Author: admin

  • Bazar Ramadhan,Bupati H Asep Japar Ajak Produk Lokal Untuk Mendorong Perekonomian Masyarakat

    Bazar Ramadhan,Bupati H Asep Japar Ajak Produk Lokal Untuk Mendorong Perekonomian Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Warga Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi padati Lapang Sepakbola Bojong di Desa Bojong, Selasa, 10 Maret 2026. Mereka datang untuk membeli sembako murah di Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang di inisiasi Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi. Diketahuu bazar tersebut dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar

    Berdasarkan pantauan, berbagai sembako dijual murah antara lain telur, beras, minyak, sayuran hingga buah-buahan.

     

    Tak hanya itu, dalam bazar tersebut dijual juga berbagai produk UMKM dari Kecamatan Cikembar.

    Imas misalnya, dirinya sengaja datang dari Kampung Bungurpandak untuk berbelanja kebutuhan rumah. Salah satunya telur yang dianggap sangat murah jika dibandingkan di warung biasa.

    Hal senada pun disampaikan Tina. Menurut warga Bojong ini, semua produk yang dijual di bazar sangat murah. Baik itu beras, telur, hingga minyak goreng.

    “Harganya murah. Bila perlu ada terus (bazar), sebab harganya murah-murah,” ucapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Lapang Bojong merupakan titik strategis masyarakat. Sehingga bazar tersebut sengaja dilaksanakan di tempat ini.

    “Aksesnya mudah dan strategis, sehingga ini menjadi pilihan tepat untuk mengadakan bazar,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan bazar ini sebagai ajang promosi untuk memperluas jejaring usaha agar lebih dikenal luas.

    “Manfaatkan bazar ini sebagai ajang peningkatan kualitas produk dan mempromosikan secara lebih luas,” ajaknya.

    Selain itu, kepada masyarakat pun Bupati mengajak untuk membeli produk lokal. Hal itu sebagai bentuk dukungan untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

    “Mari kita cintai dan beli produk lokal. Dengan membeli produk lokal, kita berpartisipasi menggerakkan perekonomian daerah,” ungkapnya.

    Bupati juga menginformasikan programnya yakni pemberian kredit tanpa bunga bagi pelaku UMKM. melalui produk yang ada di BPR Sukabumi.

    ” Ada program pemberian kredit permodalan tanpa bunga melalui BPR Sukabumi. UMKM bisa memanfaatkan program itu,” bebernya

    Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni mengatakan, bazar ini akan dilaksanakan selama tiga hari terhitung 10-12 Maret 2026. Di mana, bazar ini melibatkan 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor.

    “Berbagai produk ada di sini. Baik produk makanan, kerajinan tangan, hingga busana. UMKM yang terlibat di sini ialah hasil pelaku usaha lokal Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

  • Muhibah Ramadhan 1447 H, Bupati ” Sukabumi Mubarakah Tak Akan Tercapai Tanpa Sinergi, Kolaborasi Dan Doa Semua”

    Muhibah Ramadhan 1447 H, Bupati ” Sukabumi Mubarakah Tak Akan Tercapai Tanpa Sinergi, Kolaborasi Dan Doa Semua”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Program Muhibah Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ribuan warga memadati Alun-alun Palabuhanratu, Senin (9/3/2026).

    Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap tahun itu dihadiri langsung Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati H Andreas, Sekda H Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta Forkopimcam Palabuhanratu.

    Muhibah Ramadan tidak hanya menjadi ajang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga diisi berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Salah satu agenda yang paling dinantikan warga adalah tabligh akbar yang menghadirkan penceramah kondang Ustadz Solmed dan April Jasmine.

    Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan Muhibah Ramadan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menguatkan nilai-nilai keagamaan di bulan suci.

    Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Sukabumi.

    “Visi pembangunan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah) tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi, sinergi, serta doa dari seluruh lapisan masyarakat,” kata Bupati.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan capaian peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bupati yang telah diikuti sekitar 150 putra-putri terbaik daerah di Universitas Nusaputra. Seleksi lanjutan program tersebut rencananya kembali digelar dalam waktu dekat di Universitas Muhammadiyah.

    Bupati mengajak masyarakat untuk terus mendoakan warga yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sukabumi, termasuk pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung. Saat ini sekitar 140 kepala keluarga masih berada di pengungsian dan pemerintah daerah tengah menyiapkan pembangunan sekitar 100 rumah bagi warga terdampak di Desa Cikadu Palabuhanratu.

     

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi H Andi Rahman mengatakan Muhibah Ramadan merupakan program pemerintah daerah untuk mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat selama bulan suci.

