Author: admin

  • Bupati H. Asep Japar Tegaskan Seluruh Jajaran Dinas Pekerjaan Umum Harus Aktif Dan Responsif Untuk Masyarakat

    Bupati H. Asep Japar Tegaskan Seluruh Jajaran Dinas Pekerjaan Umum Harus Aktif Dan Responsif Untuk Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar menegaskan bahwa seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus responsif dan mampu memberikan penjelasan yang tepat kepada masyarakat ketika muncul keluhan mengenai infrastruktur, terutama kondisi jalan. Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Halal Bihalal Lingkup Dinas PU Kabupaten Sukabumi di Pelataran Kantor DPU, Rabu (1/4/2026).

    Menurut Bupati, kritik masyarakat terhadap infrastruktur jalan saat ini semakin tinggi, terlebih karena sebagian besar warga aktif menyampaikan keluhan melalui media sosial.

    Karena itu, ia meminta seluruh pegawai PU yang aktif di platform digital untuk ikut memberikan literasi dan pemahaman dengan cara yang santun dan sesuai fakta.

    “Ketika ada yang mengkritik ruas jalan, tolong sampaikan kepada netizen sesuai perencanaan. PU tidak diam. Banyak ruas jalan dan irigasi yang memang perlu diperbaiki, dan prosesnya sedang berjalan,” tegasnya.

    Bupati mengakui tekanan publik terhadap kinerja Dinas PU sangat besar. Banyak laporan, pengaduan, hingga sorotan media yang masuk setiap hari. Namun H Asep meminta seluruh pegawai tetap kuat dan fokus menjalankan tugas di tengah keterbatasan anggaran dan dinamika lapangan.

    “Sorotan terhadap Dinas PU luar biasa. Laporan dan pengaduan begitu banyak. Saya minta semuanya tetap diberikan kekuatan dan kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengungkapkan bahwa sejumlah pekerjaan penanganan ruas jalan selama Ramadan telah dilakukan, meski hasilnya belum sepenuhnya memuaskan.

    Uus menjelaskan bahwa beberapa proyek mengalami perlambatan akibat dua faktor strategis, salah satunya yakni, keterbatasan pagu anggaran daerah, sehingga perbaikan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.

    Dampak situasi geopolitik di Timur Tengah, yang membuat harga material konstruksi melambung, menyebabkan beberapa kegiatan tertahan.

    “Beberapa pekerjaan yang sudah berproses hari ini tertunda karena kenaikan harga material. Ini memang situasi yang tidak bisa kami hindari,” terangnya.

    Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan santunan bagi anak yatim berupa perlengkapan sekolah, serta pemberian kadeudeuh dari Bupati kepada pegawai PU yang memasuki masa purna bhakti.

  • Peletakan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Bupati Sukabumi Realisasikan Pembangunan Hunian Pascabencana

    Peletakan Batu Pertama Kampung Mubarakah, Bupati Sukabumi Realisasikan Pembangunan Hunian Pascabencana

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Setelah melalui proses panjang mulai dari penyiapan lahan, administrasi, hingga penggalangan dukungan lintas sektor, Bupati Sukabumi H Asep Japar akhirnya merealisasikan pembangunan hunian pascabencana bagi warga terdampak pergerakan tanah di Palabuhanratu. Puncaknya, Rabu (1/4/2026), Bupati secara resmi meletakkan batu pertama di kawasan Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

    Momentum ini menjadi simbol dari perjuangan panjang dan komitmen tanpa henti yang selama ini dilakukan Bupati H Asep Japar untuk memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh hunian yang layak.

    Warga yang hadir tampak haru dan antusias. Mereka menilai pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jawaban dari penantian panjang atas janji pemerintah yang kini benar-benar diwujudkan.

    Bupati H Asep Japar menegaskan bahwa pembangunan Kampung Mubarakah merupakan bukti nyata hadirnya negara di tengah kesulitan warga.

    “Kampung Mubarakah ini adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat penanggulangan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ini bukan janji, tapi langkah nyata,” tegasnya.

