Author: admin

  • Bupati Sukabumi Minta Seluruh Fasilitas Kesehatan Mengoptimalkan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

    Bupati Sukabumi Minta Seluruh Fasilitas Kesehatan Mengoptimalkan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh fasilitas kesehatan untuk terus mengoptimalkan layanan kesehatan. Hal itu agar capaian layanan. Kesehatan di Kabupaten Sukabumi trennya terus meningkat.

    “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan kader kesehatan atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan selama ini. Mari kita tingkatkan terus layanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya saat memberikan arahan dalam rapat dinas di Lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi di wilayah Cikukulu, Rabu, 8 April 2026.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi sendiri,terus berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri. Salah satunya dengan terus membuat inovasi.

    “Mari kita perkuat layanan dasar di Puskesmas dan mengintensifkan layanan jemput bola atau keliling,” ajaknya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H.Masykur Alawi mengatakan organisasi perangkat daerah di bawah kepemimpinanya telah menyiapkan sejumlah program untuk mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi. Baik dari sisi sarana prasarana maupun SDM.

    “Kami telah menyiapkan program untuk empat tahun ke depan. Transformasi untuk empat tahun ke depan, termasuk dari sisi digitalisasi layanan,” pungkasnya.

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Membuka MUSCAB lll BPC HIPMI, ” HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi Di Sukabumi “

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Membuka MUSCAB lll BPC HIPMI, ” HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi Di Sukabumi “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar membuka kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) III Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sukabumi di Saung Geulis Kecamatan Cisaat, Rabu, 8 April 2026.

    Muscab sendiri, menjadi agenda rutin dalam sebuah organisasi. Di dalamnya menjadi ajang evaluasi kepengurusan lama, pemilihan ketua dan kepengurusan baru serta program kerja ke depan organisasi.

    Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Muscab ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi hingga penguatan peran pemuda dalam roda ekonomi di Kabupaten Sukabumi. Apalagi Kabupaten Sukabumi memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, baik sektor pariwisata, pertanian, hingga industri kreatif.

    “Di sinilah peran HIPMI yang salah satunya sebagai penggerak inovasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

    Oleh karena itu, Bupati mendorong HIPMI agar mampu agar membantu UMKM lokal naik kelas. Selain itu, ikut serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

    “Mari kita menjadi mitra strategis dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang pro rakyat,” ajaknya.

    Maka dari itu,Bupati berharap muscab ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid, visioner, dan mampu melahirkan program kerja yang konkret. Namun bupati berpesan, kedepankan semangat persaudaraan dan profesionalisme.

    “Mari kita bangun sinergi yang lebih erat untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi Mubarakah,” bebernya.

    Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Sukabumi Faisal Malik Januar berharap dapat dapat terpilih ketua terbaik di Muscab ini. Bahkan bisa membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

    “Semoga kegiatan ini menjadi semangat besar untuk membawa HIPMI ke arah yang lebih baik,” pungkasnya

  • Bupati Minta Pelajar Peraih Beasiswa Darmabaktikan Ilmu Untuk Kemajuan Sukabumi

    Bupati Minta Pelajar Peraih Beasiswa Darmabaktikan Ilmu Untuk Kemajuan Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ratusan pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi akhirnya dapat berkuliah secara gratis di Universitas Nusa Putra. Hal itu pasca diraihnya beasiswa bupati yang telah diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Kampus Universitas Nusa Putra, Selasa, 7 April 2026.

    Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah penerima beasiswa bupati di 2026 ini mencapai 170 orang. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 150 orang. Ratusan penerima beasiswa ini merupakan orang-orang terbaik dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

    Khanza Kineta Putri Andrian, salah satunya. Perempuan asal Kecamatan Cicantayan ini menjadi peserta terbaik dalam seleksi penerimaan beasiswa bupati 2026. Pelajar asal SMKN 1 Cibadak tersebut berhasil mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).

    “Ketika mendapatkan informasi sebagai penerima beasiswa, pastinya senang dan terharu. Apalagi tidak hanya mendapatkan beasiswa, namun peraih nilai tertinggi,” ujarnya.