    “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan umat,” jelasnya.

    Selain tabligh akbar, kegiatan Muhibah Ramadan juga diisi dengan penyaluran 500 paket sembako serta pengundian 6 paket umrah.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Lodaya 2026

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Lodaya 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri kegiatan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota, Senin (9/3/2026).

    Rakor lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan menyamakan persepsi dan mematangkan langkah-langkah strategis guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa Lebaran.

    Dalam kesempatan tersebut, Budi Azhar Mutawali menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan pengamanan Lebaran dapat berjalan optimal. Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh unsur sangat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kepadatan arus lalu lintas hingga gangguan keamanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya.

    “DPRD Kabupaten Sukabumi mendukung penuh sinergi yang dibangun oleh TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam menyukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.

    Rapat koordinasi tersebut juga membahas sejumlah langkah teknis, di antaranya pengaturan lalu lintas di jalur-jalur rawan kemacetan, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, serta antisipasi potensi bencana yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan arus balik.

  • Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati H. Asep Japar Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

    Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati H. Asep Japar Minta Para Camat Siaga Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar meminta para camat di wilayahnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026).

    Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi.

     

    Bupati H Asep Japar menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah di tingkat kecamatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama periode libur Lebaran.

    Meski demikian, ia memberikan kebijakan khusus bagi camat yang memiliki keluarga di luar daerah agar tetap bisa pulang kampung, dengan pengaturan teknis yang tidak mengganggu pelayanan publik.

    “Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” kata Bupati.

    Menurutnya, banyak pejabat di lingkungan Pemkab Sukabumi yang berasal dari luar daerah, sehingga perlu pengaturan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal meski ada yang melaksanakan mudik.

    “Banyak teman-teman dari luar daerah, seperti Medan atau daerah lain di Jawa. Diatur saja teknisnya, barangkali ada yang merencanakan mudik Lebaran,” ujarnya.

    Selain kesiapan menghadapi Lebaran, Bupati juga meminta Dinas Ketahanan Pangan untuk terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran. Ia bahkan menyatakan siap turun langsung ke lapangan jika diperlukan untuk memastikan harga tetap terkendali.

     

    Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi terkait penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah di bidang perdata dan tata usaha negara.

    Pemkab Sukabumi juga menerima penyerahan dividen secara simbolis dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri dan Perumda Pesona Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta buku digitalisasi Sistem Informasi Pangan Kabupaten Sukabumi.

    Sejumlah penghargaan turut diserahkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya penghargaan partisipasi program Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi serta penghargaan bagi desa dan kelurahan berkinerja terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Provinsi Jawa Barat.

    Disampaikan juga ekspose dari beberapa instansi, mulai dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Pariwisata.

  • Hadiri Rakor Lintas Sektor Operasi Ketupat Lodaya 2026, Wabup Minta Semua Lini Siaga

    Hadiri Rakor Lintas Sektor Operasi Ketupat Lodaya 2026, Wabup Minta Semua Lini Siaga

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengapresiasi jajaran polresta sukabumi atas terlaksananya rakor sinergi lintas instansi untuk menjaga kondusivitas suasana idul fitri 1447H.

    Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

    Menurut Wabup sinergi lintas sektor sangat penting mengingat wilayah hukum Polres Sukabumi Kota bersinggungan langsung dengan Kabupaten Sukabumi, karenanya Wabup meminta Dinas Perhubungan, Satpol PP, sarta BPBD proaktif berkoordinasi dengan kepolisian.

     

    Langkah langkah penting yang dilakukan antara lain memantau titik rawan kemacetan serta mengantisipasi potensi bencana alam seperti longsor dan pohon tumbang, hal itu guna memastikan kesiapan jalur utama maupun alternatif.

    “Operasi Ketupat bukan hanya soal pengamanan lalu lintas, melainkan memastikan masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan selamat,” ujarnya.

    Selain itu, Wabup juga menginstruksikan Dinas Kesehatan agar menyiagakan pos kesehatan dan tim medis di titik-titik keramaian serta pengamanan untuk menjamin pelayanan medis secara optimal bagi masyarakat di lapangan.

    Masih dikatakan Wabup, dirinya meminta perangkat daerah terkait aktif memantau ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga di pasar agar tetap terkendali hingga hari raya Lebaran.

    “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kemudahan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya

    Semua pihak berharap Melalui sinergi ini, diharapkan aktivitas mudik di tahun 2026 menjadi momen yang menyenangkan bagi masyarakat Kabupaten maupun Kota Sukabumi.

