Category: Sukabumi

  • Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia Ke-8 Tahun 2026, Bupati ” Jadikan Masjid Sebagai Episentrum Peradaban, wadah Pembinaan Karakter Generasi Muda”

    Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia Ke-8 Tahun 2026, Bupati ” Jadikan Masjid Sebagai Episentrum Peradaban, wadah Pembinaan Karakter Generasi Muda”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan pemuda merupakan tulang punggung peradaban. Bahkan di tangan pemuda lah tongkat estafet kepemimpinan umat serta bangsa akan diteruskan.

    Berkaca dari hal itu, bupati menekankan fungsi pemuda sebagai garda terdepan dalam memakmurkan masjid harus terus dihidupkan. Hal itu agar masjid tidak sekadar sebagai tempat ibadah semata, namun harus menjadi episentrum peradaban, pusat pemberdayaan ekonomi umat, dan wadah pembinaan karakter generasi muda.

    “Pemuda masjid harus tampil sebagai pelopor kebaikan, pelopor persatuan, pelopor inovasi, dan pelopor pembangunan masyarakat. Pemuda masjid harus menjadi generasi yang tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, kewirausahaan, dan kepemimpinan,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) Ke-8 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pusbangdai-Asrama Haji, Cikembar, Kamis, 25 Juni 2026.

    Apalagi bupati meyakini, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi semata, tetapi dari kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakatnya. Oleh karena itu, pembangunan SDM yang berlandaskan nilai nilai agama menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Sukabumi yang lebih baik di masa depan.

    “Saya yakin, kehadiran pemuda masjid dunia di Kabupaten Sukabumi hari ini akan membawa energi positif untuk pembangunan Kabupaten Sukabumi di masa depan,” ucapnya.

    Di momen tersebut pula, bupati berpesan agar para pemuda terus memakmurkan masjid. Termasuk menjadi teladan di tengah masyarakat, dan menjadi generasi yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

    “Tunjukan kepada dunia, bahwa pemuda Islam adalah pemuda yang moderat, toleran, cerdas, inovatif, dan senantiasa membawa rahmat bagi semesta alam. Jadilah agen perubahan,” ungkapnya.

    Hal senada pun disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) H. TB. Ace Hasan Syadzily. Menurutnya, manfaatkan forum ini sebagai ajang mencari jejaring. Apalagi kegiatan ini dihadiri delegasi dari berbagai negara.

    “Tingkatkan literasi global dan wawasan kebangsaan. Perkuat karakter dan nilai kebangsaan, serta kembangkan kemampuan kepemimpinan yang adaptif. Terakhir harus mampu mencari jejaring, salah satunya lewat Pemuda Camp Religi ini,” bebernya.

    Selain itu, dirinya pun berpesan agar anak muda harus kompak. Termasuk mampu membangun solidaritas.

    “Pemuda jangan menjadi penonton, harus menjadi kekuatan pokok kontribusi perkembangan dunia,” pungkasnya.

    Sekadar diketahui, Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) Ke-8 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pusbangdai-Asrama Haji, Cikembar,Kabupaten Sukabumi ini, dilaksanakan sejak 24-27 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti ribuan orang ini, dihadiri pula peserta dari sejumlah negara.

    Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan berbagai penyerahan termasuk santunan anak yatim piatu.

  • Bupati Intruksikan Dukung Sensus Ekonomi 2026, ” Data Akurat Dan Komprehensif Kunci Kemajuan Pembangunan “

    Bupati Intruksikan Dukung Sensus Ekonomi 2026, ” Data Akurat Dan Komprehensif Kunci Kemajuan Pembangunan “

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mendukung kelancaran sensus ekonomi 2026. Terutama di tingkat kecamatan, desa, hingga RT/RW.

    “Sampaikan kepada masyarakat pentingnya sensus ekonomi ini. Bantu fasilitasi juga petugas sensus di lapangan,” ujarnya saat pencanangan sensus ekonomi 2026 di Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Cikembang Kecamatan Cikembar, Kamis, 25 Juni 2026.

    Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026.

    Apalagi data yang dihasilkan dari pendataan tersebut, akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah.

    Terutama dalam menyusun kebijakan pembangunan, memperkuat iklim investasi, mendorong pengembangan sektor UMKM, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah di masa depan.

    “Data ekonomi akurat dan komprehensif adalah kunci dari kemajuan pembangunan yang tepat sasaran,” ucapnya

    Maka dari itu, dirinya mengimbau masyarakat yang didatangi petugas sensus, berikan jawaban dengan data yang benar, lengkap, dan jujur.

    “Jangan khawatir, data yang diberikan dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang,” ucapnya

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi Muhammad Solihin menambahkan, sensus ekonomi ini menjadi salah satu upaya untuk melihat kondisi di lapangan. Selain itu, sebagai upaya pemetaan arah kebijakan ekonomi ke depannya.

    “Data yang detail dan real sangat dibutuhkan dalam pendataan sensus ekonomi ini,” tegasnya.

    Oleh karena itu, BPS telah menyebarkan petugas sensus ekonomi sekitar 2600 orang. Mereka bertugas sekitar 2,5 bulan.

    “Para petugas sensus ini akan bertugas di wilayah kecamatan, desa, hingga RT/RW. Mereka bertugas sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026. Jadi mari kita dukung dan sukseskan pelaksaan sensus ekonomi 2026,” pungkasnya.

  • Syukuran Nelayan Cisolok Ke 29, Wujud Rasa Syukur Memperkuat Solidaritas Antarnelayan, Masyarakat Dengan Pemerintah

    Syukuran Nelayan Cisolok Ke 29, Wujud Rasa Syukur Memperkuat Solidaritas Antarnelayan, Masyarakat Dengan Pemerintah

     

    aliansisukabuminews.comSyukuran Nelayan Cisolok ke-29 yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pajagan, Kecamatan Cisolok berlangsung meriah pada Rabu (24/6/2026).

    Kegiatan tahunan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang telah menjadi sumber penghidupan sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga pesisir.

    Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memiliki nilai sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat.

    Menurutnya, Syukuran Nelayan merupakan tradisi yang perlu terus dilestarikan karena mampu memperkuat solidaritas antarnelayan dan menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah.

    “Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat bertemu langsung dengan masyarakat nelayan, mendengarkan berbagai masukan, sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya memajukan sektor perikanan di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

    Sri berharap tradisi Syukuran Nelayan dapat terus menjadi sarana menjaga kebersamaan, meningkatkan semangat kerja para nelayan, serta mendorong pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

    Senada dengan hal tersebut, Camat Cisolok, Okih Fazri, menilai pelaksanaan Syukuran Nelayan tahun ini berlangsung sukses dan meriah berkat dukungan panitia, relawan, donatur, masyarakat, serta berbagai pihak yang terlibat.

    Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan dan keselamatan nelayan, sekaligus menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat pesisir.

    “Kegiatan ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kemajuan dan kesejahteraan nelayan di wilayah Kecamatan Cisolok,” ucapnya.

    Sementara itu, Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Dede Ola, mengatakan Syukuran Nelayan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat dan rezeki yang diberikan melalui hasil laut.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki nilai penting dalam memperkuat spiritualitas masyarakat, mengembangkan kreativitas generasi muda melalui berbagai perlombaan dan pertunjukan seni, serta melestarikan budaya lokal yang tetap selaras dengan nilai-nilai keagamaan.

    “Budaya harus tetap terawat, tetapi akidah juga harus terjaga. Keduanya dapat berjalan beriringan apabila dilaksanakan secara bijaksana,” pungkasnya.

    Rangkaian Syukuran Nelayan Cisolok tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan budaya, keagamaan, hingga hiburan rakyat.

