Ai Sri Mulyati Soroti Mangkraknya Pembangunan Masjid Al Afghani di Nyalindung, Minta Pemkab Transparan dan Tuntaskan Proyek

News, Sukabumi2153 Views

aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Ai Sri Mulyati, menyoroti belum rampungnya pembangunan Masjid Al Afghani yang berlokasi di Kampung Cisayar RT 007/RW 008, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah mengingat proyek pembangunan rumah ibadah itu telah berjalan sejak tahun 2020.

Masjid yang berada di jalur strategis Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Padahal, peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi saat itu, Marwan Hamami, pada Agustus 2020 lalu.

Ai Sri Mulyati menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan kelanjutan pembangunan masjid yang dinilai terlalu lama penyelesaiannya. Menurutnya, keberadaan masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga menjadi simbol pelayanan dan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ini tentu menjadi perhatian bersama. Masyarakat berharap pembangunan Masjid Al Afghani dapat segera diselesaikan agar bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan ibadah maupun sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Berdasarkan data yang tercantum pada sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sukabumi, pembangunan tersebut sebelumnya masuk dalam paket proyek Pembangunan Masjid Cisayar (Lanjutan) di bawah satuan kerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi dengan pagu anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2022.

Ai Sri Mulyati meminta adanya keterbukaan informasi terkait progres pembangunan, termasuk evaluasi terhadap pelaksanaan proyek yang hingga kini belum selesai. Ia menilai transparansi penting agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang utuh mengenai kondisi pembangunan masjid tersebut.

Selain itu, dirinya juga mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret agar pembangunan dapat dituntaskan. Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran daerah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berlarut-larut tanpa kepastian penyelesaian.

“Harapan masyarakat sederhana, masjid ini bisa segera selesai dan digunakan sebagaimana mestinya. Pemerintah tentu perlu hadir memberikan kepastian,” tambahnya.

Keberadaan Masjid Al Afghani sendiri dinilai cukup strategis karena berada di kawasan lintasan utama Sukabumi selatan. Warga berharap bangunan tersebut nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ikon wilayah Kecamatan Nyalindung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *