Category: Sukabumi

  • DISKOMINFO Tegaskan Pentingnya Literasi Digital, Keamanan Data Dan Informasi

    DISKOMINFO Tegaskan Pentingnya Literasi Digital, Keamanan Data Dan Informasi

     

    aliansisukabuminewe.com – Sukabumi, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Literasi Digital Keamanan Data dan Informasi Bagi Pelajar dan Umum. Kegiatan berlangsung di MAN 2 Palabuhanratu, Rabu 28 Januari 2026.

    Diketahui Sosialisasi literasi digital dan keamanan data bagi pelajar dan umum bertujuan meningkatkan kesadaran akan hal privasi seperti data pribadi, etika bermedia sosial, serta proteksi diri ancaman dan dampak buruk di ruang siber.

    Hadir dalam kesempatan itu Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Ujang Zulkifli dan Ketua Tim Kemananan Informas Ujang Mulyadi serta narasumber dari Polres Sukabumi.

    Ditegaskan dalam kesempatan itu bahwa
    Keamanan Data Pribadi merupakan hal sangat penting untuk dilindungi selain masalah privasi juga menyangkut keamanan diri.

    ” selain keamanan data, kita juga mendorong menjunjung etika Etika dalam berkomunikasi di ruang Digital, artinya penting menjaga sopan santun di dunia maya” terang ujang Mulyadi

    Ditegaskan juga pentingnya sikap kritis untuk menyaring informasi agar terhindar dari penyebaran berita bohong atau hoaks.

    ” Sosialisasi ini strategis dan bermanfaat bagi generasi muda serta masyarakat umum agar cerdas digital, serta dapat mengambil manfaat positif dari aktivitas dunia maya” tambah ujang mulyadi.

    Acara sosialisasi Literasi Digital Keamanan Data dan Informasi ini berlangsung interaktif dan antusias.

  • Bupati Sukabumi H. Asep Japar Resmikan IGD Puskesmas Kalibunder Dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming

    Bupati Sukabumi H. Asep Japar Resmikan IGD Puskesmas Kalibunder Dan Jembatan Gantung Leuwi Reuming

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar meresmikan dua fasilitas pelayanan publik di Kecamatan Kalibunder, Senin (26/1/2026). Dua fasilitas tersebut yakni Unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) UPTD Puskesmas Kalibunder serta Jembatan Gantung Leuwi Reuming yang berada di Desa Sukaluyu.

    Jembatan gantung tersebut dibangun dengan panjang sekitar 70 meter dan rampung dikerjakan selama 120 hari menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sukabumi. Keberadaan jembatan ini menjadi akses penghubung sekaligus jalur alternatif bagi masyarakat setempat.

    Bupati H Asep Japar mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

    “Saya mengajak seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk bersama-sama merawat dan memelihara fasilitas ini. Semoga bisa digunakan dalam waktu yang lama dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujarnya

    Bupati menjelaskan, kehadiran jembatan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap mobilitas warga. Jika sebelumnya warga harus menempuh jarak hingga puluhan kilometer untuk mencapai Desa Sirnamekar, kini perjalanan dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar lima menit.

    “Selamat menikmati akses baru ini kepada masyarakat dan seluruh pengguna jalan. Mudah-mudahan jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi peningkatan perekonomian warga,” pungkasnya.

    Sementara itu, Camat Kalibunder, Sri Resmiati, menyampaikan bahwa Jembatan Gantung Leuwi Reuming sebelumnya dibangun pada tahun 2020 melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Namun, jembatan tersebut putus akibat banjir bandang yang terjadi pada Desember 2024.

    “Forkopimcam bersama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati beserta jajaran yang telah membangun kembali jembatan ini pascabencana,” kata Camat.

    Sri mengakui, keberadaan jembatan penghubung tersebut mampu menghemat waktu tempuh warga sekaligus meningkatkan akses perekonomian, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat di wilayah Kalibunder.

    Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat, Latif Soleh. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah mengembalikan akses penghubung antarwilayah tersebut.

    “Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah membantu kami. Sebelumnya, dari Desa Sirnamekar ke Desa Sukaluyu harus menempuh jarak sekitar 20 kilometer. Sekarang cukup lima menit,” ucapnya.

