Author: admin

  • Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan garmen, PT Panen Mas Agung, yang berlokasi di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Rabu (21/1/2026). Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas sejumlah isu yang berkembang di kalangan karyawan.

    Adapun isu yang mencuat meliputi dugaan adanya akuisisi atau peralihan usaha, kejelasan pesangon, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, hingga keluhan terkait jam kerja karyawan.

    Isu tersebut muncul seiring dengan adanya perubahan jenis produksi di perusahaan, yang sebelumnya memproduksi pakaian dalam (underwear) dan kini beralih ke produksi topi. Perubahan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan terkait status perusahaan dan pemenuhan hak-hak normatif tenaga kerja.

    Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menjelaskan bahwa hasil pengecekan langsung di lapangan memastikan perusahaan tersebut masih beroperasi dalam satu entitas yang sama.

    “Pada intinya kami bersilaturahmi sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPRD. Dari hasil pemeriksaan, PT Panen Mas Agung ini masih satu entitas yang sama. Tidak ada akuisisi, tidak ada merger. Yang berubah hanya jenis produksinya, dari underwear sekarang menjadi topi,” ujar Ferry.

    Ferry menegaskan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus memantau dan mengawal pemenuhan hak-hak normatif karyawan agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

    Melalui sidak ini, DPRD berharap tidak ada kesalahpahaman di internal perusahaan dan hubungan industrial antara manajemen dan karyawan dapat berjalan dengan kondusif, transparan, serta saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri acara silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dirangkaikan dengan pisah sambut Kapolres Kota Sukabumi, dari pejabat lama AKBP Rita Suwadi kepada pejabat baru AKBP Ardian Satrio Utomo.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, pimpinan TNI–Polri, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian AKBP Rita Suwadi selama menjabat sebagai Kapolres Kota Sukabumi. Ia menilai sinergi yang telah terbangun antara Polri dan unsur pemerintah daerah berjalan dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Terima kasih atas pengabdian AKBP Rita Suwadi yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Sukabumi. Sinergi yang terjalin selama ini patut diapresiasi,” ujarnya.

    Kepada Kapolres yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, Ketua DPRD menyampaikan ucapan selamat bertugas serta harapan agar kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

    “Kami berharap Kapolres yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kerja sama lintas sektor demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

    Acara silaturahmi dan pisah sambut ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus memperkokoh sinergi dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan komunikasi antar unsur Forkopimda semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan dinamika sosial serta menjaga kondusivitas wilayah Sukabumi secara berkelanjutan.

  • Sekda H.Ade Suryaman Menerima Kunker DANREM 061/ Suryakencana,” Semoga Menguatkan Mitigasi Bencana Dan Stabilitas Wilayah”

    Sekda H.Ade Suryaman Menerima Kunker DANREM 061/ Suryakencana,” Semoga Menguatkan Mitigasi Bencana Dan Stabilitas Wilayah”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta unsur Forkopimda menerima kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio ke wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/1/2026).

    Penyambutan berlangsung khidmat di depan Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi. Kunjungan tersebut menjadi agenda terakhir Danrem 061/Suryakancana dalam rangkaian kunjungan ke jajaran Kodim di wilayah teritorialnya.

    Brigjen TNI Thomas Rajunio mengatakan, kunjungan kerja ini dilakukan untuk mempererat silaturahmi dengan prajurit TNI beserta keluarga, khususnya anggota Persit.

    Selain itu, ia juga ingin melihat langsung kondisi satuan, fasilitas, serta tantangan tugas yang dihadapi Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

    “Sukabumi memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, baik dari sektor pertanian maupun perikanan. Kondisi geografis ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh jajaran,” terangnya.

    Danrem menegaskan, keunggulan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh pemahaman terhadap karakter alam dan potensi risikonya. Kabupaten Sukabumi, menurutnya, termasuk wilayah yang rawan bencana.

    “Dari lima Kodim di jajaran Korem 061, Kodim 0622 merupakan salah satu wilayah dengan potensi kerawanan bencana, mulai dari longsor, banjir, hingga ancaman tsunami,” ujarnya.

    Meski demikian, Danrem meminta seluruh prajurit tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat. Ia menekankan bahwa tantangan yang berat seharusnya menjadi motivasi untuk meningkatkan pengabdian kepada negara dan masyarakat.

    “Tidak perlu takut. Semakin berat tempat tugas, maka semakin besar nilai pengabdiannya,” pungkasnya

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danrem 061/Suryakencana ke Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kehadiran pimpinan TNI di daerah sangat penting dalam memperkuat sinergi, khususnya dalam menghadapi persoalan kewilayahan dan kebencanaan.

