Category: Sukabumi

  • Luapan Sungai Ciparanje Rendam Ratusan Hektare Sawah, Dinas PU Sukabumi Turun Langsung ke Lokasi

    Luapan Sungai Ciparanje Rendam Ratusan Hektare Sawah, Dinas PU Sukabumi Turun Langsung ke Lokasi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Banjir yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diketahui dipicu oleh meluapnya Sungai Ciparanje akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Luapan sungai yang melintasi Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud itu tertahan oleh aliran Sungai Cibuni di bagian hilir, sehingga menyebabkan genangan meluas dan merendam ratusan hektare lahan pertanian produktif di kawasan Denuh, Kecamatan Tegalbuleud.

    Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir. Peninjauan ini merupakan perintah langsung Bupati Sukabumi, Asep Japar, guna memperoleh data primer yang akurat sebagai dasar penanganan ke depan.

    “Hari ini kami meninjau langsung dampak banjir akibat meluapnya Sungai Ciparanje atas perintah Pak Bupati. Kami diminta untuk terjun langsung menginventarisasi dan mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian ini,” ujar Uus Firdaus di lokasi.

    Dalam kegiatan tersebut, Dinas PU didampingi oleh Camat Tegalbuleud, jajaran Bidang Sumber Daya Air (SDA), Babinsa, serta Kasi Trantibum setempat. Tim melakukan pendataan terhadap dampak banjir, khususnya pada sektor pertanian dan infrastruktur pendukung.

    Lebih lanjut, Uus menjelaskan bahwa proses pendataan tidak hanya berfokus pada kerugian materiil yang dialami masyarakat, tetapi juga mencakup aspek teknis penanganan infrastruktur untuk jangka panjang. Pihaknya akan mengkaji langkah penanganan yang tepat, termasuk kemungkinan normalisasi sungai atau perbaikan tanggul.

    “Sesuai arahan Pak Bupati, kami melakukan pendataan baik dari sisi kerugian maupun penanganannya. Terlepas nantinya itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Kabupaten Sukabumi, namun intinya kami merespons kejadian ini,” jelasnya.

    Uus menegaskan bahwa Bupati Sukabumi Asep Japar memiliki perhatian serius terhadap persoalan banjir langganan di wilayah Tegalbuleud agar tidak terus berulang setiap tahun dan merugikan masyarakat.

    “Prinsipnya Pak Bupati sangat peduli dengan persoalan ini. Harapannya, ke depan dapat ditangani secara komprehensif sehingga banjir yang hampir terjadi setiap tahun ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

  • Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Laksanakan Pemenuhan Pelayanan Dasar Di Kabupaten Sukabumi

    Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Laksanakan Pemenuhan Pelayanan Dasar Di Kabupaten Sukabumi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Dinas damkarmat Kab Sukabumi berhasil mengevakuasi mayat laki-laki di sungai Cidadap An. Bpk. Cepang usia 64 tahun. beralamat kp. Kawung Luwuk RT07/RW015 ds.cidadap Kec. Simpenan

    Waktu Kejadian : Hari :Jum’at Tanggal 23 Januari 2026, penanganan Selesai sekira Pukul : 18.15 WIB
    Lokasi Kejadian : Jl. Bojongkopo (Jembatan) Desa Loji Kecamatan Simpenan

    Dalam kesempatan itu petugas yang menangani antara lain Amirudin Haq, Den Dinar, Yoga Firmansyah dan Adrikni serta para pihak yang berkontribusi dalam kelancaran evakuasi.

    Damkar Melayani Sepenuh Hati, menjaga dedikasi dan semangat dalam bertugas..Yudha Brama Jaya. Damkar Kabupaten Sukabumi Hebaat.

  • Bupati Terima Aspirasi Guru PPPK PW, Tegaskan Komitmennya Perjuangkan Kesejahteraan Guru

    Bupati Terima Aspirasi Guru PPPK PW, Tegaskan Komitmennya Perjuangkan Kesejahteraan Guru

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar menerima dan berdialog langsung dengan para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berstatus PPPK Paruh Waktu di GOR Pemuda Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/1/2026). Dalam kesempatan ini para pendidik menyampaikan aspirasinya.