    Menurutnya, kembalinya akses jembatan tersebut berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani. Harga hasil pertanian yang sebelumnya turun akibat sulitnya akses distribusi, kini kembali membaik.

    “Alhamdulillah, setelah jembatan ini dibangun kembali, para petani bisa menjual hasil pertanian dengan harga yang lebih pantas,” pungkasnya.

  • Resmikan Kantor Kecamatan Ciemas, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Minta Optimalkan Layanan Publik, Ramah, Cepat, Dan Transparan

    Resmikan Kantor Kecamatan Ciemas, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Minta Optimalkan Layanan Publik, Ramah, Cepat, Dan Transparan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar mengatakan rehabilitasi Kantor Kecamatan Ciemas merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Menurutnya, kantor kecamatan menjadi garda terdepan pelayanan administrasi pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga.

    Demikian ditegaskan Bupati saat meresmikan Kantor Kecamatan Ciemas yang telah selesai direhabilitasi. Peresmian berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026).

    “Kecamatan Ciemas merupakan wilayah yang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. Karena itu, dukungan infrastruktur, baik jalan maupun fasilitas perkantoran, harus terus diperkuat,” kata Bupati.

    Bupati juga mengapresiasi peran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Daerah Pemilihan VI yang dinilai konsisten mendorong kemajuan wilayah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik.

    Disebutkan oleh Bupati, Kecamatan Ciemas memiliki posisi strategis terutama dalam pengembangan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Pembangunan sarana dan prasarana fisik, seperti kantor kecamatan yang representatif, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik agar semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “kemegahan gedung harus sejalan dengan semangat kerja yang produktif, pelayanan yang ramah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

    Bupati berpesan kepada camat beserta seluruh jajaran agar menjadikan kantor tersebut sebagai pusat inovasi pelayanan publik, sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Selain itu, gedung baru diharapkan mampu mendorong sinergi antara kecamatan, desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mengakselerasi kemajuan sektor pariwisata dan pertanian di Kecamatan Ciemas.

    “Saya titip agar gedung yang baru ini dipelihara dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.

    Sementara itu, Camat Ciemas, Usep Supelita, menyampaikan bahwa rehabilitasi Kantor Kecamatan Ciemas tidak hanya mencakup perbaikan gedung utama, tetapi juga penambahan aula, gedung sekretariat PKK, mushala, serta penataan halaman kantor.

    “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian Bupati Sukabumi sehingga rehabilitasi dan penambahan fasilitas ini dapat terwujud. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciemas dan Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.

    Camat menambahkan, selain dikenal sebagai pusat wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kecamatan Ciemas juga berkontribusi terhadap suplai ketahanan pangan nasional. Kontribusi tersebut turut mengantarkan Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan dari Presiden sebagai daerah berdaulat pangan.

    Pada momen peresmian tersebut, pemerintah kecamatan ciemas menghadirkan sejumlah layanan kepada masyarakat, di antaranya pelayanan kesehatan, pelayanan keluarga berencana (KB), donor darah, serta pelayanan administrasi kependudukan.

    Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan 1 unit traktor roda 4 dan 1 unit drone untuk sprayer pertanian kepada kepada kelompok tani kecamatan ciemas

  • Pemerintah Kabupaten Sukabumi Akan Terapkan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112 Untuk Masyarakat

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi Akan Terapkan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112 Untuk Masyarakat

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama PT Digital Sandi Informasi (DSI) membahas rencana penerapan Layanan Nomor Panggilan Darurat 112. Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang rapat Wakil Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (26/1/2026).

    Pembahasan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dan dihadiri para asisten daerah, staf ahli bupati, serta jajaran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi.

    Sekda H Ade Suryaman mengatakan, layanan panggilan darurat 112 sangat dibutuhkan untuk diterapkan di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, layanan tersebut dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aduan, baik terkait pelayanan publik, kebencanaan, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya, sehingga pemerintah dapat merespons lebih cepat.

    “Kita akan mempersiapkan langkah-langkah konkret agar layanan ini bisa segera dikerjasamakan dan diterapkan di Kabupaten Sukabumi,” kata Sekda.

