut melepas warga yang melaksanakan jalan santai. Tak hanya itu saja, bupati pun menyiapkan sejumlah stand yang turut memeriahkan acara tersebut. Hal itu diisi pelayan kesehatan gratis, adminduk, pangan murah, hingga UMKM lokal Kecamatan Nagrak.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh warga untuk mendoakan Persib Bandung menjadi juara. Apalagi Persib Bandung Versus Persijap Jepara, merupakan pertandingan terakhir dan penentuan juara BRI Super League 2026.

    “Mari nanti sore kita nobar dan doakan agar Persib Bandung Juara,” ajaknya.

    Namun sebelum itu, Bupati pun mengajak warga untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang ada dalam memeriahkan Nobar Persib.

    “Kegiatan pagi ini merupakan rangkaian dari nobar Persib. Mari kita meriahkan dan nikmati berbagai layanan yang tersedia di Lapang Gumbira ini,” ungkapnya.

    Namun bupati berpesan agar warga tetap menjaga kebersihan. Hal itu dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Mari kita bergembira, namun tetap menjaga lingkungan agar tetap bersih,” pungkasnya.

  • Hadiri Pentas Seni Budaya Dan Layanan Masyarakat, Wabup” Menghibur Dan Memberi Manfaat Langsung Bagi Warga”

    Hadiri Pentas Seni Budaya Dan Layanan Masyarakat, Wabup” Menghibur Dan Memberi Manfaat Langsung Bagi Warga”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri pembukaan kegiatan seni budaya lokal yang dirangkaikan dengan pembagian doorprize dan santunan anak yatim piatu di Lapang Sepakbola Gumbira, Kecamatan Nagrak, Sabtu (23/5/2026).

    Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan masyarakat. Selain menampilkan hiburan seni budaya lokal, acara juga diisi dengan sejumlah pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat.

    Wakil Bupati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, berbagai layanan yang disediakan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga.

    “Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan seni budaya, tetapi juga pelayanan sosial dan kesehatan yang bermanfaat,” ujarnya.

    Wakil Bupati mengimbau masyarakat, khususnya pekerja mandiri, agar memanfaatkan program BPJS Ketenagakerjaan non-upah karena dinilai memiliki banyak manfaat perlindungan sosial.

    Berbagai program pelayanan publik turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya gerakan pangan murah, layanan kesehatan gratis dan donor darah, serta pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

    Selain itu, tersedia pula layanan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja non-upah atau pekerja mandiri. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk melakukan pendaftaran secara langsung di lokasi kegiatan.

    Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu serta santunan kematian bagi peserta bukan penerima upah dari BPJS Ketenagakerjaan.