    Atas capaian tersebut, dirinnya pun berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan membimbingnya.

    “Tanpa bantuan dan bimbingan para guru, saya tidak mungkin berdiri di sini sebagai penerima beasiswa bupati. Saya sangat berterima kasih,” ucapnya.

    Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, program beasiswa bupati ini merupakan wujud nyata dari ikhtiar mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi. Terutama dalam mewujudkan generasi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

    “Saya dengan Pak Andreas berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM, salah satunya lewat beasiswa pendidikan ini,” ungkapnya.

    H. Asep Japar meyakini, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, beasiswa akan terus diberikan kepada generasi penerus bangsa.

    “Melalui kerjasama berkelanjutan dengan Universitas Nusa Putra ini, kami inign memastikan putra/putri terbaik daerah mendapatkan akses terbaik terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan berstandar internasional. Insya Allah setiap tahun beasiswa bupati akan terus ada,” tegasnya.

    Maka dari itu, kepada para penerima beasiswa bupati berpesan agar melaksanakan pendidikan sebaik mungkin. Apalagi, beasiswa yang diterima tersebut merupakan amanah dari masyarakat Kabupaten Sukabumi.

    “Belajarlah bersungguh-sungguh, raihlah prestasi setinggi mungkin dan nantinya darmabaktikan ilmu serta tenaga untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi yang kita cintai,” pesannya.

  • Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas Ajak TPP P3MD Perkuat Komunikasi Dan Kolaborasi

    Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas Ajak TPP P3MD Perkuat Komunikasi Dan Kolaborasi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mengajak Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP P3MD) untuk memperkuat komunikasi serta kolaborasi dengan pemerintah daerah.

    Ia menegaskan bahwa kerja bersama menjadi kunci penyelesaian berbagai persoalan pembangunan, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

    Ajakan itu disampaikan Wabup saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Kerja Pendampingan TPP P3MD di Aula Rumah Makan Tahu Sumedang H. Didi, Jalan Lingkar Selatan, Cisaat, Senin (6/4/2026).

    Menurut Wabup, era saat ini menuntut pola kerja kolaboratif lintas unsur atau pendekatan pentahelix. Pemerintah daerah, katanya, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan pendamping desa, pemerintah desa, kecamatan, hingga unsur masyarakat.

    “Mudah-mudahan para pendamping bisa semakin kolaboratif bersama kepala desa, camat, dan pemerintah kabupaten,” ujarnya.

    Selain memperkuat koordinasi, H Andreas juga meminta para pendamping untuk mendorong kepala desa mengoptimalkan program strategis Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP).

    Ia menilai desa memiliki aset dan potensi besar yang harus diolah untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

    “Program ini benar-benar menghidupkan wilayah. Karena itu desa harus menyiapkan sumber penghasilan yang bisa menyuplai MBG maupun KMP,” tegasnya.

    H Andreas menambahkan, Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah luas dan lahan pertanian yang besar, sehingga peluang pengembangan ekonomi desa sangat terbuka.

    “Ayo kita bersama-sama membina desa masing-masing. Harapan saya, selain meningkatkan kualitas SDM, ekonomi di setiap wilayah juga ikut tumbuh,” pungkasnya..

    Ketua Tenaga Pendamping Profesional, Asep Saepul Bahri, menjelaskan bahwa TPP di Kabupaten Sukabumi berjumlah 107 orang, terdiri dari 4 tenaga kabupaten, 40 pendamping desa, dan 61 pendamping lokal desa.

    Asep menyampaikan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal akan membuka rekrutmen untuk mengisi formasi kosong, yakni sekitar 50 posisi Pendamping Lokal Desa (PLD), 30 posisi pendamping desa di tingkat kecamatan, dan 2 posisi tenaga kabupaten.

    Pendamping desa ini memiliki peran penting dalam mengawasi dan memfasilitasi pembangunan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemberdayaan masyarakat termasuk tata kelola keuangan desa dan penguatan BUM Desa.