    Bupati menekankan filosofi “Mubarakah” sebagai doa besar agar kawasan ini menjadi tempat tinggal penuh keberkahan, ketenangan, dan semangat baru bagi para penyintas.

    “Kami ingin kampung ini bukan sekadar deret bangunan, tetapi lingkungan yang membawa kedamaian dan harapan untuk masa depan warga,” ujarnya.

    Bupati Asep Japar secara khusus mengajak semua pihak perusahaan daerah, swasta, hingga komunitas masyarakat untuk bersatu menyelesaikan pembangunan 100 unit hunian layak bagi warga terdampak di kawasan tersebut.

    “Ini tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Pemerintah sudah mengawal dari awal, dan saya pastikan kualitas bangunan harus sesuai standar,” tegasnya.

    Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa pembangunan berdiri di lahan Pemda seluas 34.400 meter persegi. Setiap unit rumah dirancang tahan gempa, mengadopsi arsitektur Sunda, serta menggunakan material bambu dan kayu untuk ukuran 36-60 meter persegi dengan nilai Rp35 juta per unit.

    Kadis menjelaskan, pembangunan rumah mubarakah dibagi dalam tiga tahap. Tahap I (April-Juni) sebanyak 20 unit, tahap II (Juli-September) 30 unit, dan Tahap III (Oktober-Desember) 38 unit. Total 86 unit rumah siap dibangun tahun ini.

    Proses konstruksi dikerjakan oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, sementara warga ikut terlibat sebagai tenaga harian secara sukarelawan.

    Salah satu warga penerima manfaat, Hasyim, menyampaikan dukungan penuh warga terhadap realisasi program pemerintah daerah berkat dukungan dari semua pihak yang terlibat.

    “Kami siap menjaga, memanfaatkan rumah relokasi ini dengan baik, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis,” ucapnya.

    Acara peletakan batu pertama ditandai dengan pemberian piagam penghargaan kepada para donatur, penyerahan KK dan KTP kepada dua keluarga penerima manfaat, serta penyerahan mandat kerja dari Pemkab kepada Kodim 0622.

  • Tergiur Upah Gede, 8 Warga Sukabumi – Banten Terlantar Di Tambang Sulut, Bupati Sukabumi H.Asep Japar Turun Tangan – Rabu, 01 April 2026

    Tergiur Upah Gede, 8 Warga Sukabumi – Banten Terlantar Di Tambang Sulut, Bupati Sukabumi H.Asep Japar Turun Tangan – Rabu, 01 April 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Nasib pilu menimpa delapan orang perantau asal Jawa Barat dan Banten. Berniat mengadu nasib ke Sulawesi Utara (Sulut), mereka justru telantar selama sepekan terakhir.
    Janji upah besar dari pekerjaan penggalian lubang tambang berakhir zonk.

    Tak hanya itu, mereka bahkan sempat tertipu tiket pesawat bodong saat hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran.

    Perwakilan warga, Dede Diana, menceritakan awal mula petaka tersebut. Rombongan yang mayoritas berasal dari wilayah Simpenan dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi ini berangkat pada Juli 2025 lalu setelah diajak oleh seseorang asal Tasikmalaya.

    “Awalnya diajak teman ke teman. Janjinya kerja di lobang (tambang) di wilayah Dumoga Selatan. Katanya per meter dibayar Rp 2,5 juta, tapi kenyataannya cuma Rp 1 juta,” kata Dede melalui sambungan telepon, Rabu (1/4/2026).

    Dede mengungkapkan, setibanya di lokasi, kesepakatan manis itu menguap begitu saja. Upah mereka dipotong sepihak. Tak hanya soal upah, urusan logistik yang awalnya dijanjikan gratis pun mendadak berubah menjadi utang yang memotong penghasilan mereka.

    “Selama 7 bulan kerja, kirim ke rumah juga nggak stabil. Paling cuma bisa kirim Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Hitung-hitungannya habis buat makan yang ternyata jadi utang. Jadi kerja itu tidak menghasilkan, tidak sesuai janji,” keluhnya.

