Author: admin

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Pimpin Rapat Dinas 2026, Hal Penting Dan Strategis Yang Dibahas

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Pimpin Rapat Dinas 2026, Hal Penting Dan Strategis Yang Dibahas

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar memimpin Rapat Dinas Bulan Juni 2026 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).

    Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah H Ade Suryaman tersebut dihadiri Wakil Bupati H Andreas, para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, hingga camat se-Kabupaten Sukabumi.

    Rapat diawali penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Institut Citra Buana Indonesia terkait penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dengan Fakultas Pertanian IPB mengenai implementasi riset dan inovasi guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

    Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sukabumi menyerahkan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan capaian kinerja dari BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Disdukcapil.

    Bupati H Asep Japar mengungkapkan rasa syukur atas kembali diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan harus terus dipertahankan melalui semangat kolaborasi seluruh perangkat daerah.

    Bupati juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk mendukung penuh berbagai program prioritas nasional, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menilai keberhasilan program-program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah hingga ke tingkat desa.

    Selain itu, H Asep Japar menyoroti masih rendahnya pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah mampu menggali dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki guna meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan.

    “PAD jangan jalan di tempat. Setiap OPD harus mampu melihat dan mengembangkan potensi yang ada agar pendapatan daerah terus meningkat,” tegasnya.

    Tak hanya soal pendapatan daerah, Bupati juga menekankan pentingnya percepatan layanan administrasi kependudukan. Ia meminta para camat melakukan jemput bola terhadap masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik. Menurutnya, dokumen kependudukan menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai layanan publik, termasuk kepesertaan BPJS.

    Sementara itu, Wakil Bupati H Andreas menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tengah berlangsung. Ia berharap proses penerimaan siswa baru di Kabupaten Sukabumi berjalan aman, tertib, dan transparan.

    Wabup menambahkan seluruh pemangku kepentingan agar dapat meningkatkan capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), terutama di wilayah yang realisasinya masih rendah.

    “Optimalisasi pendapatan PBB membutuhkan kolaborasi menyeluruh mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Badan Pendapatan Daerah,” pungkasnya.

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Lepas Pawai Obor 1 Muharram, Simbol Semangat Hijriah Dan Pererat Kebersamaan Masyarakat

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Lepas Pawai Obor 1 Muharram, Simbol Semangat Hijriah Dan Pererat Kebersamaan Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Cahaya ribuan obor menerangi jalanan Palabuhanratu saat Bupati Sukabumi H Asep Japar melepas pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026).

    Tradisi tahunan itu menjadi simbol semangat hijrah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

    Sebelum peserta diberangkatkan, H Asep Japar mengingatkan seluruh warga agar mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban selama mengikuti pawai. Menurutnya, kemeriahan peringatan Tahun Baru Islam harus berjalan seiring dengan rasa tanggung jawab dan disiplin.

    “Jaga keselamatan masing-masing. Mari kita jaga ketertiban dan semoga seluruh peserta selamat dalam perjalanan pawai ini,” kata Asep di hadapan ribuan peserta.

    Bupati berharap agar peringatan 1 Muharram di Kabupaten Sukabumi terus berkembang setiap tahun dengan menghadirkan inovasi dan partisipasi masyarakat yang semakin luas.

    Pelepasan pawai obor menjadi penutup rangkaian doa bersama yang sebelumnya digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Masjid Agung Palabuhanratu. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati H Andreas, Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta tokoh agama dan masyarakat.

    Kegiatan diawali dengan Khatam Kubro, istigasah, dan tausiyah sebagai bentuk refleksi menyambut pergantian tahun Hijriah.

    Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H Andreas mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah sebagai inspirasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah.

    Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Sukabumi tahun ini mengusung tema “Mari Berhijrah Menuju Kehidupan yang Mubarokah”, dengan harapan semangat hijrah dapat mendorong transformasi spiritual dan sosial menuju masyarakat yang maju unggul berbudaya dan berkah (Mubarakah).