    “Kami berharap kehadiran Danrem dapat memberikan dukungan dan penguatan bagi Kabupaten Sukabumi, terutama dalam upaya mitigasi bencana dan menjaga stabilitas wilayah,” ungkapnya.

    Sekda menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi kunci dalam menghadapi tantangan geografis serta dinamika sosial yang ada di Kabupaten Sukabumi.

  • Rapat Dinas, Bupati Sukabumi H. Asep Jafar Tekankan Koordinasi Perangkat Daerah Dalam Penanganan Bencana

    Rapat Dinas, Bupati Sukabumi H. Asep Jafar Tekankan Koordinasi Perangkat Daerah Dalam Penanganan Bencana

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar memimpin Rapat Dinas Bulan Januari 2026 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (19/1/2025). Rapat perdana awal tahun ini difokuskan pada penguatan koordinasi antarperangkat daerah.

    Rapat dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman dan dihadiri kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta para camat se-Kabupaten Sukabumi.

    Dalam rapat tersebut, Pemkab Sukabumi menandatangani kesepakatan bersama dengan Universitas Mitra Bangsa terkait penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama juga dilakukan dengan Perum Perhutani KPH Sukabumi dalam upaya penanggulangan bencana.

    Sejumlah penghargaan turut diserahkan. Penghargaan kepatuhan kinerja tahun 2025 tingkat perangkat daerah diberikan kepada BPKAD, DPPKB, dan Inspektorat. Sementara di tingkat kecamatan, penghargaan diterima Kecamatan Palabuhanratu, Parakansalak, dan Sagaranten.

    Pemkab Sukabumi juga menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI kepada BUM Desa Bersama Nagrak yang meraih juara II Lomba BUM Desa Bersama Inspiratif 2025 dalam ajang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia. Selain itu, Pemkab menerima piagam Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI atas kontribusi dalam swasembada pangan berkelanjutan, dengan capaian peringkat kedua peningkatan produksi beras nasional 2025.

    Agenda rapat dilanjutkan dengan paparan dari sejumlah instansi, di antaranya LPP RRI, Universitas Nusaputra, Inspektorat, Bapperida, dan BPBD.

    Dalam arahannya, Bupati H Asep Japar menegaskan penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta camat turun ke lapangan saat bencana terjadi, sebelum instansi teknis hadir, serta aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat.

    Di tengah kondisi anggaran yang menurun, Bupati meminta seluruh jajaran tetap menjaga semangat dan memaksimalkan pelayanan publik. Menurutnya, tiga program prioritas Pemkab Sukabumi tahun 2026, yakni infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, harus terus direalisasikan.

    “Kita harus lebih semangat, terutama dalam penanganan bencana, dengan koordinasi yang solid antarperangkat daerah,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan koordinasi lintas sektor.

    “Saya meminta informasi pemerintah tersampaikan secara transparan dari tingkat bawah hingga atas,” pintanya.

    Wabup menegaskan, persoalan krusial harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

    Wabup menambahkan, pelayanan publik di sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan harus ditangani secara serius, termasuk respons cepat dan jelas dalam penanganan bencana.

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Milad Ke 8 Masjid Baiturrahman, “Kemakmuran Masjid Penting Dalam Membangun Masyarakat”

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Hadiri Milad Ke 8 Masjid Baiturrahman, “Kemakmuran Masjid Penting Dalam Membangun Masyarakat”

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar menghadiri peringatan Milad ke-8 Masjid Baiturrahman yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Baiturrahman di Kampung Cibogo, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Minggu (18/1/2026).

    Bupati H Asep Japar menegaskan, bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, sosial, dan kemasyarakatan.

    “Keberadaan dan kemakmuran masjid menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

    Bupati berharap Masjid Baiturrahman terus berperan sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan keagamaan, serta pembinaan umat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah masyarakat.

    Lebih lanjut Bupati mengapresiasi dimulainya pembangunan Pustu Baiturrahman sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

    Kendati begitu, Pembangunan pustu ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang sehat dan sejahtera.

    “Kami mengapresiasi peran panitia, pengurus masjid, dan masyarakat yang telah bergotong royong dalam pembangunan Pustu Baiturrahman. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia Milad Masjid Baiturrahman, Rudi Suharya, mengatakan rangkaian kegiatan milad diisi dengan santunan anak yatim dan lansia, pengobatan gratis bagi sekitar 500 warga, pemberdayaan UMKM, pelayanan perizinan UMKM gratis, hingga peletakan batu pertama Pustu Baiturrahman.

    “Setelah pembangunan selesai, pustu akan diserahkan kepada pemerintah untuk mendukung program Bupati, yakni satu desa satu dokter,” kata Rudi.

    Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Gegerbitung, yakni Dapur MBG Mubarokah dan SPPG Karang Jaya, atas kontribusi dalam kemitraan dengan UMKM lokal.

    Selain itu, diserahkan santunan secara simbolis kepada 20 anak yatim dan lansia, serta penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal kepada pelaku UMKM.

  • Aliansi Sukabumi Bersatu Hadiri Milad Ke 5 SEBARA 83 Di Cicurug

    Aliansi Sukabumi Bersatu Hadiri Milad Ke 5 SEBARA 83 Di Cicurug

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, SUKABUMI – Aliansi Sukabumi Bersatu (ASB) menghadiri undangan peringatan Milad ke-5 SEBARA (Serdadu Barisan Bersaudara) 83 yang digelar di Sindangsari, Desa Kompa, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/01/2026).

    SEBARA merupakan salah satu organisasi yang tergabung dalam Aliansi Sukabumi Bersatu. Kehadiran ASB dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan soliditas antarorganisasi yang berada di bawah naungan aliansi.

    Acara Milad ke-5 SEBARA 83 dihadiri langsung oleh Koordinator Aliansi Sukabumi Bersatu, Jaya Wirata (Ketua Umum BEEDIL), Wakil Koordinator Pupung Puryanto (KETUA LGS DPW JABAR), Sekjen aliansi Fransiska Prayudi (Sekretaris LGS DPW JABAR) beserta jajarannya serta Pembina ASB Iwan Setiawan. Kehadiran jajaran pengurus aliansi tersebut disambut hangat oleh keluarga besar SEBARA dan para tamu undangan.

    Dalam suasana penuh kebersamaan, peringatan milad ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Aliansi Sukabumi Bersatu berharap, di usia ke-5 ini, SEBARA 83 semakin solid, dewasa dalam berorganisasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah, sejalan dengan semangat kebersamaan yang diusung oleh aliansi.

  • Kegiatan Lailatul Ijtima, ” Momentum Introspeksi Dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi”

    Kegiatan Lailatul Ijtima, ” Momentum Introspeksi Dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi”

     

    alansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar berkumpul bersama Forkopimda, ulama, hingga masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan dalam rangka silaturahmi tersebut, dikemas dengan istilah Lailatul Ijtima.

    Kegiatan untuk berbagi ilmu, berdzikir, hingga doa bersama ini, dihadiri pula para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    “Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk intropeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

    Bahkan melalui Lailatul Ijtima ini, dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah. Terutama demi terciptanya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

    “Ukhuwah islamiyah ini merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Terutama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini,kita dituntut untuk menjaga persatuan,” ucapnya.

    Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak bisa melaksanakan pembangunan secara parsial. Sebab, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat.

    “Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkapnya.

    Berkaca dari hal tersebut, bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.

    “Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Selain itu,mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran hingga menyelaraskan visi misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Apalagi dengan kehadiran forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.

    “Semoga melalui kegiatan ini, kerukunan dan keharmonisan dapat terus terjaga,” pungkasnya.

    Dalam kegiatan yang penuh makna ini, diakhiri lewat tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok.

  • Dari Dapur Desa ke Etalase Wilayah, UMKM Surade Unjuk Gigi di Pameran Bina Wilayah TP-PKK 2025

    Dari Dapur Desa ke Etalase Wilayah, UMKM Surade Unjuk Gigi di Pameran Bina Wilayah TP-PKK 2025

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Kecamatan Surade tidak hanya dikenal dengan bentang alam pesisir dan potensi wisatanya yang memesona. Di balik itu, wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini juga menyimpan kekuatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari desa-desa, salah satunya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Hal tersebut terlihat dalam Pameran Produk UMKM yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Surade dalam rangka Kegiatan Bina Wilayah TP-PKK Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, Selasa (26/8/2025). Kegiatan ini menjadi ruang temu sekaligus etalase kreativitas pelaku UMKM perempuan desa di wilayah VI Jampangkulon.

    Pameran yang dipusatkan di Kecamatan Surade ini melibatkan sembilan kecamatan, yakni Surade, Jampangkulon, Ciracap, Ciemas, Cimanggu, Kalibunder, Waluran, Cibitung, dan Tegalbuleud. Seluruh PKK desa se-Kecamatan Surade turut ambil bagian dengan menampilkan produk unggulan khas masing-masing wilayah.

    Aneka produk makanan tradisional menjadi daya tarik utama, mulai dari opak, keripik, hingga beragam jajanan khas yang diolah dengan resep turun-temurun. Meski berbasis kearifan lokal, kualitas rasa dan tampilan produk dinilai semakin modern dan kompetitif.

    Produk-produk UMKM tersebut bahkan disebut tidak kalah bersaing dengan produk berlabel besar yang telah lama menguasai pasar. Dari segi rasa, keunikan, hingga kemasan, UMKM Surade menunjukkan keseriusan untuk naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas.

    Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran ide antar-Tim PKK di wilayah VI Jampangkulon. Di sinilah peran PKK tidak hanya sebagai penggerak keluarga, tetapi juga sebagai motor penguatan ekonomi desa.

    Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, potensi UMKM Surade diyakini mampu menembus pasar nasional. Kekayaan rasa lokal yang berpadu dengan inovasi kemasan menjadi modal kuat bagi UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing, sekaligus memperkuat identitas ekonomi wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

  • HARDENAS, Bupati Sukabumi H.Asep Japar Dorong Lahirnya Desa Inovatif Dan Memanfaatkan Potensi Untuk Kemajuan Masyarakat

    HARDENAS, Bupati Sukabumi H.Asep Japar Dorong Lahirnya Desa Inovatif Dan Memanfaatkan Potensi Untuk Kemajuan Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sebanyak 47 kepala desa dari 381 Desa di Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Desa Nasional (Hardesnas) 2026. Peringatan tersebut digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/1/2026).

    Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar, Sekretaris Daerah H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para camat, perwakilan Apdesi, Parade Nusantara, serta sejumlah lembaga kemasyarakatan desa.

    Hardesnas 2026 mengusung tema “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan bahwa desa tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek sekaligus ujung tombak penggerak ekonomi nasional.

    Menurutnya, Pemkab. Sukabumi berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Salah satu instrumen yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

    “Koperasi ini menjadi wadah konsolidasi potensi ekonomi desa, mulai dari pertanian, perikanan, UMKM, hingga distribusi dan pemasaran produk desa,” ujarnya

    Dengan begitu, Bupati meminta para kepala desa dan jajaran terkait untuk terus mengawal percepatan pembangunan koperasi sebagai wujud sinergi nyata demi kesejahteraan masyarakat.

    Lebih lanjut, ia mendorong lahirnya desa-desa inovatif di Kabupaten Sukabumi, yakni desa yang mampu membaca peluang, berani beradaptasi, serta kreatif dalam menjawab tantangan zaman.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, mengatakan peringatan Hardesnas menjadi momentum untuk menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional.

    “Desa hari ini bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai motor penggerak pembangunan untuk negara,” katanya.

    Kadis Samsul menjelaskan, peringatan Hari Desa Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pembangunan desa, memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, dan desa, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

    Sebagai rangkaian Hardesnas, kegiatan gotong royong bakti desa telah dilaksanakan serentak di seluruh Kabupaten Sukabumi beberapa hari lalu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional di Kabupaten Sukabumi.

    Pada tingkat nasional, peringatan Hardesnas 2026 dipusatkan di Boyolali, Jawa Tengah.

    Di akhir acara, Bupati Sukabumi menyerahkan piagam penghargaan kepada puluhan desa berprestasi se-Kabupaten Sukabumi.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Lailatul Ijtima di Pendopo Sukabumi

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Lailatul Ijtima di Pendopo Sukabumi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri kegiatan silaturahmi Lailatul Ijtima yang digelar oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama unsur Forkopimda, ulama, dan masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam (15/1/2026).

    Kegiatan yang dikemas dalam suasana religius tersebut dihadiri pula oleh para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Lailatul Ijtima diisi dengan berbagi ilmu, dzikir, serta doa bersama sebagai sarana mempererat kebersamaan dan spiritualitas.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk introspeksi diri sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

    “Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk introspeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujarnya.

    Menurut Bupati, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah, terutama dalam rangka membangun kolaborasi dan sinergi demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

    “Ukhuwah Islamiyah merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini, kita dituntut untuk terus menjaga persatuan,” ucapnya.

    Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan secara parsial. Diperlukan kolaborasi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik.

    “Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen menjaga kerukunan umat beragama serta meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjalankan program keagamaan maupun sosial.

    “Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran sekaligus menyelaraskan visi dan misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

    “Dengan kehadiran Forkopimda, para ulama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya, kami berharap kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Sukabumi dapat terus terjaga,” pungkasnya.

    Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut ditutup dengan tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E. S. Mubarok, yang semakin menambah makna spiritual dalam rangkaian Lailatul Ijtima.