    Kena Tipu Tiket Pesawat ‘Diskon’ 40%

    Niat hati ingin pulang kampung untuk merayakan Lebaran di Sukabumi, delapan warga ini justru ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Bermodalkan sisa upah yang hanya Rp 1,5 juta per orang, mereka tergiur iklan tiket pesawat murah dengan diskon 40%
    di sebuah aplikasi.

    Nahas, tiket seharga total belasan juta rupiah yang dibayar via dompet digital itu ternyata palsu. Mereka baru menyadari telah tertipu saat hendak melakukan proses lapor diri (check-in) di bandara pada Jumat pekan lalu.

    “Pas mau check-in jam 5 sore, ternyata nggak bisa. Kami bingung, akhirnya lapor ke Polsek Bandara. Benar-benar kena tipu tiket bodong,” tutur Dede.

    Mereka yang telantar di Sulawesi Utara masing-masing bernama Bian, Dian, Dede, Rahmat, Rahmadi, Ade, Asep, dan Elvis.

    Sudah sepekan terakhir para warga ini hidup luntang-lantung di wilayah Bitung. Mereka sempat berpindah dari satu kantor polisi ke kantor polisi lainnya untuk meminta bantuan pemulangan, namun merasa hanya dioper ke sana kemari. Untuk urusan perut, mereka terpaksa mengandalkan sisa uang kiriman keluarga dari kampung.

    “Sudah 7 hari terlantar. Buat makan, ada yang minta kiriman dari rumah Rp 50 ribu buat makan bareng-bareng. Kami sempat lapor juga ke beberapa pihak tapi kayak bola dilempar-lempar,” ungkapnya.

    Kini, para warga yang didominasi asal Sukabumi dan perbatasan Bogor ini berharap pemerintah daerah segera merealisasikan janji pemulangan. Dede menyebut sudah ada komunikasi dengan pihak Bupati Sukabumi dan dijanjikan akan segera dipulangkan dalam waktu dekat.

    “Tadi pagi sudah ada kabar (dari Bupati), mudah-mudahan secepatnya kami bisa pulang,” pungkasnya.

     

    Sumber : detik

  • PARIPURNA DPRD, Bupati Sampaikan Capaian Indikator Makro Pembangunan 2025

    PARIPURNA DPRD, Bupati Sampaikan Capaian Indikator Makro Pembangunan 2025

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Reses Ke-1 Tahun 2026, Pokok-Pokok Pikiran DPRD untuk penyusunan RKPD 2027, serta Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Akhir Tahun 2025. Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD Sukabumi, Selasa (31/3/2026).

    Bupati Sukabumi H Asep Japar hadir langsung dalam paripurna tersebut bersama Wakil Bupati H Andreas, Sekda H Ade Suryaman, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, dan para undangan.

    Dalam kesempatan itu, Bupati H Asep Japar memaparkan secara rinci capaian indikator makro pembangunan yang menjadi ukuran keberhasilan kolektif Pemerintah Kabupaten Sukabumi sepanjang 2025.

    Capaian tersebut meliputi, Peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial, Pengendalian demografi serta Evaluasi pembangunan dan catatan strategis

    Menurut Bupati, sejumlah keberhasilan tersebut tidak lepas dari pengelolaan keuangan daerah yang dinilai lebih tepat sasaran. Pada 2025, Pemkab Sukabumi berhasil menjaga ritme fiskal dengan baik, ditunjukkan melalui realisasi APBD yang mencakup pendapatan dan belanja daerah secara proporsional.

    Bupati juga menyoroti realisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi motor penggerak pembangunan. IKU tersebut mencakup sektor sosial, kesehatan, keagamaan, pendidikan, kebudayaan, ekonomi, investasi, ketahanan pangan, infrastruktur, lingkungan hidup, hingga tata kelola pemerintahan.

    “Mayoritas indikator menunjukkan performa yang melampaui target, meski beberapa indikator seperti infrastruktur jalan masih membutuhkan penyempurnaan,” ujar Bupati.

    Untuk indikator yang belum tercapai tuturnya, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah korektif dan penyesuaian strategi pada tahun anggaran berjalan.

    Bupati menegaskan bahwa capaian pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.

    “Dengan dukungan pengawasan serta anggaran dari rekan-rekan legislatif, berbagai tantangan dapat diselesaikan secara bertahap,” ungkapnya.

    Beliau juga menekankan bahwa setiap capaian masih menyisakan ruang untuk peningkatan. Karena itu, ia berharap DPRD memberikan catatan strategis dan rekomendasi untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintahan pada tahun mendatang.

    Menutup paparannya, Bupati berharap capaian pembangunan tahun 2025 dapat menjadi fondasi kuat bagi percepatan pembangunan ke depan.

    “Semoga apa yang telah kita lakukan di tahun 2025 menjadi landasan pacu yang kokoh bagi keberhasilan capaian pembangunan berikutnya,” pungkasnya.

    Di sela-sela kesempatan tersebut, dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab. Sukabumi dan DPRD.

  • MUSRENBANG RKPD 2027, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Paparkan Fokus Pembangunan

    MUSRENBANG RKPD 2027, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Paparkan Fokus Pembangunan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Bale Pangripta, Bapperida Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/3/2026). Forum strategis ini diikuti sekitar 400 peserta dari unsur perangkat daerah, para camat, DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat hingga TP PKK.

    Tema RKPD 2027 ditetapkan sebagai “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”.

    Bupati Sukabumi H Asep Japar dalam sambutannya menegaskan bahwa visi pembangunan daerah berorientasi pada Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya dan berkah). Menurutnya, Penguatan agroindustri dan sektor pariwisata menjadi pilar utama pendorong ekonomi Kabupaten Sukabumi.

    “Keduanya sektor strategis ini memberikan multiplier effect pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

    Bupati menekankan sejumlah fokus pembangunan, mulai dari evaluasi kinerja tahun sebelumnya, sinergi dengan prioritas nasional, hingga percepatan penanganan pascabencana di wilayah yang belum terintervensi.

    lebih lanjut beliau meminta seluruh perangkat daerah memastikan keselarasan pembangunan daerah dengan program strategis pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.

    Beberapa agenda nasional yang menjadi fokus dukungan antara lain, Penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, Pembangunan Sekolah Rakyat, Pembangunan 3 juta rumah, Ketahanan pangan, Program kesehatan universal melalui JKN dan Makan Bergizi Gratis (MBG), Perluasan akses pendidikan dasar dan menengah, Pengendalian inflasi dan penguatan koperasi desa, serta Kemudahan perizinan usaha.

    Belanja wajib juga ditekankan, termasuk 40% untuk infrastruktur layanan publik, seperti program Tumaninah (pembangunan jalan kabupaten dan irigasi) serta program Sakinah (rumah layak huni). Selain itu, sektor pendidikan dialokasikan minimal 20%, disusul kesehatan dan sektor pelayanan publik lainnya.

    Bupati berharap forum Musrenbang mampu menciptakan perencanaan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

    “Usulan desa dan kecamatan harus selaras dengan prioritas daerah agar pembangunan berjalan efektif dan berkesinambungan,” tegasnya.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, memaparkan secara rinci alur penyusunan RKPD 2027, mulai dari Kick Off Meeting (Desember 2025), Forum Konsultasi Publik, Musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah. Penyusunan rancangan akhir RKPD dijadwalkan rampung pada minggu keempat Juni 2026.

    H Ade menyebut Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), terdapat 6.617 usulan kegiatan dari Musrenbang desa. Usulan tersebut kemudian dibahas kembali pada Musrenbang kecamatan dan menghasilkan 1.711 usulan prioritas yang kini sedang diverifikasi perangkat daerah.

    Sementara itu, pokir DPRD mencatat 2.238 usulan kegiatan, yang saat ini juga masih dalam proses verifikasi administrasi maupun teknis. Seluruh usulan yang telah diverifikasi menjadi dasar penyusunan Rancangan RKPD 2027 dan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah tahun 2027.

    Dari hasil pengolahan usulan Musrenbang kecamatan dan pokir DPRD, diketahui bahwa kebutuhan prioritas masyarakat masih didominasi sektor infrastruktur permukiman. Di antaranya, pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan di kawasan kumuh, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

    Ditempat yang sama, Ketua DPRD kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan RKPD 2027 harus sepenuhnya selaras dengan RPJMD 2025-2029. Ia menekankan pentingnya penyusunan program berdasarkan isu strategis daerah dan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses maupun pengawasan DPRD.

    “RKPD harus menjawab kebutuhan riil masyarakat dan konsisten dengan visi pembangunan jangka menengah. Penguatan agroindustri dan pariwisata harus menjadi motor ekonomi Sukabumi,” singkatnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemkab. Sukabumi turut memberikan penghargaan kepada 17 perusahaan yang dinilai taat terhadap ketentuan daerah. Beberapa perusahaan yang menerima penghargaan simbolis antara lain Akur Pratama, Semen Jawa, Mercy Farma, dan GSI.

    Kegiatan dilanjutkan penandatanganan berita acara Musrenbang RKPD 2027.

  • Pembekalan Pemateri MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Penggerak Peningkatan kinerja Aparatur Di Kabupaten Sukabumi “

    Pembekalan Pemateri MTA, Sekda H. Ade Suryaman ” Penggerak Peningkatan kinerja Aparatur Di Kabupaten Sukabumi “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kab Sukabumi menyelenggarakan acara “Pembekalan Pemateri Majlis Ta’lim Aparatur (MTA) Kabupaten Sukabumi Periode 2025-2030”. Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan ustaz dan ustazah dari berbagai instansi ini berlangsung di Aula PKK Pendopo Sukabumi, Jumat (27/03).

    Ketua Pelaksana Kegiatan, KH. Emboh Misbah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembentukan dan pembekalan pengurus MTA ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita Kabupaten Sukabumi sebagai Qoryah Mubarokah.

    “Mengingat luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi, tim panitia telah menyusun kurikulum serta modul pembelajaran yang matang untuk para pemateri. Kami menargetkan pada minggu kedua ke depan, para pemateri sudah siap dan mulai turun langsung ke masing-masing perangkat daerah untuk mengaplikasikan program ini,” jelas KH. Emboh Misbah.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kepengurusan MTA yang turut melibatkan peran aktif para ustazah. Ia menegaskan bahwa MTA memegang peranan vital dalam membina lebih dari 20.660 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sukabumi.

    “MTA ini bukan sekadar kegiatan keagamaan biasa, melainkan wadah yang sangat strategis untuk membentuk karakter ASN kita. Saya berharap para pemateri tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi teladan nyata. Untuk memastikan program berjalan maksimal, mulai bulan April nanti, pemerintah daerah akan menerapkan sistem monitoring dan evaluasi guna memantau keaktifan perangkat daerah dalam menyelenggarakan MTA,” tegas Ade Suryaman.

    Menurut Sekda melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh pemateri MTA memiliki visi yang sama serta mampu menjadi motor penggerak perbaikan akhlak, kedisiplinan, serta kinerja aparatur negara di Kabupaten Sukabumi.

  • Halal Bihalal 1447 H, Bupati Sukabumi ” Perkuat Komitmen Pelayanan Orientasi Kerja Untuk Masyarakat “

    Halal Bihalal 1447 H, Bupati Sukabumi ” Perkuat Komitmen Pelayanan Orientasi Kerja Untuk Masyarakat “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sukabumi untuk kembali memperkuat komitmen pelayanan publik dan menjaga profesionalisme dalam bekerja. Pesan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pagi dan Halal Bihalal 1447 H/2026 M lingkup ASN Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Halaman Parkir Setda, Rabu (25/3/2026).

    Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya orientasi kerja yang berpihak pada masyarakat, sekaligus mengingatkan agar ASN tidak terlibat dalam persoalan yang tidak relevan dengan tugas pokok.

    “Kita bekerja sesuai tugas kita. Sebagai ASN, kita harus menjalankan fungsi birokrasi dengan baik. Fokus pada pelayanan masyarakat, hindari hal-hal yang tidak perlu terkait hubungan dengan atasan,” tegas Bupati.

    Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat tata kelola melalui seleksi pejabat yang objektif dan berkelanjutan.

    “Tahun ke tahun kami melakukan seleksi pejabat. Kami mencari orang-orang yang punya komitmen kuat untuk mendukung Sukabumi Mubarakah. Setiap bulan bahkan setiap tahun kami evaluasi siapa yang layak menduduki jabatan,” jelasnya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan motivasi kepada pejabat eselon 3 dan 4 agar siap meningkatkan kapasitas diri serta berkompetisi secara sehat ketika ada peluang jabatan.

    “Ketika ada peluang, silakan bersaing secara profesional. Tunjukkan jati diri sebagai ASN yang berintegritas,” kata Bupati.

    Ia turut menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh ASN yang telah bekerja bersama selama setahun terakhir.

    “Saya bersama Wakil Bupati tidak dapat berjalan sendiri. Terima kasih atas kerja keras semuanya. Mohon maaf bila ada hal yang kurang berkenan,” ungkapnya.

    Di hadapan ASN, Bupati juga mengumumkan agenda penting dalam waktu dekat, yakni pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana di wilayah Kecamatan Palabuhanratu.

    “Kita akan melaksanakan peletakan batu pertama di Kampung Gempol. Sekitar 100 rumah akan dibangun di Kecamatan Palabuhanratu. Mudah-mudahan diberi kelancaran agar penyintas bencana segera merasakan tempat yang aman,” jelasnya.

    Bupati menyebut rencana pembangunan Kampung bencana yang dinamai kampung Mubarakah tersebut sebagai upaya menghadirkan lingkungan hunian yang lebih layak dan terpadu bagi warga.

    “Mudah mudahan semua diberi kelancaran, agar saudara penyintas bencana dapat segera merasakan tempat yang aman,” tandasnya.

  • Konferensi PERS Operasi Ketupat Lodaya, Wabup H. Andreas Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

    Konferensi PERS Operasi Ketupat Lodaya, Wabup H. Andreas Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Puncak arus wisata pada libur Lebaran 1447 Hijriah/2026 mulai terasa di kawasan Palabuhanratu. Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mengingatkan seluruh wisatawan agar mengutamakan keselamatan saat menikmati libur panjang ini. Imbauan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Operasi Ketupat Lodaya 2026 bersama Pemkab Sukabumi, BMKG, dan Polres Sukabumi di Pos Pengamanan Gadobangkong, Selasa (24/3/2026).

    “Hari ini merupakan puncak libur Lebaran. Kami mengimbau masyarakat yang berwisata ke Palabuhanratu untuk selalu menjaga keselamatan dan kenyamanan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi ingin menciptakan suasana wisata yang damai, sejuk, dan aman bagi seluruh pengunjung,” ujar Wabup Andreas.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang terus bekerja menjaga keamanan selama periode libur Lebaran. Namun, dirinya mengingatkan agar para petugas tetap memperhatikan kondisi kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang siaga di lapangan. Tetap jaga kesehatan agar tugas pengamanan dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyambut baik tingginya kunjungan wisatawan. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati, mengamati kondisi sekitar, serta mematuhi aturan keselamatan di lokasi wisata.

    “Kami optimistis tata kelola pariwisata Sukabumi terus membaik agar semakin aman dan menyenangkan bagi pengunjung,” ujarnya.

    Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan pentingnya kesiapan kendaraan bagi wisatawan yang hendak menuju kawasan wisata Palabuhanratu, mengingat medan jalan yang cukup ekstrem.

    “Masyarakat diminta menggunakan kendaraan yang dalam kondisi prima. Jangan memodifikasi kendaraan barang menjadi angkutan manusia karena sangat berisiko dan dapat menyebabkan fatalitas apabila terjadi kecelakaan,” tegasnya.