  • Wabup H. Andreas Hadiri Gebyar Muharram 1448 H Kecamatan Cidahu

    Wabup H. Andreas Hadiri Gebyar Muharram 1448 H Kecamatan Cidahu

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri Gebyar Muharram 1448 Hijriah Tingkat Kecamatan Cidahu. Acara berlangsung di Komplek Sekretriat MUI Kecamatan Cidahu, Selasa 16 Juni 2026.

    Gebyar Muharram yang dimeriahkan dengan partisipasi aktif masyarakat ini merupakan refleksi dari semangat masyarakat dalam ukhuwah islamiyah dan syiar khususnya di wilayah kecamatan cidahu

    Dalam kesempatan itu wabup menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya acara tersebut dengan baik lancar dan meriah. Menurutnya sinergitas dan kontribusi semua merupakan kunci kekuatan sosial keagamaan yang harus terus dijaga.

    ” Ini merupakan momentum refleksi spiritual yang sangat penting bagi kita semua” ungkapnya.

    Masih dikatakan Wabup, melalui Kegiatan sosial keagamaan seperti pawai taaruf, santunan anak yatim, serta lainnya merupakan upaya untuk menguatkan kontribusi semua dalam membangun kehidupan yang lebih baik

    ” Mari kita wujudkan masyarakat yang religius dan harmonis, sejalan dengan visi pembangunan sukabumi yang mubarakah” tambahnya.

    Wabup mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai nilai kebersamaan, kondusivitas serta menyukseskan pembangunan daerah.

    ” Jadikan semangat hijrah sebagai energi mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat” pungkasnya

  • Memperingati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Sukabumi”Pendonor Adalah Pahlawan Kemanusiaan”

    Memperingati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Sukabumi”Pendonor Adalah Pahlawan Kemanusiaan”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni, PMI Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk menjadi pahlawan kemanusiaan melalui aksi donor darah secara sukarela dan rutin. Dalam kesempatan itu Aksi donor darah dilaksanakan di Sekretariat Kwaran cidahu dan Perumahan Mekarsari.

    Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki dampak besar bagi keselamatan jiwa manusia. Menurutnya, setiap kantong darah yang terkumpul dapat membantu pasien yang sedang menjalani perawatan, operasi, hingga korban kecelakaan.

    “Setiap pendonor darah adalah pahlawan kemanusiaan. Mungkin kita tidak mengenal siapa yang menerima darah yang kita donorkan, tetapi setetes darah yang diberikan bisa menjadi harapan dan kesempatan hidup bagi orang lain,” ujar dr. Hondo Suwito.

    Ia menjelaskan, kebutuhan darah di Kabupaten Sukabumi terus ada setiap hari. Karena itu, PMI terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga ketersediaan stok darah melalui donor secara rutin.

    Momentum Hari Donor Darah Sedunia tahun ini mengangkat tema “Setetes Darah untuk Kemanusiaan, Berikan Darah, Selamatkan Kehidupan”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa aksi donor darah merupakan bentuk solidaritas nyata yang dapat dilakukan oleh siapa saja yang memenuhi syarat kesehatan.

    “Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan ini. Donor darah bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor,” katanya.

    Menurut dr. Hondo, meningkatnya jumlah pendonor sukarela akan memperkuat ketahanan pelayanan kesehatan, terutama dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit.

    “Kami berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk mendonorkan darahnya secara rutin. Mari jadikan donor darah sebagai budaya kemanusiaan yang tumbuh kuat di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

    PMI Kabupaten Sukabumi membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darah melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI maupun layanan mobil unit yang beroperasi di berbagai wilayah. Melalui semangat Hari Donor Darah Sedunia, PMI berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat terus meningkat demi membantu sesama yang membutuhkan.

  • Arsip Dan Perpustakaan, Bupati” Bukti Perjalanan Bangsa Dan Distribusi Pengetahuan Untuk Kemajuan Merupakan Komitmen Bersama”

    Arsip Dan Perpustakaan, Bupati” Bukti Perjalanan Bangsa Dan Distribusi Pengetahuan Untuk Kemajuan Merupakan Komitmen Bersama”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mendatangani komitmen bersama Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di momen peringatan Hari Kearsipan Nasional ke 55 dan Hari Perpustakaan Nasional ke 46 di Aula PKK Sukabumi, Senin, 15 Juni 2026. Hal itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya arsip.

    “Ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya arsip dan perpustakaan,” ujarnya.

    Menurutnya, arsip menjaga memori dan bukti perjalanan bangsa. Sementara perpustakaan menyebarluaskan pengetahuan untuk kemajuan masyarakat.

    “Keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat dan merupakan pilar penting dalam kehidupan bernegara maupun bermasyarakat,” ucapnya.

    Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama berkomitmen melaksanakan budaya sadar tertib arsip. Termasuk budaya gemar membaca.

    “Keduanya merupakan modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.

    Sementara itu,Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi H. Dadang Rustandi menambahkan, kegiatan ini pun sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan komitmen terhadap pentingnya arsip serta perpustakaan. Selain itu, sebagai upaya mendorong terciptanya budaya tertib arsip serta menumbuhkan budaya literasi.

    “Mari kita wujudkan budaya tertib arsip dan literasi di Kabupaten Sukabumi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

  • BAPENDA Sukabumi Raih 2 Gelar Juara 1 Sekaligus Di Ajang AAI Award 2026

    BAPENDA Sukabumi Raih 2 Gelar Juara 1 Sekaligus Di Ajang AAI Award 2026

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan penghargaan pada perangkat Daerah Dinas dan lembaga sebagai pengelola arsip terbaik.

    Penghargaan tersebut diberikan dalam Asosiasi Arsip Indonesia (AAI) Award dalam acara peringatan hari ke arsipan Nasional ke -55 dan Perpustakaan nasional

    Penghargaan tersebut di berikan Bupati Sukabumi H.Asep Japar di Pendopo Sukabumi Jln Achmad Yani Kota Sukabumi, Senin 15 Juni 2026

    “Arsip menjaga memori, dan kunci perjalanan bangsa,Perpustakaan dan kearsipan ini sangat penting, bukan hanya dokumen yang disimpan, namun bukti hukum dan bukti akuntabilitas kinerja serta sumber informasi utama untuk pengambilan keputusan dan evaluasi di masa depan” ucap Bupati sukabumi.

    Asep jafar menambahkan arsip itu harus tetap di jaga dengan baik karena akan menjadi bukti sejarah dan menjaga identitas sejarah serta ke arifan lokal.

    Di tempat yang sama, Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menyampaikan rasa syukur atar penghargaan yang diberikan.

    Bapenda menyabet 2 gelar juara sekaligus, yaitu juara 1 (satu) arsiparis terbaik dengan kategori rekord center terbaik tingkat Sekretariat /dinas / badan dan juara 1(satu) kategori Arsiparis Berkinerja baik

    ” Alhamdulilah kami mendapat dua gelar juara sekaligus, yaitu juara 1 dari dua kategori di ajang AAI award ini” ucapnya.

    Menurut bima sapaan akrab kepala bapenda,
    ini merupakan vitamin bagi instansi yang ia pimpin untuk terus memberikan pelayanan terbaik terutama pengelolaan arsip,

    ” dan kami memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang sudah bekerja keras dalam pengelola arsip, khususnya ibu levi yang di nobatkan mrnjadi juara 1 arsiparis terbaik tingkat kabupaten Sukabumi” jelasnya.

    Bima berharap kedepan akan semakin baik dan semakin maksimal lagi untuk pengelolaan arsip sehingga akan mudah melakukan penelusuran terutama berkaitan dengan pajak dan status tanah.

    ” di bapenda kebanyakan arsip aktif yang berkaitan pajak dengan status kepemilikan lahan, sehingga harus betul betul di susun dengan baik dan tidak boleh hilang karena riwayatnya harus jelas” pungkasnya

  • Sekda H.Ade Suryaman Hadiri MTA, Pembinaan Mental Spiritual Perkuat Semangat Pelayanan Publik

    Sekda H.Ade Suryaman Hadiri MTA, Pembinaan Mental Spiritual Perkuat Semangat Pelayanan Publik

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menghadiri kegiatan Majelis Taklim Aparatur (MTA) yang digelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Palabuhanratu, Senin (15/6/2026).