    Rakor lintas sektoral ini dihadiri Walikota Sukabumi H. Ayef Zaki beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, instansi vertikal, serta perangkat daerah terkait.

  • Ketua DPRD Sukabumi Dampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyah Salabintana

    Ketua DPRD Sukabumi Dampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyah Salabintana

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Pondok Pesantren Azzainiyah Salabintana, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3/2026).

    Kegiatan Safari Ramadan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para tokoh agama, pimpinan pesantren, santri, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadan.

    Kedatangan rombongan Menteri ESDM bersama jajaran Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar disambut antusias oleh keluarga besar pondok pesantren. Para santri menyambut rombongan dengan lantunan selawat, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, tausiah, doa bersama, serta silaturahmi dengan para santri dan pengasuh pesantren.

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

    “Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan pesantren dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak,” ujarnya.

    Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap peran pondok pesantren yang selama ini turut berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

    Ia berharap kegiatan Safari Ramadan tersebut dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kalangan pesantren, sekaligus menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga mampu mendorong terciptanya pembangunan daerah yang selaras dengan nilai-nilai religius serta kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi.

  • Penutupan Bazar Cullinary Ramadhan, Wabup H. Andreas ” Signifikan Mendorong Geliat Ekonomi UMKM”

    Penutupan Bazar Cullinary Ramadhan, Wabup H. Andreas ” Signifikan Mendorong Geliat Ekonomi UMKM”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Komplek Gelanggang Cisaat telah berakhir setelah sepekan terlaksana dengan menghadirkan puluhan Pelaku UMKM Kabupaten Sukabumi. Minggu 8 Maret 2026

    Dalam Bazar tahunan yang ditutup langsung Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas ini, terdapat berbagai penyerahan penghargaan dan hadiah. Mengingat bazar tersebut diisi juga dengan perlombaan selama pelaksanaan berlangsung.

     

    Dalam kesempatan tersebut, H. Andreas mengatakan, geliat ekonomi sangat luar biasa di lokasi bazar ini. Bahkan perputaran harian dari 35 pelaku UMKM yang terlibat mencapai Rp30jutaan.

    “Kalau dilihat dari geliat, rata-rata setiap UMKM mendapatkan penghasilan sekitar Rp800ribu -Rp900Ribu. Ini luar biasa,” ujarnya.

    Geliat yang luar biasa ini menandakan UMKM di Kabupaten Sukabumi masih luar biasa. Hal itu menandakan ekonomi di Kabupaten Sukabumi pun luar biasa.

    “Kalau UMKM masih tumbuh, Insya Allah negara aman,” ucapnya.

    Tak hanya itu saja, berbagai kuliner yang ada di bazar ini sangat luar biasa. Hal itu terbukti dari banyaknya konsumen yang memesan ulang.

    “Ini menandakan UMKM yang ada di sini bukan sekadar hadir, namun memberikan rasa yang memukau dan memikat,” ungkapnya.

    Cita rasa luar biasa ini, menurutnya bisa menjadi pemikat bagi wisatawan untuk berkuliner di Kabupaten Sukabumi. Apalagi masyarakat itu selain berwisata, juga menikmati kuliner di tempat wisata.

    “Semoga ini menjadi destinasi UMKM di Sukabumi yang punya cita rasa khas tinggi. Semoga ini pun menjadi motivasi bagi yang lain,” harapnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati pun mengajak masyarakat untuk terus mencintai dan bangga menggunakan produk lokal.

    “Dengan membeli produk lokal, secara langsung telah berpartisipasi menggerakkan roda ekonomi daerah,” bebernya.

     

    Ketua Dekranasda Kabupaten Sukabumi Hj. Rina Rosmaniar Japar menambahkan, kegiatan ini merupakan ikhtiar Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memberdayakan UMKM naik kelas. Bahkan, Dekranasda akan terus membantu perluasan jejaring usaha dan peningkatan kualitas UMKM. Baik dari sisi produk hingga pemasaran.

    “Mari kita jadikan momen ini sebagai pemicu untuk terus berinovasi. Sehingga produk UMKM Kabupaten Sukabumi berdaya saing tinggi,” ajaknya

    Selain itu, dirinya pun mengapresiasi para pelaku UMKM yang terlibat dalam bazar. Terutama atas komitmennya dalam menyajikan produk terbaik.

    “Saya selaku Ketua Dekranasda merasa bangga dan mengapresiasi para pelaku UMKM yang menyajikan produk terbaik, higienis, dan khas Kabupaten Sukabumi,” bangganya.