    Asep menuturkan, Rakor tersebut digelar sebagai upaya menyinergikan kerja pendamping dengan instansi terkait agar program pemerintah pusat dapat terlaksana optimal di desa.

  • Hj.Rina Rosmaniar Japar Terpilih Sebagai Ketua PERWOSI Masa Bakti 2026-2030

    Hj.Rina Rosmaniar Japar Terpilih Sebagai Ketua PERWOSI Masa Bakti 2026-2030

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) masa bakti 2026-2030. Pemilihan Hj. Rina Rosmaniar Japar dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) tingkat Kabupaten Sukabumi 2026 yang digelar di Wilayah Sukabumi, Senin, 6 April 2026.

    Ketua Perwosi Kabupaten Sukabumi Terpilih Hj. Rina Rosmaniar Japar mengatakan, dirinya telah menyiapkan sejumlah inovasi di organisasi ini. Hal itu agar organisasi ini dapat terus berkembang dan menjadi motor penggerak olahraga di Kabupaten Sukabumi.

    “Kita ini organisasi olahraga, mari kita giatkan berolahraga. Kita coba gebrakan awal lewat senam bersama di Pendopo, nanti,” ujarnya.

    Tak hanya itu saja, berbagai gebrakan lain pun tengah di siapkan untuk organisasi di bawah kepemimpinan mantan atlet Volly ini ke depannya.

    “Olahraga telah menjadi bagian saya. Dulu saya aktif sebagai atlet Volly,” ucapnya

    Namun tak sekadar olahraga, Perwosi pun bukan organisasi baru baginya. Dirinya telah lama berkecimpung di organisasi ini.

    “Saya merupakan bagian dari Perwosi dan Alhamdulillah diberi kesempatan untuk memimpin organisasi ini,” ungkapnya.

    Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi Ahmad Fakhrizal mengaku bangga dengan aktifnya wanita dalam berorganisasi, terutama di bidang olahraga. Apalagi peran wanita dalam berolahraga sangat dibutuhkan.

    “Atlet asal Kabupaten saja, banyak wanitanya. Bahkan atlet wanita kita menjadi peraih medali emas sepakbola putri,” bebernya.

    Dirinya berharap, kepengurusan yang baru dapat membawa Perwosi semakin baik lagi ke depannya.

    “KONI siap membantu Perwosi agar melahirkan atlet wanita Sukabumi yang bisa berkiprah di level nasional hingga internasional,” tegasnya.

  • Kadis Pariwisata Sukabumi Soroti Dugaan Kecurangan Timbangan Ikan, Dinilai Rusak Citra Wisata

    Kadis Pariwisata Sukabumi Soroti Dugaan Kecurangan Timbangan Ikan, Dinilai Rusak Citra Wisata

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, angkat bicara terkait dugaan kecurangan timbangan ikan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu yang sempat viral di media sosial. Ia menilai peristiwa tersebut dapat mencoreng citra pariwisata daerah, khususnya di destinasi unggulan pesisir selatan Sukabumi.

    Ali Iskandar menyampaikan keprihatinannya atas informasi yang beredar mengenai wisatawan yang mengaku dirugikan saat berbelanja hasil laut di kawasan Pelabuhanratu.

    “Memang, ini tidak baik dan sangat memprihatinkan,” ujar Ali Iskandar, Senin (6/4/2026).

    Menurutnya, praktik yang merugikan konsumen seperti dugaan manipulasi timbangan tidak hanya berdampak pada pedagang secara individu, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata Kabupaten Sukabumi.

    “Kalau kepercayaan wisatawan terganggu, tentu ini bisa berdampak luas terhadap sektor pariwisata kita,” tegasnya.

    Ia memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan tersebut. Dinas Pariwisata telah melakukan koordinasi lintas instansi guna menindaklanjuti laporan yang beredar.

    “Sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait, termasuk DKP, PPNP, pihak kelurahan, hingga Plt Camat Pelabuhanratu,” jelasnya.

    Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pelabuhanratu.