  • Bupati Sukabumi H.Asep Japar Sampaikan Kebanggan Atas Keikutsertaan Yon Armed 13 Nanggala Dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia

    Bupati Sukabumi H.Asep Japar Sampaikan Kebanggan Atas Keikutsertaan Yon Armed 13 Nanggala Dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengaku bangga terhadap ratusan personel Yon Armed 13 Nanggala. Terutama atas keikutsertaan mereka dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 13/Nanggala/1/1/Kostrad di Kalimantan Barat.

    “Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi merasa bangga terhadap personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yon Armed 13/Naggala/1/1/Kostrad,” ujarnya dalam Acara Tradisi Pelepasan Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kalbar Satuan Yon Armed 13/Nanggala/1/1 Kostrad yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Yon Armed 13 Nanggala, Cikembar, Rabu, 24 Juni 2026.

    Menurut bupati, tugas pengamanan perbatasan yang akan dikembangkan, bukan sekadar menjaga garis wilayah. Namun, menjaga kedaulatan negara, melindungi masyarakat perbatasan, serta menjadi representasi TNI AD di mata masyarakat.

    “Kibarkan terus semangat nanggala di tapal batas negeri. Ingat, keberhasilan tugas tidak hanya diukur dari aspek militer semata, tetapi bagaimana sarga yang bertugas mampu menciptakan situasi aman, tertib, dan kondusif di wilayah penugasan,” ucapnya.

    Oleh karena itu, Bupati berpesan agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, disiplin,dan profesionalisme yang tinggi. Selain itu, jaga terus nama baik satuan dan Institusi TNI AD, khususnya Yon Armed13/Naggala di manapun berada.

    “Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, patuhi hukum dan aturan yang berlaku, serta jaga kesehatan, kekompakan, dan soliditas antar prajurit. Jadilah satu tim yang kuat, saling mendukung, dan melindungi,” ungkapnya.

    Pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Sukabumi akan selalu mendoakan para personel yang mengikuti Satgas. Selain itu,bupati pun yakin para personel satgas tersebut akan kembali k Sukabumi dengan membawa kebanggaan dan prestasi yang gemilang.

    “Saya berpesan juga kepada keluarga yang ditinggal agar terus mendoakan dan mendukung suami. Hal itu menjadi kekuatan bagi prajurit dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.

  • Wabup Sukabumi H. Andreas Minta Seluruh Stakeholder Pastikan Akurasi Data Dan Perkuat Kolaborasi Untuk Percepatan Penurunan Stunting

    Wabup Sukabumi H. Andreas Minta Seluruh Stakeholder Pastikan Akurasi Data Dan Perkuat Kolaborasi Untuk Percepatan Penurunan Stunting

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas meminta seluruh pemangku kepentingan mulai dari tingkat dinas, kecamatan hingga desa memperkuat kolaborasi dan memastikan akurasi data dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

    Hal itu disampaikan H Andreas saat membuka Bimbingan Teknis Laporan Konvergensi Stunting Desa Berbasis eHDW (electronic Human Development Worker) bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan admin desa di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026).

    Menurut Wabup, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan prevalensi stunting turun hingga 5 persen. Karena itu, proses pendataan harus dilakukan secara tepat melalui pendekatan by name by address agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

    “Saya berharap seluruh jajaran, mulai dari dinas, kecamatan sampai desa, memberikan perhatian serius terhadap upaya penurunan stunting. Target yang besar ini harus dicapai dengan kerja sama dan gotong royong semua pihak,” ujar Wabup.

    Ia menilai peran kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia sangat strategis dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, kualitas data yang diinput dari tingkat desa akan menentukan efektivitas program dan kebijakan yang dijalankan pemerintah.

    “Kader Posyandu bekerja dengan penuh keikhlasan. Ketika data yang masuk baik dan akurat, maka proses tindak lanjut di perangkat daerah juga akan berjalan maksimal,” katanya.