    Kepala Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Sukabumi, Agung Saptaji, turut memaparkan kondisi cuaca terkini di wilayah Sukabumi. Meski curah hujan relatif lebih rendah dibandingkan wilayah utara seperti Bogor, ia menegaskan bahwa gelombang laut Palabuhanratu perlu menjadi perhatian serius.

    “Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Ini kategori sedang dan tidak boleh diabaikan. Puncak pasang terjadi sejak pukul 11.00 WIB dan mulai surut sekitar pukul 16.00 WIB,” jelasnya.

  • DAMKARMAT Kabupaten Sukabumi Laksanakan Pemenuhan Pelayanan Dasar ( Operasi Kebakaran ) Di Kabupaten Sukabumi

    DAMKARMAT Kabupaten Sukabumi Laksanakan Pemenuhan Pelayanan Dasar ( Operasi Kebakaran ) Di Kabupaten Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Dinas damkarmat Kab Sukabumi berhasil melakukan operasi penangan kebakaran bangunan sekolah TK Tunas Karya di Kp. Cibungur, RT 02/13
    Desa Ubrug Kecamatan Warungkiara pada senin
    23 Maret 2026

    Petugas damkarmat yang menangani dari Pos Sektor Cibadak dan Pos Sektor Cikembar

    Damkar Melayani Sepenuh Hati, menjaga dedikasi dan semangat dalam bertugas..Yudha Brama Jaya. Damkar Kabupaten Sukabumi Hebaat.

  • Halal Bihalal, Bupati Sukabumi H. Asep Japar ” Energi Kebersamaan Tingkatkan Pelayanan Untuk Masyarakat “

    Halal Bihalal, Bupati Sukabumi H. Asep Japar ” Energi Kebersamaan Tingkatkan Pelayanan Untuk Masyarakat “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di Bale Budaya Pudak Arum, Pendopo Sukabumi, Minggu,22 Maret 2026. Kegiatan halal bihalal tersebut dihadiri berbagai unsur yang ada di Kabupaten Sukabumi. Baik dari pemerintah, swasta, organisasi, partai politik, hingga yang lainnya.

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk saling memaafkan, membersihkan hati dari segala khilaf, serta mempererat tali persaudaraan. Bahkan, semangat fitrah ini menjadi energi baru untuk memperkokoh kebersamaan, meningkatkan etos kerja, integritas, serta profesionalisme dalam melayani masyarakat Kabupaten Sukabumi.

    “Dalam kesempatan ini, saya mengajak semuanya untuk menyatukan visi dan misi. Mari kita solidkan untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Sukabumi,” ajaknya.

    H. Asep Japar meyakini, semangat kebersamaan akan berdampak besar dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Terutama dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul,berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

    “Dengan semangat kebersamaan, kami yakin visi Mubarakah dapat terwujud. Meskipun di tengah tantangan zaman yang luar biasa,” ucapnya.

    Di momen tersebut, H. Asep Japar pun meminta maaf kepada masyarakat atas kinerjanya selama setahun yang belum maksimal. Namun masih terdapat empat tahun ke depan yang akan dimaksimalkan untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.

    “Satu tahun kerja bersama Pak wakil bupati,masih banyak hal yang belum maksimal. Masih ada waktu empat tahun ke depan yang akan kami maksimalkan,” ungkapnya.

    Namun sejumlah prestasi pun diraih di satu tahun kepemimpinan. Salah satunya ialah penurunan angka kemiskinan, swasembada pangan, hingga peningkatakan SDM.

    “Sejak 2025 ratusan beasiswa telah kami berikan untuk putra/putri terbaik di Kabupaten Sukabumi. Beasiswa ini terus bergulir di 2026 ini. Semua ini dilaksanakan untuk meningkatkan SDM Kabupaten Sukabumi,” bebernya

    Di momen yang fitrah ini, Bupati pun memohon doa untuk Kabupaten Sukabumi. Terutama berkaitan kemajuan Kabupaten Sukabumi.

    “Kami mohon doanya akan Sukabumi semakin maju. Semoga pula Sukabumi dapat terbebas dari bencana,” pungkasnya.