    Ali juga mengingatkan seluruh pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata dan perdagangan, untuk menjunjung tinggi integritas serta kejujuran dalam setiap transaksi.

    “Kepercayaan pengunjung adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pariwisata daerah. Jangan sampai karena ulah segelintir oknum, citra baik yang sudah dibangun menjadi rusak,” pungkasnya.

    Pemerintah daerah pun diharapkan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap pelaku usaha di kawasan wisata, guna menjaga kualitas layanan dan kenyamanan wisatawan di Kabupaten Sukabumi.

  • SERTIJAB DANYONIF 310/KK, Wabup Tegaskan Pentingnya Sinergi Untuk Menjaga Keamanan Wilayah

    SERTIJAB DANYONIF 310/KK, Wabup Tegaskan Pentingnya Sinergi Untuk Menjaga Keamanan Wilayah

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan untuk menjaga stabilitas keamanan.

    Pernyataan itu disampaikan H Andreas saat menghadiri Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 310/Kidang Kencana di Lapangan Yonif 310/KK, Cikembar, Senin (6/4/2026).

    Dalam upacara tersebut, tongkat komando resmi beralih dari Letkol Inf Beny Safri, S.H., M.Han., kepada Letkol Inf Angga Sukma, S.I.P., M.Tr.Mil.

    H Andreas menilai pergantian komando merupakan momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan TNI sebagai pilar pertahanan negara.

    “Negara membutuhkan kolaborasi semua instrumen untuk mencapai kemerdekaan yang hakiki,” tegasnya.

    Ia juga menyatakan komitmennya untuk membangun kerja sama yang lebih erat dengan jajaran Yonif 310/KK, terutama dalam menjaga keamanan kawasan strategis Sukabumi.

    Pada kesempatan itu, Wabup Andreas memberikan apresiasi kepada Letkol Inf Beny Safri atas dedikasi selama memimpin Yonif 310/KK.

    “Selamat bertugas di tempat yang baru, Pak Beny. Semoga mendapat keberkahan di jabatan yang baru ,” ujarnya.

    Kepada komandan baru, Letkol Inf Angga Sukma, Wabup berharap masa penugasan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lancar dan membawa pengalaman positif.

    “Semoga diberi kelancaran selama bertugas di sini,” katanya.

    Wabup juga berpesan agar prajurit tetap menjaga sinergitas dalam.berbakti kepada nusa dan bangsa

    Letkol Inf Beny Safri, yang kini menempati jabatan baru sebagai Dandim 0607/Kota Sukabumi, berharap kerja sama yang selama ini terjalin dengan Forkopimda dan berbagai mitra daerah tetap berlanjut meski terjadi pergantian kepemimpinan.

    Sementara itu, Danyonif baru Letkol Inf Angga Sukma meminta dukungan seluruh pihak agar dapat melanjutkan program yang telah dirintis pendahulunya.

    “Kami mohon dukungan untuk melaksanakan tugas, dan ke depan kami berupaya menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

  • Pelantikan Ketua Dan Pengurus PSKSS Masa Bakti 2025 – 2030, Bupati” Mitra Strategis Untuk Kepentingan Masyarakat”

    Pelantikan Ketua Dan Pengurus PSKSS Masa Bakti 2025 – 2030, Bupati” Mitra Strategis Untuk Kepentingan Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Japar secara resmi menjadi Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) untuk masa bakti 2025-2030. Hal itu pasca dilantik bersama para pengurus FSKSS lainnya di Pendopo Sukabumi, Senin, 6 April 2026.

    Proses pelantikan dilakukan langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar dengan disaksikan Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait lainnya.

    Dalam sambutannya, H. Asep Japar mengatakan, FSKSS merupakan mitra strategis pemerintah. Terutama sebagai penghubung harapan masyarakat dengan Pemda dalam mengatasi berbagai permasalahan.

    “FSKSS ini merupakan mitra strategis pemerintah dan motor penggerak masyarakat terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

    Maka dari itu, pelantikan kepengurusan yang baru ini menjadi momentum untuk mengakselerasi program dan memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder.