    Wabup Andreas mengajak seluruh pihak untuk mencontoh semangat dan praktik baik yang telah dilakukan sejumlah desa dalam menekan angka stunting, sehingga dapat direplikasi di wilayah lainnya.

    Sementara itu, Ketua Forum KPM Kabupaten Sukabumi, Timan Sutiman mengatakan kegiatan bimtek diikuti 170 peserta yang dibagi dalam dua gelombang. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam penyusunan laporan konvergensi stunting berbasis eHDW agar target kinerja tahun 2026 dapat tercapai.

    Bimbingan teknis tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI secara virtual.

  • Sekda Tegaskan Kebijakan Efisiensi Anggaran 2026 Tidak Boleh Menurunkan Kinerja Pelayanan Publik

    Sekda Tegaskan Kebijakan Efisiensi Anggaran 2026 Tidak Boleh Menurunkan Kinerja Pelayanan Publik

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pada Tahun Anggaran 2026 tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja pelayanan publik maupun capaian pembangunan daerah.

    Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) yang digelar oleh Bapperida Kabupaten Sukabumi di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026).

    Menurut Sekda, keterbatasan anggaran justru harus menjadi momentum bagi perangkat daerah untuk menghadirkan terobosan dan inovasi dalam menjalankan program pembangunan.

    “Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kinerja pelayanan publik. Efisiensi harus menjadi tantangan bagi kita untuk bekerja lebih cerdas, lebih taktis, dan tetap fokus pada pencapaian target pembangunan,” ujarnya.

    Sekda mengajak seluruh jajaran pemkab. Sukabumi untuk memperkuat kolaborasi, menjaga integritas, serta memastikan setiap program berjalan tepat sasaran guna mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

    Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoilah menambahkan, forum tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antarperangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan dan keterbatasan fiskal.

  • Sekda H. Ade Suryaman Buka Pelatihan Vokasi Nasional, ” Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Masyarakat”

    Sekda H. Ade Suryaman Buka Pelatihan Vokasi Nasional, ” Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Masyarakat”

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch II APBN Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/6/2026).

    Pembukaan dilakukan secara virtual dari Kantor Bapperida Kabupaten Sukabumi, sementara kegiatan pelatihan dipusatkan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi.

    Sekda H Ade Suryaman mengatakan, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis.

    “Tujuan penyelenggaraan pelatihan ini sangat mulia, yakni menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing. Hal ini sekaligus mendukung pengembangan ekonomi yang berbasis kebutuhan pasar kerja serta potensi unggulan daerah,” ujar Sekda.

    Sekda menilai seluruh bidang keahlian yang dibuka dalam pelatihan kali ini memiliki prospek yang menjanjikan bagi perkembangan ekonomi dan dunia usaha.

    Selain menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja, keterampilan yang diperoleh peserta juga dapat dimanfaatkan untuk membangun usaha mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

    Karena itu, Sekda berpesan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi modal untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan.

    Pelatihan Vokasi Nasional Batch II APBN 2026 membuka 10 program kejuruan, yakni pembuatan roti dan kue, pemeliharaan AC rumah tangga, finishing kayu teknik semprot dasar, pengoperasian software office tingkat lanjut, pemeliharaan sepeda motor injeksi dasar, pengelolaan administrasi perkantoran, menjahit pakaian wanita dewasa, plate welder SMAW 2G/PC, pengoperasian mesin bubut, serta pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana.

  • Bupati H. Asep Japar Mengikuti Peresmian Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 Oleh Presiden RI

    Bupati H. Asep Japar Mengikuti Peresmian Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 Oleh Presiden RI

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara virtual mengikuti Peresmian Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025 oleh Presiden H.Prabowo Subianto. Bupati Sukabumi bersama kepala daerah Di Provinsi Jabar mengikuti acara tersebut dari lembur Pakuan, Desa Sukasari Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Selasa (23/06/2026).

    Peresmian ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah melalui pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan daerah, sehingga diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Presiden Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai fondasi pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pelaksanaan program Inpres Jalan Daerah akan terus diarahkan untuk meningkatkan aksesibilitas kawasan strategis, sentra produksi, serta wilayah yang membutuhkan dukungan konektivitas.

    Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah kabupaten sukabumi.

  • Wabup Sukabumi Mewakili Bupati Di Rapat Paripurna DPRD, Penyampaian Jawaban Bupati Sukabumi Atas Pandangan Umum Fraksi

    Wabup Sukabumi Mewakili Bupati Di Rapat Paripurna DPRD, Penyampaian Jawaban Bupati Sukabumi Atas Pandangan Umum Fraksi

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H Andreas mewakili Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026).

    Dalam sambutannya, H Andreas menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, saran, kritik, dan pandangan yang disampaikan seluruh fraksi DPRD. Menurutnya, seluruh masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

    Selain itu, Wabup juga menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD terhadap keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014.

    “Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama antara eksekutif dan legislatif yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

    Terkait kondisi fiskal daerah, Beliau mengakui bahwa ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, Pemkab. Sukabumi terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di antaranya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, penguatan digitalisasi layanan perpajakan melalui aplikasi Smart Bapenda, serta optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

    Di sisi lain, Pemkab. Sukabumi juga berkomitmen meningkatkan kualitas belanja daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Fokus pembangunan ke depan diarahkan pada peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, penguatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan sektor-sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Wabup menuturkan, Pemkab. Sukabumi optimis akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hingga Semester II Tahun 2025, tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK telah mencapai 82,3 persen.

    Menutup penyampaiannya, H Andreas berharap pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar hingga mencapai persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

    “Melalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, kita optimistis dapat terus menghadirkan pembangunan yang berkualitas guna mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” pungkasnya.

  • Rapat Paripurna, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Sampaikan Pendapat Terhadap Penjelasan DPRD Atas Tiga Raperda

    Rapat Paripurna, Bupati Sukabumi H. Asep Japar Sampaikan Pendapat Terhadap Penjelasan DPRD Atas Tiga Raperda

     

    aliansisukabuminews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan pendapat pemerintah daerah terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026).

    Ketiga Raperda tersebut yakni Raperda tentang Desa, Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, serta Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

    Dalam pandangannya, Bupati H Asep Japar menilai Raperda Desa memiliki peran strategis sebagai payung hukum yang mampu menyatukan berbagai regulasi terkait penyelenggaraan pemerintahan desa.

    Dengan regulasi yang lebih sederhana dan harmonis, Bupati berharap tercipta kepastian hukum yang dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa.

    “Raperda ini diharapkan dapat mendorong pembangunan yang lebih merata hingga ke tingkat desa serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

    Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan. Menurutnya, regulasi tersebut diperlukan untuk menjamin kesetaraan gender, melindungi hak-hak perempuan, serta menekan berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

    H Asep menegaskan bahwa perempuan harus memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam berbagai sektor pembangunan daerah. Karena itu, kehadiran regulasi yang berpihak pada pemberdayaan dan perlindungan perempuan dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak.

    Sementara terkait Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, Pemkab Sukabumi memandang regulasi tersebut penting untuk mempercepat penanganan kawasan kumuh yang masih tersisa di wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga tahun 2025 kawasan kumuh yang berhasil ditangani mencapai 382,08 hektare atau sekitar 56,8 persen dari total luasan kawasan kumuh yang teridentifikasi. Meski demikian, masih terdapat sekitar 300 hektare kawasan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

    “Raperda ini akan menjadi dasar hukum yang kuat dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat sekaligus mempercepat pengurangan kawasan kumuh,” ujarnya.

    Bupati berharap pembahasan ketiga Raperda tersebut dapat berjalan secara konstruktif dan sinergis antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.