    Para guru PPPK PW menyampaikan sejumlah tuntutan mulai dari kenaikan gaji, perubahan status dari paruh waktu menjadi penuh waktu, hingga jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan. Aspirasi tersebut disampaikan secara terbuka dan diterima dengan baik oleh Bupati Sukabumi.

    Bupati H Asep Japar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kesejahteraan para guru, menurutnya peran strategis guru dalam mencerdaskan generasi bangsa sudah sepantasnya dianugerahi kesejahteraan yang layak.

    “Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Aspirasi ini akan terus perjuangkan,” tegasnya.

    Bupati mengungkapkan, langkah konkret tengah dilakukan, Dirinya sudah mengintruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk melakukan koordinasi dan memperjuangkan guru PPPK paruh waktu dengan pihak terkait di tingkat provinsi.

    Bupati berharap, dialog dan komunikasi yang terus dibangun dapat menghasilkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan para pendidik umumnya P3K Paruh Waktu di Kabupaten Sukabumi.

  • Sinergi Dan Kolaborasi Pemkab Sukabumi” Membangun Hunian Tetap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana”

    Sinergi Dan Kolaborasi Pemkab Sukabumi” Membangun Hunian Tetap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama unsur pengusaha dan komunitas berkolaborasi untuk membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Hal itu seperti di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu dan Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

    “Berdasarkan hasil pertemuan dalam rangka peningkatan sinergitas perencanaan pembangunan dalam penanggulangan bencana daerah, sejumlah perusahaan menyanggupi kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun hunian tetap bagi warga terdampak bencana,” ujar Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, di Sulanjana, Kamis, 22 Januari 2026.

    Apalagi pembangunan rumah ini tujuannya sangat mulia demi memberikan kenyamanan tinggal bagi warga terdampak bencana.

    “Alhamdulillah rencana pembangunan hunian tetap ini sangat didukung perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa,” ucapnya

    Bangunan rumah yang dibutuhkan sendiri, sebanyak 166 unit. Sebanyak 100 unit di Palabuhanratu dan sisanya di Gegerbitung.

    “Tahap awal pengerjaanya Insya Allah akan dibangun di secepatnya,” ungkapnya.

    Menurutnya, hunian tetap tersebut memiliki luas lahan sekitar 60 meter persegi untuk setiap rumahnya. Sementara luas bangunannya sendiri sekitar 36 meter persegi.

    “Secara desain bangunan telah ada. Termasuk hal lainnya pun sedang disiapkan,” bebernya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar berterima kasih kepada pengusaha di Kabupaten Sukabumi yang terus bersinergi dengan pemerintah. Termasuk dalam penanganan pasca bencana.

    “Terima kasih atas kepedulian dan perhatian para pengusaha terhadap warga terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

  • Pertemuan Satlinmas, Kasatpol PP” Langkah Awal Menuju Pengukuhan Satlinmas Kabupaten Sukabumi”

    Pertemuan Satlinmas, Kasatpol PP” Langkah Awal Menuju Pengukuhan Satlinmas Kabupaten Sukabumi”

     

    aliansisukabuminewe.com – Sukabumi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi menggelar Pertemuan Aparatur Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 di Gedung Pertemuan Puri Surya Rawakalong, Kamis (22/1/2026).

    Pertemuan tersebut diikuti organisasi perangkat daerah terkait, dan para kasi Trantib se-Kabupaten Sukabumi, serta undangan lainnya.

    Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi menegaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh pihak memahami proses dan tahapan pengukuhan Satlinmas. Ia menyebut, amanat regulasi dari Kementerian Dalam Negeri mengharuskan pemerintah daerah dan desa segera menetapkan serta mengukuhkan Satlinmas.

    “Ini sudah berjalan hampir enam tahun. Kalau terus ditunda, tidak akan selesai. Karena itu, kami minta agar pengukuhan Satlinmas bisa segera dilaksanakan,” ujar Kasat.

    Kasat menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pemahaman dan informasi kepada Satlinmas di masing-masing desa. Sebab, sebagian besar tugas ketenteraman dan ketertiban umum berada di tingkat desa.

    “Kita perlu membekali Satlinmas dengan pengetahuan dasar, terutama terkait penanganan bencana, baik kebakaran maupun nonkebakaran, serta pengawasan pembangunan di desa,” katanya.

    Kasat berharap peran Satlinmas di desa dapat berjalan lebih efektif dan efisien dalam mendukung terciptanya ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

    Kasi Kerja Sama Trantibum Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Munajat Firman Mustofa, mengatakan rakor ini digelar sebagai upaya evaluasi terhadap sejumlah regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

    Regulasi yang dievaluasi antara lain Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat, Permendagri Nomor 11 Tahun 2023 tentang Sarana dan Prasarana Satgas Linmas dan Satlinmas, serta Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 91 Tahun 2021 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Satpol PP Kabupaten Sukabumi.

    Selain evaluasi regulasi, rakor juga membahas persiapan pengukuhan Satlinmas tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

  • Komisi I DPRD Sukabumi Tegaskan Pengawasan Perizinan Sumur Bor dan Air Tanah Perusahaan

    Komisi I DPRD Sukabumi Tegaskan Pengawasan Perizinan Sumur Bor dan Air Tanah Perusahaan

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap perizinan sumur bor serta pemanfaatan air tanah oleh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan aktivitas usaha berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, H. Iwan Ridwan, menyampaikan bahwa DPRD pada prinsipnya mendukung keberadaan dan pertumbuhan dunia usaha di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, perusahaan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Namun demikian, Iwan menegaskan bahwa dukungan tersebut harus diiringi dengan kepatuhan terhadap regulasi, khususnya terkait perizinan pemanfaatan air tanah dan perizinan berusaha lainnya, agar tercipta sinergi yang harmonis antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    “Sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, saya mendukung seluruh perusahaan agar dapat tumbuh dan berkembang serta membawa keberkahan bagi perusahaan dan masyarakat. Namun demikian, ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan tetap harus dijalankan agar terwujud sinergi yang harmonis dengan pemerintah daerah,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

    Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa perizinan berusaha di sektor pertambangan, termasuk perizinan pemanfaatan air tanah, merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh perusahaan agar menempuh proses perizinan secara prosedural dan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

    Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait serta pemerintah provinsi dalam rangka pengawasan dan pembinaan, guna memastikan pemanfaatan sumber daya alam dilakukan secara bertanggung jawab, berkelanjutan, dan tidak merugikan masyarakat maupun lingkungan.

  • Ketua Komisi II DPRD Sukabumi Dampingi Sekda Sambut Kunjungan Kerja Danrem 061/Suryakancana

    Ketua Komisi II DPRD Sukabumi Dampingi Sekda Sambut Kunjungan Kerja Danrem 061/Suryakancana

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama unsur Forkopimda menerima kunjungan kerja Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/1/2026).

    Penyambutan berlangsung khidmat di depan Markas Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan pimpinan Korem ke wilayah teritorialnya. Kunjungan ini sekaligus menjadi agenda terakhir Brigjen TNI Thomas Rajunio dalam rangkaian kunjungan kerja ke seluruh jajaran Kodim di bawah Korem 061/Suryakancana.

    Dalam sambutannya, Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan prajurit TNI beserta keluarga, khususnya anggota Persit, sekaligus melihat secara langsung kondisi satuan, fasilitas, serta tantangan tugas yang dihadapi Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi.

    “Sukabumi memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, baik dari sektor pertanian maupun perikanan. Kondisi geografis ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh jajaran,” ungkap Danrem.

    Ia menegaskan bahwa keunggulan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya, tetapi juga oleh pemahaman terhadap karakter alam dan potensi risikonya. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

    “Dari lima Kodim di jajaran Korem 061, Kodim 0622 merupakan salah satu wilayah dengan potensi kerawanan bencana, mulai dari longsor, banjir, hingga ancaman tsunami,” ujarnya.

    Meski menghadapi tantangan berat, Danrem menekankan agar seluruh prajurit tetap menjalankan tugas dengan penuh semangat dan dedikasi. Tantangan, menurutnya, harus dijadikan motivasi untuk meningkatkan nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

    “Tidak perlu takut. Semakin berat tempat tugas, maka semakin besar nilai pengabdiannya,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danrem 061/Suryakancana ke Kabupaten Sukabumi. Ia menilai kehadiran pimpinan TNI di daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam menghadapi persoalan kewilayahan dan kebencanaan.