    Kegiatan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    Pengajian yang berlangsung khidmat itu diikuti oleh para pegawai dari lingkup Setda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Selain menjadi wadah pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar aparatur.

    Tausiyah disampaikan oleh KH. Ujang Hamdun yang mengulas tentang tugas pokok manusia sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki keimanan yang kuat.

    Pengajian rutin tersebut juga diisi dengan pembacaan Ratib Al Athas yang diikuti seluruh peserta. Suasana khidmat mewarnai jalannya pengajian hingga selesai.

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng,” Laut Lestari Nelayan Berseri”

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Syukuran Nelayan Ujunggenteng,” Laut Lestari Nelayan Berseri”

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar menghadiri puncak peringatan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026).

    Mengusung tema “Laut Lestari Nelayan Berseri”, perayaan tahunan ini menjadi ruang pertemuan antara nilai budaya, rasa syukur atas hasil laut, dan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

    Berbagai pertunjukan seperti tarian tradisional, pencak silat, hingga kegiatan sosial dan ekonomi turut memeriahkan acara yang telah bertahan selama enam dekade itu.

    Bupati H Asep Japar menyebut syukuran nelayan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui laut.

    “Menjaga budaya pesisir harus berjalan beriringan dengan upaya melestarikan lingkungan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” ucapnya.

    Bupati menilai tradisi yang terus dipertahankan masyarakat Ujunggenteng memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata dia, berkomitmen mendukung keberlanjutan sektor kelautan melalui pembangunan infrastruktur, bantuan bagi nelayan, perlindungan sosial, serta pengembangan pariwisata bahari yang terintegrasi.

    Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, mengatakan tema tahun ini mencerminkan tekad masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian lingkungan.

    “tradisi syukuran bukan hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mempererat solidaritas sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir,” ujarnya.

    Selain prosesi adat seperti larung saji dan pagelaran wayang golek, rangkaian kegiatan turut diisi dengan pameran UMKM, turnamen bola voli, trek pantai, sunatan massal, santunan bagi anak yatim dan lansia, tabligh akbar, serta berbagai perlombaan.

    Dalam kesempatan tersebut Bupati beserta Forkopimda menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dampingi Bupati Sukabumi H.Asep Japar Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dampingi Bupati Sukabumi H.Asep Japar Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri puncak peringatan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026).

    Mengusung tema “Laut Lestari, Nelayan Berseri”, perayaan tahunan yang telah menjadi tradisi masyarakat pesisir selama enam dekade tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri hasil laut sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan demi kesejahteraan masyarakat.

    Kegiatan berlangsung meriah dengan beragam pertunjukan budaya dan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Mulai dari tarian tradisional, pencak silat, pameran UMKM, hingga berbagai perlombaan yang menambah semarak perayaan.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Syukuran Nelayan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan simbol penghormatan terhadap warisan budaya leluhur dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui laut.

    “Menjaga budaya pesisir harus berjalan beriringan dengan upaya melestarikan lingkungan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” ujarnya.

    Menurut Bupati, tradisi Syukuran Nelayan yang terus dipertahankan oleh masyarakat Ujunggenteng memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan infrastruktur, pemberian bantuan kepada nelayan, perlindungan sosial, serta pengembangan pariwisata bahari yang terintegrasi.

    Sementara itu, Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, mengatakan bahwa tema yang diusung tahun ini mencerminkan tekad masyarakat pesisir untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian lingkungan.

    “Tradisi syukuran bukan hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mempererat solidaritas sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir,” ungkapnya.

    Rangkaian kegiatan Syukuran Nelayan ke-60 diisi dengan berbagai agenda budaya dan sosial, di antaranya prosesi adat larung saji, pagelaran wayang golek, tabligh akbar, turnamen bola voli, trek pantai, sunatan massal, santunan bagi anak yatim dan lansia, serta beragam perlombaan yang melibatkan masyarakat setempat.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja sektor perikanan.

    Peringatan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta mendorong kemajuan sektor kelautan dan pariwisata Kabupaten Sukabumi yang berkelanjutan.