    “FSKSS memiliki rekam jejak luar biasa, terutama dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi sehat lewat bukti pennghargaan Swasti Saba Wistara hingga tiga kali berturut turut. Ini momentum untuk meningkatkan prestasi hebat yang sebelumnya telah diraih,” tegasnya.

    Oleh karena itu, Bupati Sukabumi mendorong peningkatan kekompakan di internal maupun eksternal. Termasuk dukungan dari sejumlah perangkat daerah terkait.

    “Optimalkan setiap peran. Mari mari wujudkan Kabupaten Sukabumi sehat yang paripurna,” ajaknya.

    Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman sekaligus Ketua Tim Pembina FSKSS menambahkan, Kabupaten Sukabumi memiliki sejarah hebat dengan FSKSS dan Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Terutama dalam hal pemenuhan sembilan tatanan yang tercantum di KKS.

    “Sejak 2015 Kabupaten Sukabumi terus meraih penghargaan tentang KKS. Dari penghargaan padapa hingga Swasti Saba wistara tiga kali berturut -turut. Sehingga, Kabupaten Sukabumi sering dijadikan percontohan. Ini harus jadi penyemangat untuk pengurus terbaru,” ungkapnya

    Ketua FSKSS Hj. Rina Rosmaniar Japar mengatakan, dirinya telah merancang sejumlah program kerja untuk kemajuan organisasi dan Kabupaten Sukabumi. Salah satunya lewat peningkatan berbagai inovasi di bawah kepemimpinannya.

    “Kami akan berusaha melahirkan banyak inovasi terutama yang bermanfaat lebih nyata untuk Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

    Dalam perwujudan inovasi tersebut, sinergitas dan kolaborasi dijadikan sebagai kunci utama. Apalagi, permasalahan kesehatan memerlukan kolaborasi dan komitmen bersama.

    “Mari kita jadikan FSKSS sebagai motor penggerak terwujudkan Kabupaten Sukabumi yang bersih, nyaman, dan sehat,” pungkasnya.

  • Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan Anggota Komisi VII DPR RI Dorong Pengaktifan Kembali Tollgate Wisata untuk Tingkatkan PAD Sukabumi

    Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan Anggota Komisi VII DPR RI Dorong Pengaktifan Kembali Tollgate Wisata untuk Tingkatkan PAD Sukabumi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Anggota Komisi VII DPR RI, Iman Adinugraha, mendorong pengaktifan kembali sistem tollgate di kawasan wisata sebagai solusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi.

    Hal tersebut disampaikan usai kegiatan diseminasi strategi pemasaran pariwisata nusantara melalui digital marketing yang digelar di Hotel Augusta, Sabtu (4/4). Kegiatan ini melibatkan Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, serta para pelaku usaha wisata.

    Dalam kesempatan tersebut, Iman menyoroti ketimpangan antara tingginya jumlah kunjungan wisatawan dengan rendahnya PAD yang diterima daerah. Ia mengungkapkan, pada libur Idulfitri, jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 352 ribu orang, namun PAD yang diperoleh hanya berkisar Rp128 juta.

    “Dengan jumlah kunjungan sebesar itu, tapi PAD kecil, tentu ini menjadi perhatian. Artinya kita belum maksimal dalam memanfaatkan potensi yang ada,” ujarnya.

    Menurutnya, salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh adalah mengaktifkan kembali sistem tollgate wisata yang dikelola secara profesional dan transparan oleh pemerintah daerah.

    “Dengan tollgate, pengunjung bisa berkontribusi langsung. Pengelolaannya harus baik, tidak lagi manual seperti dulu, sehingga tidak ada kebocoran. Hasilnya bisa digunakan untuk pembangunan daerah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, keberadaan tollgate harus didukung pembangunan infrastruktur, khususnya jalan alternatif guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat musim liburan.

    “Kita dorong pembangunan jalan alternatif. Selain mengurai macet, retribusi juga bisa ditempatkan di jalur tersebut tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

    Iman menegaskan bahwa pengaktifan kembali tollgate membutuhkan komitmen kuat dan kebijakan dari pemerintah daerah agar dapat berjalan optimal.