    Sekda menjelaskan, ke depan layanan call center 112 akan berada di bawah Diskominfosan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga akan segera menyurati Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar layanan tersebut dapat segera direalisasikan.

    “Sambil menunggu realisasi, kami juga berencana melakukan studi ke Kota Bandung yang dinilai berhasil dalam mengelola layanan 112 di Jawa Barat,” ujarnya.

    Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

    Sementara itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menuturkan bahwa layanan call response 112 sangat tepat diterapkan di wilayah Sukabumi. Selain memudahkan masyarakat dalam menyampaikan keluhan, layanan ini juga bebas pulsa sehingga tidak membebani warga.

    “Beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Kota Bandung, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan beberapa daerah lainnya sudah menerapkan layanan ini. Diskominfosan tentu akan segera menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut,” pungkasnya.

    Perwakilan PT Digital Sandi Informasi, Wulan, menjelaskan bahwa 112 merupakan layanan nomor tunggal panggilan darurat nasional yang bebas pulsa dan telah diterapkan di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

    “Layanan 112 hadir sebagai solusi nomor tunggal darurat yang mudah diingat, berstandar nasional, dan menjadi bagian dari pengembangan smart city,” ujarnya.

    Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah memfokuskan penerapan layanan 112 di seluruh Indonesia.

    Wulan menambahkan, layanan 112 juga memungkinkan pimpinan daerah memantau secara langsung kecepatan penanganan berbagai kondisi darurat, termasuk kebencanaan.

    “Harapannya, masyarakat Kabupaten Sukabumi dapat memanfaatkan layanan 112 untuk melaporkan kondisi darurat dengan cepat dan mudah,” tutupnya.

  • PMI Kabupaten Sukabumi Rekrut SIBAT Berbasis Konektivitas Di Wilayah Rawan Bencana Melalui Program RCC Fase-2

    PMI Kabupaten Sukabumi Rekrut SIBAT Berbasis Konektivitas Di Wilayah Rawan Bencana Melalui Program RCC Fase-2

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana dan daerah minim akses jaringan melalui kegiatan Orientasi Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) yang merupakan bagian dari Program Resilience through Community and Connectivity (RCC) Fase-2.

    Program ini merupakan hasil kolaborasi PMI Kabupaten Sukabumi bersama Atma Connect dan Internet Society Foundation, dengan fokus membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas sekaligus memperkuat konektivitas komunikasi dalam respon kebencanaan.

    Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, mengatakan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga diperlukan kesiapsiagaan sejak tingkat paling dasar, yaitu masyarakat.

    “Kabupaten Sukabumi memiliki potensi risiko bencana yang tinggi. Karena itu, PMI memandang penting membangun kesiapsiagaan sejak tingkat masyarakat. Melalui orientasi SIBAT, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi korban, tetapi juga berperan aktif dalam upaya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” ujar dr. Hondo Suwito. Minggu 25 Januari 2026

    Ia menjelaskan bahwa perekrutan relawan SIBAT pada program ini difokuskan pada wilayah-wilayah rawan bencana sekaligus daerah dengan keterbatasan konektivitas

    “Perekrutan SIBAT kami fokuskan di wilayah rawan bencana dan daerah minimnya konektivitas di antaranya Desa Tegallega Kecamatan Cidolog, Desa Bojongtugu Kecamatan Curugkembar, Desa Citamiang, Desa Margaluyu, serta Desa Cimerang Kecamatan Purabaya,” katanya.

    Menurut Hondo, keberadaan SIBAT di wilayah tersebut diharapkan mampu mempercepat respon awal kebencanaan dan meminimalkan dampak bencana sebelum bantuan dari luar wilayah tiba.

    Sementara itu, Direktur Lapangan Atma Connect, Alfan Kasdar, menyampaikan bahwa program RCC saat ini merupakan fase kedua setelah sebelumnya berhasil dilaksanakan di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

    “Program ini merupakan fase kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kecamatan Nyalindung dan Gegerbitung. Dari pelaksanaan tersebut, terlihat adanya peningkatan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujar Alfan.

    Alfan menekankan bahwa konektivitas komunikasi merupakan kebutuhan dasar yang memiliki tingkat kepentingan setara dengan layanan kemanusiaan lainnya dalam kondisi tanggap darurat.

    “Dalam kondisi respon bencana, konektivitas komunikasi sama pentingnya dengan pelayanan kebutuhan masyarakat seperti evakuasi, logistik, pelayanan kesehatan dan sosial, serta pemenuhan kebutuhan air bersih. Tanpa komunikasi yang baik, seluruh layanan tersebut akan sulit berjalan secara efektif,” tegasnya.

    Ia menambahkan, pengalaman penanganan bencana di wilayah Sumatera menunjukkan bahwa terputusnya jaringan komunikasi dapat menghambat koordinasi dan memperlambat respon di lapangan.

    “Belajar dari pengalaman bencana di Sumatera, saat konektivitas terputus, komunikasi dan koordinasi menjadi terhambat. Karena itu, penguatan konektivitas berbasis masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan,” jelas Alfan.

    Melalui program RCC Fase-2 ini, PMI Kabupaten Sukabumi bersama para mitra berharap terbentuknya relawan SIBAT yang tangguh, responsif, serta didukung oleh sistem komunikasi yang memadai, sehingga mampu mempercepat respon kemanusiaan dan meminimalkan dampak bencana di wilayah rawan.

  • UPTD PU Wilayah Sagaranten Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Mekarjaya–Tagoglalay

    UPTD PU Wilayah Sagaranten Lakukan Perbaikan Jalan Ruas Mekarjaya–Tagoglalay

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Sagaranten melaksanakan perbaikan jalan kabupaten ruas Mekarjaya–Tagoglalay sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana untuk memastikan kualitas infrastruktur jalan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

    Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amelia, menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung antar kecamatan yang memiliki peranan strategis dalam menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi warga.

    “Perbaikan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pelaksana agar kualitas jalan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis. Ruas Mekarjaya–Tagoglalay memiliki fungsi penting sebagai akses penghubung antar wilayah,” ujar Ami Amelia.

    Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi pekerjaan, kegiatan perbaikan jalan kabupaten tersebut menggunakan anggaran APBD Perubahan Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp924.979.755. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Alfa HPD dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.

    Ami menambahkan, panjang jalan yang ditangani mencapai 825 meter. Saat ini, kondisi ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah kembali normal dan dapat dilalui dengan aman oleh pengguna jalan.

    “Panjang keseluruhan yang ditangani 825 meter, dan titik-titik yang sebelumnya rusak sudah diperbaiki kembali. Kami tetap melakukan pengawasan secara berkala agar hasil pekerjaan sesuai dengan harapan masyarakat,” tambahnya.

    Lebih lanjut, pihak UPTD PU Wilayah Sagaranten mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi pelaksanaan proyek infrastruktur, serta menyampaikan laporan atau masukan apabila menemukan permasalahan di lapangan, demi terwujudnya pembangunan yang transparan dan berkualitas.

  • Palang Merah Indonesia Dan Palang Merah Jepang Kuatkan Mitigasi Bencana Lewat Program School and Community Resilience

    Palang Merah Indonesia Dan Palang Merah Jepang Kuatkan Mitigasi Bencana Lewat Program School and Community Resilience

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Palang Merah Jepang menggencarkan penguatan kesiapsiagaan bencana melalui rangkaian kegiatan Program School and Community Resilience yang digelar sepanjang Januari 2026 di sejumlah desa dan sekolah.

    Country Coordinator Palang Merah Jepang di Indonesia, Teuku Awaluddin, mengatakan program ini merupakan bagian dari rencana bersama PMI dan Palang Merah Jepang untuk membangun ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan, baik di tingkat desa maupun sekolah.

    “Januari 2026 ini kami memiliki banyak kegiatan, baik di sekolah maupun di desa, yang semuanya dirancang dalam rangkaian Program School and Community Resilience hasil kerja sama Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Jepang,” ujar Teuku Awaluddin. Sabtu 24 januari 2026

    Di tingkat desa, kegiatan difokuskan pada Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana yang melibatkan Unsur Pemerinth Desa, anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dan Tokoh Masyarakat lainnya. Pelatihan ini bertujuan agar desa memiliki tim yang tangguh dan siap merespons situasi darurat sebelum bantuan dari pihak luar datang.

    “Kami menekankan bagaimana pihak desa mampu memanage sebuah operasi tanggap darurat. Mereka dilatih mulai dari pelayanan dapur umum, melakukan asesmen kebutuhan, hingga distribusi bantuan dan layanan lainnya,” jelasnya.

    Pelatihan tersebut telah dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Cidadap, Desa Cisolok, dan Desa Cikahuripan.

    Sementara itu, di sektor pendidikan, PMI dan Palang Merah Jepang membungkus kegiatan dalam sebuah event Kesiapsiagaan Sekolah yang melibatkan siswa dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP hingga SMA.

    Salah satu kegiatan berlangsung di SD Pajangan dan 8 sekolah lainnya, di mana para siswa mengikuti simulasi kebencanaan. Menurut Teuku, latihan ini penting dan harus dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat bencana terjadi.

    “Simulasi ini menjadi media edukasi yang efektif agar anak-anak tahu apa yang harus mereka lakukan ketika menghadapi situasi darurat,” katanya.

    Selain simulasi, kegiatan juga diisi dengan lomba mewarnai bertema kebencanaan yang memuat pesan-pesan mitigasi. Hasil karya siswa kemudian ditempel di lingkungan sekolah sebagai sarana edukasi visual.

    Program ini juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, seperti mengajak anak-anak untuk tidak menebang pohon sembarangan dan tidak membuang sampah, sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

    Di tingkat SD, SMP, dan SMA, kegiatan diperkuat dengan Pemilihan Duta Kesiapsiagaan Sekolah. Para duta tersebut diharapkan menjadi motor penggerak dalam menyebarluaskan edukasi kebencanaan kepada siswa lainnya.

    “Duta Kesiapsiagaan Sekolah ini menjadi ujung tombak diseminasi pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah maupun dilingkungan mereka,” tambah Teuku.

    Rangkaian kegiatan Program School and Community Resilience ini telah berjalan selama sepekan terakhir dan mendapat respons positif dari masyarakat serta pihak sekolah. Melalui kolaborasi PMI dan Palang Merah Jepang, program ini diharapkan mampu menciptakan sekolah dan desa yang lebih siap, mandiri, dan tangguh menghadapi bencana.

  • Silaturahmi Alumni PD-PKPNU MWC NU, Wabup Sukabumi H. Andreas Tekankan Pentingnya Disiplin Dalam Berbagai Aspek

    Silaturahmi Alumni PD-PKPNU MWC NU, Wabup Sukabumi H. Andreas Tekankan Pentingnya Disiplin Dalam Berbagai Aspek

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas menghadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Silaturahmi Alumni PD-PKPNU MWC NU Kecamatan Nagrak, di Aula Kantor Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Minggu (25/1/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, H Andreas mengajak para alumni PD-PKPNU MWC NU Nagrak untuk menjadikan momentum Isra Miraj sebagai refleksi dalam meningkatkan kedisiplinan di berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari penyelenggara pemerintahan.

    “Semua harus disiplin, baik penyelenggara pemerintahannya maupun masyarakatnya. Karena agama mengajarkan umatnya untuk terus hidup disiplin,” ujarnya.

    Wabup menegaskan, selama masa jabatannya bersama Bupati Sukabumi H Asep Japar, pemkab sukabumi akan terus melakukan pembenahan agar pelayanan publik semakin baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

    “Kami juga meminta saran dan dukungan dari semua pihak agar program-program pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, H Andreas meminta para camat dan kepala desa untuk turun langsung mengecek kondisi warganya, terutama terkait kepemilikan dokumen administrasi seperti KTP, kepesertaan BPJS, dan kebutuhan dasar lainnya.

    “Ini merupakan bentuk kedisiplinan pemerintah kepada masyarakat. Jika pemimpinnya tidak disiplin, maka ke bawahnya juga akan berantakan,” tegasnya.