    “Kami berharap kehadiran Danrem dapat memberikan dukungan dan penguatan bagi Kabupaten Sukabumi, terutama dalam upaya mitigasi bencana serta menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

    Sekda menambahkan, kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda lainnya menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan geografis serta dinamika sosial di Kabupaten Sukabumi, demi terwujudnya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

  • Ketua Komisi IV DPRD Sukabumi Tegaskan SPPG MBG Wajib Gunakan Buah dan Sayur Lokal

    Ketua Komisi IV DPRD Sukabumi Tegaskan SPPG MBG Wajib Gunakan Buah dan Sayur Lokal

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan agar seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan buah dan sayur impor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap tujuan utama program MBG yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat bawah, khususnya petani dan pelaku usaha lokal.

    Menurut Ferry, penggunaan bahan pangan lokal merupakan bagian penting dari semangat program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas, baik dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan ekonomi masyarakat.

    Program MBG sendiri, lanjut Ferry, merupakan amanat langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang dijalankan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) serta sejumlah kementerian terkait. Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

    “Tujuan dari MBG ini adalah bagaimana negara bisa mempersiapkan dan menopang calon generasi masa depan dari sisi gizi, sehingga generasi mendatang siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ferry, Rabu (21/1/2025).

    Ferry menambahkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program MBG di daerah berjalan sesuai dengan tujuan awal, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

    Ia berharap seluruh pihak yang terlibat, khususnya pengelola SPPG, dapat berkomitmen menggunakan hasil pertanian lokal sebagai bahan utama, sehingga program nasional ini benar-benar menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

  • Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Sidak Perusahaan Garmen di Tenjoayu, Pastikan Tak Ada Akuisisi

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi,Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan garmen, PT Panen Mas Agung, yang berlokasi di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Rabu (21/1/2026). Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas sejumlah isu yang berkembang di kalangan karyawan.

    Adapun isu yang mencuat meliputi dugaan adanya akuisisi atau peralihan usaha, kejelasan pesangon, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, hingga keluhan terkait jam kerja karyawan.

    Isu tersebut muncul seiring dengan adanya perubahan jenis produksi di perusahaan, yang sebelumnya memproduksi pakaian dalam (underwear) dan kini beralih ke produksi topi. Perubahan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan terkait status perusahaan dan pemenuhan hak-hak normatif tenaga kerja.

    Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menjelaskan bahwa hasil pengecekan langsung di lapangan memastikan perusahaan tersebut masih beroperasi dalam satu entitas yang sama.

    “Pada intinya kami bersilaturahmi sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPRD. Dari hasil pemeriksaan, PT Panen Mas Agung ini masih satu entitas yang sama. Tidak ada akuisisi, tidak ada merger. Yang berubah hanya jenis produksinya, dari underwear sekarang menjadi topi,” ujar Ferry.

    Ferry menegaskan, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus memantau dan mengawal pemenuhan hak-hak normatif karyawan agar tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk terkait jaminan sosial dan ketenagakerjaan.

    Melalui sidak ini, DPRD berharap tidak ada kesalahpahaman di internal perusahaan dan hubungan industrial antara manajemen dan karyawan dapat berjalan dengan kondusif, transparan, serta saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing pihak.

  • Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali Hadiri Silaturahmi Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Pisah Sambut Kapolres Kota

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri acara silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi yang dirangkaikan dengan pisah sambut Kapolres Kota Sukabumi, dari pejabat lama AKBP Rita Suwadi kepada pejabat baru AKBP Ardian Satrio Utomo.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, pimpinan TNI–Polri, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian AKBP Rita Suwadi selama menjabat sebagai Kapolres Kota Sukabumi. Ia menilai sinergi yang telah terbangun antara Polri dan unsur pemerintah daerah berjalan dengan baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Terima kasih atas pengabdian AKBP Rita Suwadi yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Sukabumi. Sinergi yang terjalin selama ini patut diapresiasi,” ujarnya.

    Kepada Kapolres yang baru, AKBP Ardian Satrio Utomo, Ketua DPRD menyampaikan ucapan selamat bertugas serta harapan agar kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

    “Kami berharap Kapolres yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kerja sama lintas sektor demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

    Acara silaturahmi dan pisah sambut ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Forkopimda Kota dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus memperkokoh sinergi dalam mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan komunikasi antar unsur Forkopimda semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan dinamika sosial serta menjaga kondusivitas wilayah Sukabumi secara berkelanjutan.