    “Ini perlu political will. Saya yakin dengan koordinasi yang baik, langkah ini bisa terealisasi dan memberikan dampak besar bagi PAD,” tambahnya.

    Ia juga menekankan bahwa sistem tollgate berbeda dengan pengelolaan destinasi wisata oleh pihak swasta. Jika sektor swasta berorientasi bisnis, maka tollgate merupakan instrumen pemerintah untuk menghimpun pendapatan yang akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyebut tollgate hanya menjadi salah satu pemicu (trigger) dalam upaya peningkatan PAD.

    Ia menegaskan, pihaknya juga fokus pada pembenahan tata kelola pariwisata secara menyeluruh, mulai dari peningkatan keamanan, kenyamanan, hingga penataan kawasan wisata.

    “Tollgate itu trigger, tapi yang utama adalah penataan. Kita harus memastikan pelayanan kepada wisatawan optimal, tidak ada duplikasi harga, dan semua pelaku usaha berada dalam satu manajemen kawasan,” ujarnya.

    Ali mengungkapkan, tingkat keamanan dan kenyamanan kawasan wisata Sukabumi saat ini masih berada di angka 50,3 persen. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan melalui penambahan titik pantau serta langkah mitigasi di kawasan wisata.

    Selain itu, penanganan sampah juga menjadi perhatian serius. Pihaknya tengah mendorong penggunaan teknologi pengolahan sampah di lokasi wisata agar tidak lagi bergantung pada sistem pengangkutan ke luar daerah.

    “Kita ingin sampah bisa diolah langsung di kawasan, sehingga menciptakan nilai ekonomi baru,” katanya.

    Ia menambahkan, sebelum penerapan tollgate dilakukan, penataan kawasan akan menjadi prioritas utama guna menghindari berbagai persoalan di lapangan.

    “Tidak mungkin kita mempromosikan wisata kalau belum membenahi diri. Jadi semua harus berjalan beriringan,” tandasnya.

    Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha, diharapkan potensi besar pariwisata Sukabumi dapat dimaksimalkan sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Infrastruktur dan Ketepatan Bansos dalam Laporan Reses 2026

    Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Infrastruktur dan Ketepatan Bansos dalam Laporan Reses 2026

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan laporan hasil Reses Ke-1 Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (1/4/2026). Laporan tersebut menegaskan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar serta peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

    Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana, mengungkapkan bahwa laporan ini merupakan kristalisasi aspirasi masyarakat yang dihimpun selama masa reses yang berlangsung pada 4 hingga 6 Februari 2026 di seluruh daerah pemilihan (dapil).

    “Laporan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi potret nyata kondisi di lapangan. Kami merangkum berbagai kebutuhan prioritas masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan sosial,” ujarnya.

    Mengacu pada ketentuan Bab X Pasal 117 Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tata Tertib DPRD, laporan reses wajib memuat waktu dan lokasi kegiatan, jenis aspirasi yang disampaikan masyarakat, serta rekomendasi tindak lanjut yang diusulkan oleh anggota dewan.

    Dalam pelaksanaannya, anggota Fraksi PKB melakukan dialog langsung dengan warga, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan di tingkat lokal. Selain itu, mereka juga melakukan peninjauan lapangan terhadap sejumlah proyek pembangunan, baik yang telah selesai maupun yang masih dalam proses pengerjaan.

    Dari hasil reses tersebut, terdapat dua isu utama yang mencuat. Pertama, masih adanya kebutuhan mendesak terhadap pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, jembatan penghubung antarwilayah, serta sarana air bersih. Kedua, masyarakat mengharapkan sistem penyaluran bansos yang lebih transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

    Bayu menegaskan, seluruh hasil reses ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan ke depan.

    “Kami mendorong agar hasil reses ini tidak berhenti sebagai laporan semata, tetapi benar-benar ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

    Fraksi PKB juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan di Kabupaten Sukabumi.