    Wabup berharap, penerapan kedisiplinan oleh para pimpinan dapat menjadi contoh sehingga masyarakat pun secara tidak langsung akan hidup lebih tertib dan teratur.

    Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menyatakan optimismenya untuk mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Sukabumi sejalan dengan visi Sukabumi Mubarokah.

    “Kehadiran Pak Wakil Bupati merupakan suatu penghargaan bagi kami semua. Semoga ini menjadi motivasi agar desa terus berbenah melalui berbagai program pembangunan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Ustad Ujang Endin, mengucapkan terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran tersebut merupakan bentuk pendekatan langsung pemerintah kepada warga dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

    “Terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan suport sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” singkatnya.

  • Masjid Sirojul Ummah Di Resmikan, Wabup Sukabumi Kuatkan Pembinaan Akhlak Dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

    Masjid Sirojul Ummah Di Resmikan, Wabup Sukabumi Kuatkan Pembinaan Akhlak Dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas bersama Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin meresmikan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025).

    Peresmian masjid tersebut turut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III Dadang Hermawan.

    Wabup Andreas menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik semata, melainkan menjadi simbol ketakwaan sekaligus pusat peradaban umat Islam.

    “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan pengembangan ilmu pengetahuan, terlebih di lingkungan pondok pesantren,” kata Wabup.

    Ia menilai keberadaan masjid di kawasan pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter santri.

    H Andreas mengingatkan bahwa membangun masjid harus diiringi dengan upaya memakmurkannya melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

    “Rawat dan makmurkan masjid ini dengan kegiatan yang menyejukkan dan penuh syiar Islam, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang dan pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

    Wabup berharap Masjid Ponpes Sirojul Ummah dapat menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat keimanan serta solidaritas sosial antara santri dan warga sekitar.

    Sementara itu, Ketua Ponpes Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut ditujukan sebagai pusat ibadah bagi para santri dan masyarakat sekitar pesantren.

    “Mudah-mudahan masjid ini bisa memberikan manfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” singkatnya.

  • Ketua Kwarcab Kab. Sukabumi Kak Ade Suryaman Kukuhkan 529 Pramuka Garuda Kwartir Ranting Warungkiara

    Ketua Kwarcab Kab. Sukabumi Kak Ade Suryaman Kukuhkan 529 Pramuka Garuda Kwartir Ranting Warungkiara

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Ketua Kwarcab Kab Sukabumi Kak Ade Suryaman mengukuhkan 529 Pramuka Garuda Kwartir Ranting Warungkiara, Sabtu (24/01/26) di Ponpes Modern Putri Assalam Warungkiara. Pramuka yang dikukuhkan terdiri dari Siaga, Penggalang dan Penegak dari SD, SMP dan SMA.

    Acara ini mengusung Tema : “Mewujudkan Pramuka Garuda Berkarakter, unggul, Berdaya Saing sebagai Implementasi Asta Cita menujju Indonesia Emas.”

    Kak Ade Suryaman mengatakan,Gerakan Pramuka memiliki peran sentral dalam pembentukan Karakter Kaum Muda Indonesia. Dirinya mengapresiasi Kwartir Ranting Warungkiara yang menghadirkan 529 anggota pramuka peserta pengukuhan.

    Melalui berbagai kegiatan yang berlandaskan Prinsip Prinsip kejujuran ,tanggung Jawab,dan Kerja Sama, Pramuka mampu membentuk generasi Penerus yang tangguh,bermoral, dan berintegrasi .
    Pramuka mampu membentuk generasi Penerus yang tangguh, bermoral,dan berintegritas.

    ” Pramuka Garuda yang dikukuhkan hari ini adalah tunas tunas bangsa pilihan yang diharapkan menjadi agen Perubahan” Tegas Kak Ade

    Nilai nilai kepramukaan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk terus membangun sumber daya manusia dan berahlak mulia,menuju Kabupaten Sukabumi yang Maju,Unggul, Berbudaya dan Berkah .

    Selanjutnya Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Sukabumi mengalungkan medali Kepada Pramuka Siaga,Penggalang dan Penegak tanda dikukuhkannya Kwartir Ranting Warungkiara.