     

    Hal senada pun disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Hj. Sri Hastuty Harahap. Menurutnya antusias masyarakat sangat tinggi terhadap acara ini. Bahkan perputaran uang selama sepekan mencapai Rp200juta.

    “Meskipun diwarnai hujan, antusias masyarakat yang hadir ke bazar ini sangat luar biasa. Terbukti perputaran uang mencapai Rp211.200.000,” ungkapnya

    Menurutnya, perputaran uang tersebut relatif signifikan. Bahkan bila dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

    “Sebelumnya perlu dua pekan untuk mendapatkan perputaran uang mencapai Rp200jutaan ini. Namun kali ini, cukup sepekan. Tentu saja, ini sangat positif bagi pelaku UMKM di Sukabumi,” pungkasnya.

  • Geopark Ciletuh, Keajaiban Alam Sukabumi yang Mendunia dan Memikat Wisatawan

    Geopark Ciletuh, Keajaiban Alam Sukabumi yang Mendunia dan Memikat Wisatawan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Keindahan alam di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu terus menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi. Kawasan geopark yang telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari jaringan Global Geopark ini menyuguhkan panorama alam yang luar biasa serta memiliki nilai ilmiah yang tinggi.

    Bentang alam di kawasan Ciletuh dikenal sangat unik. Perpaduan antara perbukitan hijau, lembah luas, air terjun, hingga garis pantai yang memanjang di pesisir selatan menjadikan wilayah ini sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat.

    Salah satu lokasi yang paling sering dikunjungi wisatawan di kawasan ini adalah Curug Sodong. Air terjun yang berada di tengah kawasan perbukitan tersebut memiliki dua aliran air yang jatuh berdampingan sehingga sering dijuluki sebagai “air terjun kembar”. Pemandangan tersebut menjadi spot favorit wisatawan untuk menikmati keindahan alam sekaligus mengabadikan momen melalui fotografi.

    Tidak hanya menawarkan panorama yang memukau, Geopark Ciletuh juga memiliki nilai penting dari sisi geologi dan pendidikan. Kawasan ini menyimpan jejak sejarah pembentukan bumi yang menjadi objek penelitian bagi para akademisi serta menjadi sarana edukasi bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh tentang kekayaan geologi Indonesia.

    Salah seorang pengunjung asal Bandung, Rudi (32), mengaku terkesan dengan keindahan alam yang disuguhkan kawasan Ciletuh. Menurutnya, pemandangan yang ada di kawasan tersebut tidak kalah dengan destinasi wisata alam yang terkenal di luar negeri.

    “Pemandangannya luar biasa. Dari perbukitan sampai air terjunnya sangat indah. Saya baru pertama kali ke sini dan benar-benar kagum karena alamnya masih sangat alami,” ujarnya saat ditemui di kawasan Curug Sodong.

    Hal serupa juga diungkapkan oleh wisatawan lainnya, Siti (27), yang datang bersama keluarganya. Ia mengatakan Geopark Ciletuh memberikan pengalaman wisata alam yang berbeda dibandingkan tempat lain.

    “Tempatnya sangat luas dan banyak spot yang indah. Selain liburan, kita juga bisa belajar tentang alam dan geologi. Ini benar-benar destinasi yang lengkap,” katanya.

    Dengan keindahan alam yang dimiliki serta pengakuan internasional sebagai geopark dunia, kawasan Geopark Ciletuh diharapkan terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

  • DPRD Sukabumi Dorong Penertiban Perizinan Air Tanah untuk Tingkatkan Kepatuhan dan PAD

    DPRD Sukabumi Dorong Penertiban Perizinan Air Tanah untuk Tingkatkan Kepatuhan dan PAD

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah, mendorong penertiban perizinan pemanfaatan air tanah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh pengguna air tanah mematuhi regulasi yang berlaku sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Hal tersebut disampaikan Jalil usai melakukan kunjungan ke PT Indolakto Plant C-3 yang berlokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (6/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap aktivitas perusahaan, khususnya terkait kepatuhan dalam pengelolaan perizinan.

    Dalam kunjungan tersebut, Jalil menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya air tanah harus dilakukan secara tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan masyarakat maupun pelaku usaha yang memanfaatkan air tanah agar memperhatikan dan menaati ketentuan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Izin Pengusahaan Air Tanah dan Persetujuan Penggunaan Air Tanah.

    Menurutnya, regulasi tersebut mengatur secara jelas bahwa pemanfaatan air tanah untuk kegiatan usaha hanya dapat dilakukan setelah memiliki Izin Pengusahaan Air Tanah (IPAT). Sementara itu, penggunaan air tanah untuk kepentingan non-usaha juga wajib terlebih dahulu memperoleh Persetujuan Penggunaan Air Tanah dari instansi berwenang.

    “Pemanfaatan air tanah harus sesuai aturan. Selain untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air, penertiban perizinan juga berpotensi meningkatkan kontribusi terhadap PAD daerah,” ujar Jalil.

    Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap perusahaan maupun pelaku usaha yang memanfaatkan air tanah. Dengan demikian, aktivitas industri dapat tetap berjalan, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

    Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Jalil, akan terus mendorong koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses perizinan, pengawasan, serta pemanfaatan air tanah di wilayah Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.

  • Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Hadiri Muhibah Ramadan dan Nuzulul Quran di Ponpes Assalam Putri Warungkiara

    Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali Hadiri Muhibah Ramadan dan Nuzulul Quran di Ponpes Assalam Putri Warungkiara

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Muhibah Ramadan yang kali ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran.

    Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Warungkiara.

    Muhibah Ramadan merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang menjadi momentum mempererat hubungan antara ulama, umaro, dan umat. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di tingkat kecamatan.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, salah satunya program beasiswa bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

    Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyediakan kuota beasiswa untuk membantu pelajar berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

    “Setiap tahun kami memberikan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Tahun ini sekitar 150 beasiswa disiapkan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

    Program beasiswa tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Nusa Putra, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), serta beberapa kampus lainnya.

    Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Universitas Muhammadiyah Sukabumi akan membuka program pendaftaran bagi calon penerima beasiswa dari Kabupaten Sukabumi.

    “Dalam waktu dekat UMMI akan membuka program ini. Silakan bagi putra-putri terbaik Kabupaten Sukabumi untuk mendaftarkan diri agar bisa melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

    Ia menegaskan bahwa program beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi agar mampu bersaing di masa depan.

    “Kami ingin kualitas SDM Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Oleh karena itu, mari manfaatkan program beasiswa ini sebaik mungkin,” ajaknya.

    Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan, salah satunya program pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

    Bupati menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya pemerintah daerah telah berhasil membangun ratusan unit rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Tahun lalu ratusan rumah tidak layak huni telah dibangun. Untuk tahun ini, kami menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rutilahu,” ungkapnya.

    Sebagian dari program tersebut juga direncanakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk rencana pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana di wilayah Palabuhanratu.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan warga Kecamatan Bantargadung yang tengah mengalami musibah bencana pergeseran tanah.

    Ia menyampaikan bahwa bencana tersebut telah berdampak kepada ratusan kepala keluarga yang harus menghadapi situasi sulit akibat kerusakan rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka.

    “Ratusan kepala keluarga terdampak bencana tersebut. Mari kita doakan keselamatan dan kesehatan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.

    Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kepemimpinannya selama satu tahun terakhir yang dirasa belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.

    Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus berjuang dan bekerja maksimal dalam membangun Kabupaten Sukabumi agar semakin maju dan sejahtera.

    “Kami mohon maaf atas kepemimpinan selama satu tahun terakhir yang mungkin belum sesuai dengan harapan masyarakat. Namun kami akan terus berjuang agar dalam empat tahun ke depan dapat mewujudkan berbagai janji pembangunan untuk Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah atau Mubarakah,” tuturnya.

    Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, khususnya membaca Alquran sebagai pedoman hidup umat Islam.

    “Alquran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam. Mari kita manfaatkan momentum malam Nuzulul Quran ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga kita semua dapat dipertemukan kembali dengan malam Nuzulul Quran pada Ramadan berikutnya,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa kegiatan muhibah Ramadan kali ini merupakan muhibah ke-enam yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Ramadan tahun ini.

    Ia menyebutkan bahwa muhibah di Kecamatan Warungkiara menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan malam peringatan Nuzulul Quran.

    “Jadi setelah rangkaian muhibah dan buka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan salat tarawih berjamaah, pembacaan Alquran, serta ceramah agama,” jelasnya.

    Selain itu, dalam rangkaian muhibah Ramadan tahun ini pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bazar murah, pembagian paket sembako, hingga pemberian hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung.

    “Alhamdulillah, tahun ini Bapak Bupati memberikan hadiah umroh bagi masyarakat. Setiap kecamatan yang menjadi lokasi muhibah Ramadan akan mendapatkan satu hadiah umroh bagi masyarakat yang beruntung,” pungkasnya.

    Kegiatan Muhibah Ramadan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Kecamatan Warungkiara. Selain menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan serta kebersamaan di bulan suci Ramadan.